Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
Bab 24


__ADS_3

Pagi pagi sekali jayvin untuk pertama kalinya.duduk di meja untuk sarapan.


Dengan senang hati Sonya membuatkan jayvin sarapan .


Sedari tadi jayvin hanya curi- curi pandang pada Sonya.


Harel orang pertama yang menyaksikan kedua manusia saling curi curi pandang.harel berdehem dan duduk di sebelah jayvin .


" Kakak .apa dia pembantu baru di rumah ini ? " Tanya harel


Jayvin memutar kepalanya " aku rasa begitu.ayah yang membawanya kesini " jawab jayvin


Harel meneguk segelas kopi yang ada di hadapan Jayvin .


" Ah .kopinya bener bener nikmat . Seperti udah lama aku tidak minum kopi senikmat ini .emmm..kapan ya terahir ?" Harel berusaha untuk mengingat .jayvin menatap harel menunggu harel menyelesaikan ucapannya .akan tetapi harel terus mengingat .


" Dimana ya ,aku pernah minum kopi se enak ini ? Emm...,kopi buatannya kakak ipar " seru harel lantang.


Karena penasaran jayvin pun meneguk sisa kopi yang sudah harel minum .sambil menikmatinya.jayvin tersenyum membayangkan joya .


Harel menunggu jayvin menilai rasa kopi yang dia minum .akan tetapi jayvin berbohong " tidak .tidak enak sama sekali .buatan joya jauh lebih enak " ucap jayvin tapi dia terus saja meminum sisa kopi hingga habis.


Harel bingung memperhatikan Jay pagi ini.


Rani dan Peter ikut bergabung sarapan .Peter dan Rani pun mencicipi teh buatan Sonya.


Selesai sarapan Jay pergi ke kantor .dan Sonya mencari pekerjaan .dia berkeliling dan mencari lowongan pekerjaan.namun tidak ada satu pun yang menerima nya bekerja.


Sonya kembali ke kediaman William dengan lesu dan sedih .Peter tidak sengaja melihat Sonya masuk lewat pintu belakang .


Peter segera mendekati Sonya " ada apa Sonya ?" Sapa Peter dan melirik map cokelat yang ada di tangan Sonya


" Tidak apa-apa paman " balas Sonya sambil menggeleng gelengkan kepalanya


" Nak .kau sudah bekerja di rumah ini . untuk apa mencari pekerjaan lagi .jika kamu tubuh uang ,kau bilang saja .paman akan memberikannya untuk mu " ujar Peter


" Tapi paman ,Sonya tidak mau merepotkan paman "Sonya menunduk


" Jangan pernah bicara seperti itu .kau tidak punya ibu dan ayah lagi kan .jadi sekarang panggil aku ayahmu .aku sekarang adalah ayahmu dan kau putriku "


Sonya menatap Peter dengan berlinang air mata karena merasa terharu dengan kebaikan Peter.peter memeluk Sonya " sudah .jangan menangis " Peter menepuk nepuk pundak Sonya.


" Terimakasih ayah " balas Sonya.


Sementara harel hanya bersenang senang .kadang dia keluar rumah .dan kadang seharian ber main game di rumah.


Gisel dan bricia sibuk memilih calon untuk jayvin.lalu Rani merasa kesepian .dia sesekali mengobrol dengan Peter .


Di tempat lain Samir sudah bebas dari penjara.kini dia ada di rumah .Olivia merasa lega .putranya sudah bebas.

__ADS_1


"Mah .aku akan menemui sonya. tolong berikan aku alamatnya " Samir begitu bersemangat untuk menemui Sonya .


Olivia ,Laras dan Seno saling menatap kebingungan.


Samir menatap keluarganya bergantian " ada apa ? Kenapa kalian hanya diam ? Berikan aku alamatnya " Samir kembali meminta


Tapi lagi lagi Olivia,Seno dan Laras hanya diam ,dan saling menatap.


" Ada apa dengan kalian ?, Mah ,pah ,Lars ,bicara lah .dan berikan aku alamat Sonya "


Seno mengela nafas panjang


" Samir ,Sonya ada di rumah keluarga Wiliam " ucap Seno ragu


Samir terkejut " apa ! " Samir menatap Seno ,Olivia dan Laras secara bergantian . " Bagaimana bisa kalian mengizinkan Sonya kesana " Samir panik


" Samir .papah udah melarang Sonya ,tapi Sonya tidak mau "


" Samir papahmu bener .Sonya memang pingin disana .biarkan saja keluarga Wiliam akan memberikannya banyak uang.dia juga bisa hidup enak disana " sela Olivia tenang


Samir hanya menggeleng gelengkan kepalanya .dia tidak habis pikir dengan pemikiran ibunya.


" Itu bener kak.laras saja mau tinggal disana " tambah Laras


" Bagaimana jika Jay menyakiti sonya .jay tidak akan pernah melupakan perbuatan Samir pada istrinya . samir tidak bisa diam saja mah .Samir harus menjemput Sonya " Samir melangkah


Samir berhenti dan berbalik badan " nak Jay tidak tau jika Sonya adalah adik sepupuhmu .jadi tenanglah ,Sonya aman di sana " lanjut Olivia


" Mah .cepat atau lambat Jay akan mengetahuinya.dan jika itu terjadi maka Sonya akan menjadi pelampiasan balas dendam Jay . Samir akan menjemput Sonya dan membawanya kesini " Samir pergi menuju rumah jayvin.


Olivia dan Seno ketakutan " bagaimana jika Jay melihat Samir pah "


" Mah ,tenanglah .Samir pasti akan berhati hati "


Laras manyun " mudah mudahan kakak nggak berhasil membujuk si cupu " batin laras


Samir mengamati kediaman Wiliam dengan teliti ,di bagian depan ada beberapa satpam dan penjaga yang berjaga.rasanya sulit untuk lewat depan .


Mata Samir tidak sengaja melihat gerbang belakang.dan kebetulan sonya keluar dari sana.dengan cepat Samir menghampiri Sonya.


" Sonya " panggil Samir


Sonya menoleh " kak Samir " balas Sonya


" Sonya kau baik baik saja " Samir memperhatikan muka ,tangan dan kaki Sonya ,namun Samir tidak menemukan bekas luka atau semacamnya.


" Aku baik baik saja kak. Kakak sudah bebas ? Syukurlah Sonya bahagia melihat kakak sudah bebas "


" Sonya ,kau harus ikut Kaka pulang " Samir menarik lengan sonya.namun Sonya menolak

__ADS_1


" Kakak.sonya baik baik saja disini .kakak tidak perlu kwatir ya "


" Sonya .kau tidak tau betapa berbahaya Jay .jika Jay sudah marah.kakak tidak ingin kau terluka atau diapa apain sama Jay "


" Kakak,Jay itu baik ,dia tidak seburuk yang Kakak fikirkan " Sonya berusaha untuk memberitahu Samir.


" Sonya ,denger .kakakmu ini sudah membunuh istri jay hanya demi madu . Sekarang kakak hidup dalam penyesalan karena itu.kakak takut Jay akan melampiaskan dendamnya sama kamu Sonya. Ayo kita pergi saja " Samir memohon


Ternyata di balik gerbang belakang ada bricia dan Gisel .bricia dan Gisel kaget mendengar percakapan Samir dan Sonya .keduanya menutup mulutnya dengan kedua tangan .


Dalam hitungan detik bricia berteriak " Joon !, Cepat kemari !" Teriak bricia dengan kencang


Samir dan Sonya terkejut dan memutar kepalanya ke arah bricia berdiri


Ketika melihat Joon berlari bersama dua orang penjaga .Samir langsung panik dan segera berlari dan menarik Sonya .Sonya tetap menolak.


" Cepat Sonya ,kita harus pergi "


" Tidak kakak.sonya akan tetap disini .kakak pergilah .Sonya akan sering menelpon kakak " ucap Sonya


Karena Joon bersama dua penjaga semakin mendekat.terpaksa Samir berlari dan meninggalkan Sonya .


Dengan cepat Samir menghilang dari pandangan .kini Sonya di sidang diruang makan oleh bricia dan yang lain .


" Apa maksud dan tujuanmu masuk ke dalam rumah kami .Apa yang sedang kalian rencanakan .katakan " bentak bricia pada Sonya


Sonya hanya menunduk " tidak ada Tante " jawab Sonya


" Sudahlah mah .yang sudah berlalu biarlah berlalu .lagian Sonya tidak ada urusannya dengan kematian joya . Ayah percaya sama Sonya " Peter menatap Sonya dan Sonya mengangkat kepalanya.


Dia merasa bahagia Peter mempercayai " pergilah nak ke kamarmu .biar ayah yang mengurusnya " perintah Peter


Sonya mengangguk dan pergi bricia ternganga lebar " sejak kapan Sonya menjadi putrimu ?" Tanya bricia kesal


" Sejak Sonya masuk ke rumah ini " jawab Peter


" Ayah ,apa ayah sudah tidak waras.sonya itu adik dari pembunuh menantu kesayan gan ayah dan bagaimana jadinya jika Jay mengetahui hal ini ? Jay akan marah besar pada kita yah " bricia mengingatkan


" Kita bisa merahasiakannya dari Jay " balas Peter


Gisel dan Rani hanya diam menyimak.tiba tiba harel datang dengan ekspresi kaget karena harel mendengarkan sedikit perdebatan ibu dan ayahnya.


" Apa harel tidak salah dengar mah ,pah .Sonya adik Samir ?"


Bricia hanya mengangguk .harel kembali terkejut dan menutup mulutnya dengan tangan .


" Dengar .ayah tidak ingin ada yang memberitahu Jay soal ini .paham kan " ujar Peter tegas


Semua hanya mengangguk kecuali bricia ,dia menggeleng kepalanya sambil menatap wajah suaminya kecewa.

__ADS_1


__ADS_2