
... 6 Tahun Kemudian...
Kini Adrian telah Masa Sekolah Dasar yaitu kelas 6 SD. Dengan sekolah yang sama yaitu Akademi Shiratorizawa. Akhirnya Adrian mampu mempertahankan beasiswa nya sampai saat ini tanpa melakukan sedikitpun kesalahan. Sampai-sampai dia di juluki sebagai siswa teladan, tekun, ulet, memiliki sifat yang sopan dan agak pendiam.
Adrian memiliki 3 orang teman yang masing-masing berasal dari Indonesia ada Agam himawan berasal dari bandung, Hilman irawan berasal Dari Gorontalo dan Fabian yang berasal dari Tana toraja. Kesemua temannya ini merekalah yang pertama mau berteman dengan Adrian walaupun Adrian adalah anak miskin, mereka juga tidak pernah memandang rendah status Adrian tersebut.
Pada saat malam Hari di rumahnya Adrian yang kini berusia 12 Di panggil oleh Paman dan bibinya.Keduanya ingin memberi tahu semuanya kepada Adrian tentang siapa dirinya dan status yang sebenarnya.
__ADS_1
saat ini Adrian duduk di hadapan mereka sambil berharap-harap. cemas menanti apa yang ingin dikatakan oleh orang tua angkatnya
Rahma memulai pembicaraannya " Nak Sekarang umur kamu sudah berapa tahun? "
Hardi pun berbicara " memang pembahasan kita yang sekarang ini sangat serius mengenai masa depan kamu" Adrian pun kebingungan dengan perkataan pamannya
Rahma " Kamu jangan tinggalkan kami saat kamu tahu kebenarannya yah" Adrian pun dengan polos menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Rahma dengan bergetar berkata " Sebenarnya kamu itu bukan Anak kandung kami, kamu adalah anak kandung dari adik kandungku, ibu mengangkat kamu sebagai anak di karenakan ibu tidak bisa mempunyai anak sama seperti ibu kamu"
Kemudian Hardi melanjutkan Perkataan istrinya " itu memang benar ibu kamu yang asli berada di Indonesia yang terletak di Sulawesi Selatan, kami mengkhianati ibu kamu dengan cara tidak pernah menghubungi dia selama kamu berada di sini seolah-olah kamu memang anak kandung kami. Padahal kami melakukan itu semata karena tidak ingin kehilangan kamu"
Adrian bertanya kepada keduanya " kenapa kalian baru ngomong dari sekarang? kenapa nggak dari dulu saja dan kenapa kalian tidak membawa Adrian bertemu orang tua kandung Adrian."
Hardi pun menjawab pertanyaan keponakannya " Kami baru berbicara sekarang itu karna kami menunggu waktu yang pas untuk berbicara, kami tidak ingin pendidikan kamu terganggu dan malas belajar saat mengetahui hal ini. dan kenapa kami tidak mempertemukan kamu dengan orang tua kandung kamu itu dikarenakan kami tidak memiliki uang untuk membeli tiket pesawat. Kamu tau sendiri penghasilan paman dan bibi itu cuma seberapa paling hanya untuk makan dan kebutuhan yang paling mendesak. Di tambah lagi kami sudah tua dan sudah sakit-sakitan. Kami mulai berbicara dari sekarang itu karena kami tidak ingin di hantui rasa bersalah kepada orang tua kamu dan kamu adrian"
Rahma pun berbicara " semua yang di katakan oleh Paman mu memang benar ada nya nak. Selama beberapa tahun ini kami selalu di hantui oleh rasa bersalah kami sudah memisahkan kamu dari orang tua kamu dan tidak pernah mempertemukan kamu dengan mereka, Maaf kan bibi. Bibi melakukan ini semua karena kami sangat menyayangi kamu seperti anak kandung kami sendiri Tolong jangan tinggalkan kami. kamu boleh meninggalkan kami jika kami sudah pergi untuk selamanya" sambil menangis di ikuti dengan kesedihan Hardi.
__ADS_1