
Adrian dan Helen pun masuk kedalam. kamar yang sudah di pesan berdampingan dengan kamar istri pertama dan istri keduanya, Didalam kamar Adrian dan Helen saling berpelukan dan sambil mengobrol.
Adrian mendekatkan wajahnya dengan Helen, Tapi Helen menahan wajah Adrian dan berkata
Helen enggan untuk melakukannya padahal dalam hatinya sangat menginginkannya karena masih gengsi " Nanti kita melakukannya jangan sekarang"
Adrian menjelaskan maksudnya itu " aku hanya ingin menciummu aku kan suami" Helen pun salah tingkah dan mencium singkat pipi Adrian.
Helen bertanya " itu sudah kan jadi apalagi? "
Adrian menggodanya " cuma itu? aku ingin mencium bibir mu bukan pipi ku" muka memelas kesal dan cemberut dia pun berkata " ( lihat saja nanti aku akan membuatmu tidak bisa jauh dariku)" katanya.
Adrian kembali menggoda " Ya sudah aku akan tidur dengan Fiona atau Eleanor saja" mengerjai istrinya. Helen pun kesal dan buru-buru menahan suaminya untuk tidak pergi.
Helen yang tidak menginginkan suaminya itu pergi " semalam kan kamu sudah dengan mereka, sekarang kamu denganku malam ini, ih kamu nyebelin, masa gak di kasih cium langsung ngambek sih" Adrian pun tersenyum dan memeluk istrinya itu dan mencium pipi istrinya.
__ADS_1
Helen pun memandang wajah suaminya tiba-tiba tanpa aba-aba dia pun mencium bibir suaminya dan Adrian yang terkejut dengan serangan mendadak itu juga membalas ciuman tersebut. Hingga saat akan menindih Helen diapun berfikir sambil mencium bibir Helen "(Aku hanya ingin bercinta dengan ketiga istriku dirumah saja jika aku menikmati mereka tidak ada yang bisa menggangguku kalau di sini setiap saat akan ada yang mengetuk pintu kamarku) " kemudian mengakhirinya dan berbaring di samping Helen.
Helen pun kebingungan dan membersihkan liur Adrian dengan tangannya" kenapa berhenti kamu mau ke sebelah? Jangan, kata mereka berdua kamu belum melakukan apa-apa dengan mereka berdua, ayo sayang aku ingin jadi yang pertama untukmu" mencoba merayu Adrian dengan memeluk erat sambil mencium pipi dan menjilat leher Adrian.
Tapi Adrian menahannya " Besok yah sayang kalau kita tiba di rumah kita langsung lakukan yah? "
Helen sedih karena suaminya itu berhenti melakukannya" Kenapa gak sekarang? Aku ingin memilikimu seutuhnya " Dengan nafas yang tersengal-sengal menahan nafsu dengan tetap memeluk suaminya.
Adrian mencium bibir Helen dan melepasnya lagi dan berkata " Besok yah sayang" Helen pun terus membujuk Adrian. Hingga diapun kelelahan dan langsung tertidur sendiri. Adrian berujar dalam hati "( Maaf sayang bukan maksudku untuk menundannya tapi aku ingin melakukannya di rumah saja, aku takut suara kalian terdengar keluar dan menjadi objek birahi orang lain yang mendengar aku tidak ingin itu) " mencium kening Helen dan ikut tertidur.
Keesokan Harinya Adrian dan Helen pun terbangun tapi Helen masih dalam keadaan marah karena di buat kentang oleh Adrian semalam. mereka berdua pun turun ke bawa untuk sarapan dia duduk bersama dengan ketiga istrinya dengan dua diantara istrinya tersenyum sedangkan Helen masih dalam mode ngambeknya.
Adnan pun menyahut dari meja sebelah " Hei mungkin dia mainnya sebentar semalam"
yang lainpun tertawa mendengarnya.
__ADS_1
Helen berkata dengan marah " kami tidak melakukan apa-apa semalam dia menundanya"
Eleanor berkata " beberapa hari yang lalu dia juga menundanya"
Fiona ikut menyahut " iya sama denganku juga"
Tora berkata di meja seberang sana " Hei nak ada apa denganmu kenapa tidak melakukannya''
John berkata dengan candaannya " Sobat Joe Jonas akan menertawaimu jika mendengarnya, Kau mampu mengalahkannya di ring tapi kamu berpikir dua kali untuk meniduri ketiga istrimu "
Adrian berkata " aku menundanya karena aku tidak ingin ada orang lain yang mendengarnya dan menjadikannya sebagai bahan objek birahi " menimpali Perkataan mereka.
Adrian melanjutkan " nanti di rumah saja kalau kalian ingin jadi kita bisa bebas kalian hati-hati saja" Mereka pun mengerti kenapa Adrian tidak mau melakukannya semalam .
Ayah Adrian menasehati lagi anaknya yang melupakan kewajibannya itu" nak kami mengerti maksud mu tapi kamu perlu menafkahi batin istrimu itu wajib "
__ADS_1
Adrian berkata dengan kesal " Ayah aku tidak ingin istriku di jadikan bahan mast*basi, kalian tahu sendiri para brengsek di luar sana atau mungkin merencanakan sesuatu untuk meniduri istriku" Jelasnya dan berkata.
mereka pun mengerti maksudnya termasuk ketiga istri Adrian. Adrian mengantar ketiga istrinya menuju kerumah masing-masing untuk mengemasi Pakaian yang akan mereka pakai di rumah mereka sendiri.