
Adrian Berkata dalam hatinya " (selama ini aku sudah pernah merasakan sakit di tinggalkan oleh orang tua angkat ku sekarang aku akan merasakan itu lagi melihat kekasihku menahan rasa sakitnya). Katanya sambil. menatap Naomi yang sedang tertidur.
setelah Adrian memeluk Naomi. Naomi kembali tertidur dan Adrian pun menidurkan nya diranjang dan menutupi tubuhnya dengan selimut. Dia tidak ingin meninggalkan Naomi sendiri. Adrian berkata dalam hati "( apapun yang terjadi aku akan selalu berada di sisi mu). mencium kening sang kekasih.
hari demi hari telah mereka berdua lewati di masa masa liburnya sebelum berlaga di manfaat kan oleh Adrian dengan terus bersama Naomi tanpa meninggalkan nya barang sedetikpun. Dia juga dengan telaten mengantar Naomi untuk di kemoterapi. Naomi pun kini sudah kehilangan berhelai-helai rambutnya yang hitam legam,Tubuhnya juga sudah mulai mengurus dan matanya juga terlihat berkantung seperti orang yang tidak pernah tidur.
dan kini juga dia harus terbaring di di ranjang rumah sakit karena kakinya tidak mampu lagi untuk berjalan. jadi setiap ingin kemana dia harus berada di kursi roda dan Adrian setia menemani Naomi hingga sekarang.
Saat mereka berdua di kamar Naomi.
Naomi berkata " Aku ingin Di saat-saatt terakhir ku, aku ingin melihatmu berlaga untuk terakhir kalinya" sambil mengenggam tangan adrian.
Adrian pun berkata " ini bukan akhir sayang kamu pasti akan sembuh, aku kamu yang mendampingi ku selamanya" Dengan mata penuh harap.
Naomi pun menggeleng kan kepalanya dan berkata " Tidak sayang Besok atau nanti kamu harus mencari pengganti ku karena aku tidak tau kapan aku bisa berada terus di sampingmu" kemudian melanjutkan lagi " Aku ingin suatu saat nanti kamu bahagia dengan yang lain dan lebih cantik daripada aku. Hidupku sekarang tergantung kapan dipanggil nya tapi kehidupan mu masih panjang " Adrian pun menggeleng kan kepalanya dengan cepat tapi Naomi menatapnya sambil mengangguk.
__ADS_1
Adrian berkata terus terang kepada Naomi " aku sudah merasakan sakit di tinggalkan oleh kedua orang tua angkat ku dan sekarang aku akan mengalami hal itu lagi" katanya kepada Naomi membelai lembut rambut Adrian.
setelah pembicaraan itu kini Adrian betul-betul membawa Naomi menuju kursi penonton menggunakan kursi roda. Adrian melihat itu enggan meninggalkan nya sendiri tapi Naomi dengan sungguh-sungguh meyakinkannya bahwa dia tidak apa-apa.
dan seperti biasa Fiona, Helen dan Eleanor datang berdekatan dengan kursi Naomi.
Adrian pun masuk kedalam arena dengan hati yang hancur. Di sudut sana sudah menunggu lawan Adrian. Dia yang melihat itu pun cuek saja sekarang yang ia fikirkan kesehatan sang kekasih.
lawannya selanjutnya masih berada di ilmu bela diri capoeira bernama Yoel collin. seperti biasa setelah pembawa acara memperkenalkan mereka wasit menyuruh mereka berdua mendekat dan menjelaskan kembali peraturannya.
kembali lawan Adrian yang memulai duluan tetapi Adrian masih berada di tempat nya dengan memasang kuda-kuda. Dia pun memulai teknik nya dan Adrian pun ingin menyelesaikan ini dan menemui kekasihnya.
Adrian yang melihat celah langsung mulai memukul rahang Yoel melalui pukulan Uppercut sehingga Yoel tersungkur karena pukulan Adrian sangat keras hingga mematahkan rahangnya. Wasit pun menghentikan laganya dan memutuskan bahwa Adrianlah pemenangnya.
tim dan penonton kembali di buat takjub dengannya karena Adrian selalu mengeksekusi lawannya dengan cepat tanpa mengeluarkan banyak tenaga dan hanya satu pergerakan saja sudah sangat mematikan bagi mereka.
__ADS_1
setelah laga selesai Adrianpun pamit kepada yang lainnya dan membawa Naomi menuju rumah sakit dengan menggunakan Bus.
Naomi berkata kepada Adrian " Terima kasih sudah menuruti keinginan ku dan Terima kasih sudah berada dalam hidupku " ucapan Terima kasihnya Adrian yang mendengarnya langsung merangkul Naomi dan mencium keningnya.
Sesampainya di rumah sakit kondisi Naomi kembali memburuk dan tenaga medis pun sudah berlarian membawa semua alatnya. Adrian yang berada di luar hanya bisa berdoa untuk Naomi. tidak lama kemudian Dokter pun keluar dan memberi tahu Adrian bahwa Naomi sudah pergi.
Adrian yang mendengarnya pun langsung berlari menuju Jasad Naomi yang dulunya sangat cantik kini sudah menjadi dingin dan pucat. Adrian hanya bisa menangis meratapi kepergian Naomi dan berkata kepadanya " aku berfikir bahwa hadiah kemenangan ku hari ini adalah kesembuhan mu ternyata yang aku Terima adalah kepergianmu. kenapa hidupki sangat menyedihkan ini. " Adrian langsung mencium kening Naomi sambil menangis.
Adrian pun membawa jasad Naomi pulang untuk di semayamkan orang tuanya pun sudah hadir. mereka yang sudah tahu hubungan anaknya dengan Adrian pun menyemangati adrian.
ayah Naomi " nak Jangan berlarut-larut hidup mu masih panjang kau harus menerima nya" kata ayah Naomi yang membuat Adrian mengingat perkataan Naomi yang sama dengan ayahnya. Dia pun mengangguk pasrah tidak mungkin dia bisa merubah takdir.
__ADS_1