Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 24


__ADS_3

Mereka pun mulai mengobrol melalui aplikasi skype yang mampu menampung lebih dari 10 kontak yang ada di laptop mereka.


Helen berkata " Hei ayo kita ke Jepang. Aku ingin menonton laga pertandingan petarung baru itu".


Fiona berkata protes karena kalimatnya di ambil oleh Helen " Hei itu kalimatku kenapa kau mendahului ku" Dengan wajah kesal.


Helen pun menimpali " Hei kau bisa belajar berbicara cepat agar kau tidak didahului olehku"


Eleanor pun melerai mereka " Teman-teman sudah,Helen jika kita setuju untuk ke sana maka aku akan menyuruh sekertaris Daddy ku agar dia memesankan kita tiket pesawat "


Fiona dan Helen pun menyetujui rencana dari Elea.


Setelah mengobrol lama mereka pun mengakhiri percakapannya dan tidur dengan perasaan yang berbunga-bunga. Karena akan bertemu dengan orang yang sudah membuat hati mereka menghangat. Tapi ketiganya tidak bahwa mereka menyukai orang yang sama.

__ADS_1


Kembali dimana Adrian berada kini lawannya telah di tentukan oleh pihak perusahaan yang bernama Daniel Alexander seorang petarung dengan keahlian judo yang hebat membuat nya menjadi lawan yang sepadan bagi Adrian.


Kini tim Adrian dan tim Daniel berada di satu meja yang berhadapan langsung dengan awak media. Sebelah kiri tim Adrian dan di sebelah kanan Tim Daniel. Mereka di tanya kemampuan mereka masing-masing.


Reporter 1 bertanya " Adrian Apakah anda mampu mengalahkan seorang Daniel yang terkenal akan judo nya ini?. "


Adrian menjawab dengan lantang " saya mampu jika saya nggak mampu. Untuk apa saya berada disini". Jawabnya dengan penuh percaya diri.


Daniel berkata dengan arogan " kalau kau tidak mampu lebih baik kau kembali ke pelukan ibumu"


Daniel berkata lagi " kita liat nanti aku akan membuat membusuk di dalam areana."


Adrian membalas " Iya kita lihat"

__ADS_1


Setelah wawancara panas di ikuti dengan hampir terjadi perkelahian itu mereka pun kembali pulang di atas mobil Adrian diperingatkan oleh yang lain.


Takamura berkata " Adrian jangan memprovokasi Daniel itu akan berbahaya "


Adrian berkata dengan penuh percaya diri " aku memprovokasi nya agar aku bisa melihat di mana letak kelemahannya. Dulu aku sering memprovokasi lawan ku saat aku berada di petarung jalanan agar kelemahan mereka terlihat saat mereka marah".


Tora berkata " Kami hanya memperingatkan mu tapi ingat jangan membunuhnya"


Beberapa bulan ini Adrian di sibukkan dengan latihan dan juga sibuk mempersiapkan hotel yang telah ia beli beberapa bulan yang lalu, yah kini hotel itu dalam tahap renovasi dan juga dalam tahap pencarian karyawan dan sudah tercatat ada 90 orang yang melamar pekerjaan di sana.



banyak yang sudah dia kembangkan mulai dari promosi, perubahan karyawan,perubahan cara kerja dan pelayanan nya. dan tidak lama lagi hotel itu akan beroperasi apa lagi dia bisa memanfaatkan namanya sendiri sebagai brand ambassador hotelnya sendiri.

__ADS_1



Mobil dari tim Adrian pun telah sampai di depan apartemennya. kemudian Adrian pun turun dan berpamitan dengan yang lainnya. setelah berpamitan diapun melangkah masuk menuju lift dan memencet angka 9 pada apartemennya jika Adrian dalam keadaan mood maka dia bisa berlari naik kekamar nyaa melalui tangga.


__ADS_2