
Merasa tidak setuju dengan ide sang istri ,akan tetapi tidak bisa berbuat banyak . Seno ahirnyanya memutuskan untuk pulang ke rumah .
Lalu Olivia dan Laras pergi ke kantin RS untuk merayakan misi yang belum berhasil.
Sementara Sonya terbangun dari tidurnya . Dia memindai sekeling ,namun tidak ada siapa siapa yang menunggunya.
Dia kembali mengingat kejadian dimana kebakaran terjadi .wajahnya berubah murung .
" Jay ! dia ! . Selama aku di rumah sakit ,dia tidak pernah menjengukku sama sekali .Dia bener bener sangat membenciku .Dia sangat membenciku .Dan sekarang wajah Sonya berubah menjadi wajah Joya .Pasti dia akan semakin mbenciku . Lalu bagaimana aku memberitahu dia ,jika aku adalah Joya . Bagaimana? " Sonya Bermonolog sambil menyentuh wajahnya.
Sonya sejenak berfikir lalu beranjak dari tempat tidur
" Kata perawat nenek lah yang memberikan fotoku pada dokter .A..aku harus kesana .Aku harus kembali ke rumah itu " Sonya berjalan menuju pintu keluar secara terburu buru .
Di tempat lain sebuah mobil berjalan melintasi jalan , seorang wanita tua berjalan dan berniat akan menyeberangi jalan.
Tanpa melihat ke arah samping . Wanita itu berjalan dengan terburu buru.Dan bisa di pastikan dia keserempet.
Dan ternyata mobil yang menyerempet wanita tua itu adalah mobil milik Jay .
Hal itu membuat Jay emosi ,karena Jay sudah terlambat.
" Joon ! Kenapa kau tidak bisa bekerja dengan bener ?"
" Maaf tuan .Aku tidak sengaja ,wanita itu berjalan tanpa melihat jalan "
" Alasan saja ! Kau membuat ku semakin telat saja " Jay melirik arloji di pergelangan tangannya.
"Maaf tuan " balas Joon tidak enak
Joon turun dari mobil dan memeriksa kondisi wanita tua tersebut .Tapi orang yang ada disana memaksa mereka membawanya ke RS
" Hei .Kau harus bertanggung jawab . Kau harus membawa wanita ini ke RS " ucap seorang pria berperawakan gemuk mirip bodyguard.
" Iya ,saya akan membawanya " ucap Joon ketakutan lalu menatap wanita tua itu.
" Cepat bawa ,jika tidak ..." Pria itu bersiap akan meninju
Jay kembali menatap arlojinya lalu berteriak " Joon ! Kenapa lama sekali !" Seru Jay
Semua menatap ke dalam mobil dimana Jay duduk.
"Ya tuan , sebentar!" Balas Joon lalu mengalihkan pandangannya pada wanita tua itu.lalu mendekati Jay
__ADS_1
"Tuan wanita tua itu pingsan , aku harus membawanya ke RS ,jika tidak aku akan dalam masalah " seru Joon sopan pada Jay.
Dengan rasa kesal berbalut amarah ,Jay terpaksa keluar dari dalam mobil dan duduk di samping kursi pengemudi .
" Cepat bawa " perintah pria besar
" Baik ,tapi tolong bantu saya membawanya ke dalam mobil " Joon membuka pintu mobil dan pria besar itu membantu wanita tua masuk ke dalam mobil milik Jay.
" Tuan mohon maaf jika tuan menjadi semakin terlambat ke kantor , karena kita harus ke RS dulu " ucap Joon ketakutan
" cepat lah . Kau membuatku dalam masalah saja . Gajimu bulan ini akan aku potong " balas Jay angkuh
Joon hanya mengganguk,dia tidak bisa berbuat apa apa .
Sesampai di RS , wanita tua itu di bawa masuk ke ruang IGD sementara Jay berjalan menuju kasir untuk membayar administrasi.
Di ruang yang berbeda Laras dan Olivia berjalan menuju ruangan Sonya dengan wajah ceriah dan bahagia.
" Kita akan kesana setelah mengambil tasmu " ujar Olivia bahagia
" Iya " balas Laras sambil mengangguk
Ketika keduanya memasuki ruangan Sonya ,keduanya ternganga lebar karena Sonya sudah tidak ada lagi di sana .
" Kemana perginya si cupu ?" Tanya Olivia
" Hah ,rencana a gagal dong .berarti pakai rencana b saja " nada kecewa terdengar dari mulut Olivia
" Rencana b apaan mah ?" Tanya Laras
" Rencana b nya .Kita biarin Sonya masuk ke kediaman Wiliam dan menjerat Jay dengan wajahnya.Setelah Jay melihat wajah Sonya pasti Jay akan bertekuk lutut di hadapan Sonya dan memberikan semua kekayaannya pada Sonya.Lalu kita akan menikmati hasilnya " ucap Olivia percaya diri
" Wah itu justru ide yang paling bagus mah . Kita tidak perlu bersusah payah karena Sonya yang akan melakukannya untuk kita . Tapi mah . Apa itu akan berhasil ? "
" Itu tidak akan berhasil " sambung Jay dengan penuh emosi
Sementara Laras dan Olivia terkejut bukan main .keduanya membekap mulutnya dengan kedua tangannya dan saling menatap.
" Cih ,jadi itu rencana kalian .wah wah itu rencana yang sangat licik, tapi sayang aku mendengarnya .Tak akan aku biarkan kalian mendapatkan harta Wiliam walau hanya sepersen pun .Aku pasti kan itu " ujar Jay emosi
" J Jay ! KA kau ! " Seru Olivia terbata bata
" Kalian beber bener manusia hina yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang " bentak Jay
__ADS_1
Dia pun secepatnya pergi dan meninggalkan RS tanpa menunggu Joon .Dengan wajah marah dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Sementara Laras dan Olivia merasa kecewa dan lemas.
" Hah ,kedua rencana kita gagal total .Jay bener bener marah banget .Bener bener sial " ungkap Olivia kecewa
"Tunggu dulu mah . Bukankah tadi mamah bilang ,jika wajah si cupu sama persis dengan wajah istrinya Jay "
" Iya " jawab Olivia malas
" Itu artinya jika Jay melihat wajah si cupu pasti dia akan luluh mah . Kemarahannya akan padam jika menatap wajah Sonya " ucap Laras dengan yakin
" Iya ,kau bener Laras .Mamah lupa akan hal itu.Jay tergila gila dengan Joya .Dan sekarang Joya nya sudah kembali .Dengan kata kata lain Jay akan tergila gila juga pada Sonya , karena Joya dan Sonya memiliki wajah yang sama " balas Olivia dengan senyuman mengembang
" Iya " sambung Laras
Keduanya saling menatap lalu tertawa bahagia.
Di sisi lain Sonya melangkah menuju gerbang .Ketika para penjaga dan sekuriti yang berjaga di gerbang utama melihat Sonya ,semua ternganga lebar .
" No non Jo Joya !" Ucap penjaga dan sekuriti kompak lalu mempersilahkan Joya masuk ke dalam rumah.
Bukannya senang ,Joya malah sedih ,dia menghela nafas panjang lalu melngkah masuk ke dalam .
Disana Joya di sambut oleh Rani .Rani begitu terkejut melihat Sonya ada di hadapannya . Rani mengucak ngucek matanya karena dia merasa itu semua tidak nyata melainkan ilusi.
Dia kembali membuka matanya dan melihat Sonya masih berdiri di hadapannya dengan wajah sedih .
" Nek !" Sapa Sonya lembut
" Jo Joya ! Kau kembali ! Kau kemana saja selama delapan tahun ini . Apa kau tidak tau keluarga ini berduka dengan kepergian mu . Semua merindukan mu nak . Jay lebih merindukanmu ! Selama delapan tahun dia tidak pernah tersenyum dan tertawa . Kenapa kau tega meninggalkan kami nak ?" Seru Rani dengan nada kesedihan sambil menyentuh pipi Sonya
" Nenek ,aku juga merindukan kalian. Aku memang Joya tapi identitas ku adalah Sonya .Aku hanya parasit yang hidup di tubuh Sonya.Bagaimana caraku memberitahu kalian " batin Sonya sedih
" Semua pasti bahagia melihat kau kembali nak " ucap Rani lalu mengalihkan pandangannya ke lantai atas
" Peter ! Harel ! Kalian turunlah ! Lihat siapa yang datang " teriak Rani bahagia
Harel yang kebetulan baru keluar dari kamar ,berlari menuruni anak tangga dan menghampiri Rani .disusul dengan Peter dan yang lainnya.
" Ada apa nek ?" Balas Harel
Dan tiba tiba terdiam seperti patung sambil ternganga lebar melihat Sonya
__ADS_1
" K Kakak i ipar " ucap Harel gagap sambil menatap Sonya dengan teliti
Peter dan yang lain pun menghampiri dan mengelilingi Sonya . Tidak kalah terkejut Peter dan yang lain pun terdiam dengan mata melotot menatap Sonya dengan intens.