Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 10


__ADS_3

Saat dia kembali ke rumah dia pun berbicara kepada Paman dan bibinya


" Ayah bulat ku sudah tekas untuk bekerja disini tapi tolong jangan beritahu ayah atau ibu ku soal ini aku tidak ingin membuat mereka cemas. Bukan maksud Adrian buat menyuruh kalian berbohong tapi Aku tidak bisa melupakan tekadku ini" dengan wajah memelas


" ayah dan ibu tidak akan ngomong sama orang tua kandung mu tapi jika mereka memaksa maka mau tidak mau kami harus mengatakannya"



wajah Adrianpun langsung berseri-seri dan langsung berpamitan kepada keduanya Didalam kamar " Akhirnya aku di izin kan untuk bekerja. Pekerjaan ku nanti akan aku jadikan batu loncatan agar suatu saat nanti aku bisa berada di titik tertinggi walaupun aku harus membohongi orang tuaku" kemudian diapun berucap " Bunda Ayah maafkan Adrian yang membohongi kalian dengan bekerja, aku melakukan ini agar aku bisa dekat dengan impianku selama ini yang ingin menjadi seorang pengusaha kaya jika aku tidak melakukan ini maka aku akan semakin jauh dengan cita-citaku." Dengan wajah bersedih.



setelah berbicara sendiri dia pun mengerjakan tugas yang di berikan oleh gurunya.

__ADS_1



keesokan harinya setelah pulang sekolah dia pun bersiap-siap untuk memulai pekerjaannya . Walaupun dia baru berusia 11 Tahun tapi tubuhnya sudah sebesar anak 17 Tahun. karena juga Adrian mengikuti beberapa eksul olahraga Seperti Judo,Karate, basket, volly dan beberapa olahraga yang mampu memperbesar tubuhnya. karena, ternyata Adrian diam-diam bekerja yaitu sebagai Kuli panggul di pasar tanpa sepengetahuan orang tuanya. Beasiswa yang membuatnya harus tetap terlihat lemah diantara teman-temannya. jika, dia membuat sedikit masalah saja itu akan berpengaruh di beasiswanya.



saat tiba di tempat kerjanya dia pun di sambut dengan beberapa orang yang memiliki barang yang akan di angkut ke atas mobil. Setelah mengangkat barang pembeli dia pun di beri bayaran sebesar 274 yen atau Rp. 30.000. Selesai mengangkat barang pembeli dia pun pergi ke toko bangunan untuk mengangkat beberapa semen atau batu dia pun berkata dalam hati " Apapun pekerjaannya harus serius ingat masa depan di depan mata dan harus ikhlas, ayo semangat".




setelah itu dia kembali lagi ke pasar untuk mengangkat barang-barang yang lain. saat akan mengangkat barang si pembeli

__ADS_1


seorang ibu bertanya " nak kamu gak sekolah? ( Dalam Bahasa Jepang) "


Adrian pun menjawab dengan sopan " Baru pulang sekolah bu.


ibu itu bertanya lagi " ibu kira kamu nggak sekolah sayang loh kalo kamu gak sekolah. Orang tua kamu mana nak kok kamu yang kerja"


Adrian pun senyum kemudian menjawab lagi " kalo orang tua sudah nggak bisa lagi bu. jadi saya yang gantikan mumpung masih muda dan juga kan kalo punya pekerjaan di masa depan kan kalo di tanya sama manajer punya pengalaman kerja kan tinggal ngomong sudah. " Dengan nada bercanda


ibu itu berkata lagi " iya juga yah bagus juga pemikiran kamu ibu salut seharusnya anak-anak seperti kamu hanya tau main, belajar, punya barang mewah atau tidur di tempat mewah. Tapi kamu lebih memilih bekerja untuk memenuhi kebutuhan kamu sendiri." Kata ibu itu kemudian berlalu.


Tiba saat ingin pulang dia pun berpamitan kepada yang lainnya. Dan pulang ke rumahnya.


__ADS_1


sampai Dirumah dia pun menghitung uang hasil kerjanya uang yang terkumpul adalah sekitar Rp. 17 jutaan. uang yang sangat banyak dia pun membagi uangnya mulai dari uang sekolah, uang yang harus dia berikan ke orang tuanya, dan kebutuhan lainnya.


__ADS_2