
Fabian bertanya kepada Adrian " hei mau sampai kapan kamu menyembunyikan pekerjaan dari Ibu mu. Ibumu sudah tua jangan sampai kau menyesal karena sudah menyembunyikannya. "
Adrian menjawab " Aku belum bisa memberitahukannya. Aku menunggu waktu yang pas untuk membahas ini aku juga tidak ingin membuat ibu ku kepikiran, nanti saja akan ku beritahu semuanya"
Tapi Disaat Adrian pulang kerumah orang tua angkatnya. Awalnya dia mengira bibinya ini hanya tertidur seperti biasanya tetapi saat di bangunkan dia tidak kunjung bangun. Adrian pun menjadi panik dan menghubungi dokter.
Dokter pun tiba, di rumahnya sampai di depan rumah Adrian langsung menceritakan kronologi kenapa dia bisa seperti itu dan dokter itupun masuk dan memeriksa kondisi Rahma tapi ketika di cek dokter langsung memvonis bahwa ibu angkatnya itu sudah tidak ada.
__ADS_1
seketika dunia Adrian menjadi runtuh dia sudah kehilangan ayah angkat yang sangat dia sayangi, sekarang dia harus di hadapkan dengan kenyataan lagi bahwa sang ibu angkat satu-satunya yang ia miliki saat ini, sudah pergi meninggalkannya sendiri di negara ini dan menjadi sebatang kara tanpa adanya keluarga yang merangkulnya.
orang tua kandungnya juga jauh tidak mungkin dia menyuruh mereka kesini hanya untuk menemaninya. Dia langsung berfikir bahwa dia harus bisa menyelesaikan pemakaman ibu angkatnya sendiri kalo bukan dia siapa lagi yang mau membantunya.
Dan dia juga berfikir Mungkin hanya ini yang bisa dia lakukan untuk ibunya di saat-saat terakhir. saat orang-orang datang melayat kerumah mereka, Adrian hanya diam terpaku dan tak berekspresi dan berbicara dalam hati
setelah memakamkan sang ibu dia pun kembali kerumahnya. Saat melihat sekeliling dia teringat semua kenangannya bersama orang tua angkatnya, Mulai dari kecil hingga sekarang. Dia kembali melamunkan hal itu kesepian itulah yang dirasakannya sekarang " Aku harus bisa menafkahi diri ku sendiri mulai sekarang Aku tidak boleh seperti ini. Aku harus bisa mencapai impian ku."
__ADS_1
Dia pun bergegas ke bank untuk mengecek saldonya. sesampainya di bank dia disambut baik oleh security dan langsung di arahkan menuju ke teller di sana pun dia mengeluarkan buku tabungannya untuk di cek petugasnya. Setelah di cek teller tersebut langsung kaget seketika karena jika di lihat usia nasabah di depannya ini sangatlah masih mudah tetapi sudah punya saldo sebanyak ini.
Diapun memberitahukan jumlah saldonya kepada Adrian ternyata jumlah saldo Adrian yang selama ini dia kumpulkan dari hasil kerja nya selama bertahun-tahun. jumlah saldonya yaitu 20 juta yen atau Rp 2 milyar Bahkan Adrian pun tidak menyangka bahwa saldonya sudah sebesar karena dia belum pernah sekalipun mengecek uang tabungannya.
Sekembalinya dari bank dia pun berjalan menuju kerumah tiba di sebuah toko buku dia kemudian membuka koran tersebut untuk mengetahui kabar klub sepak bola kesayangannya yaitu Manchester United tetapi saat di buka tidak adanya kabar dari klub sepak bola raksasa tersebut.
kemudian dia membuka kembali halaman tentang bisnis dan halaman promosi tepat saat dia membuka halamannya dia melihat iklan di koran bahwa ada sebuah perusahaan yang di jual murah oleh pemiliknya di karenakan bangkrut harga perusahaan tersebut hanya bernilai Rp 800 juta. dan terdapat no telfon perusahaan tersebut kemudian mencatatnya dan langsung ke telfon umum, untuk menghubungi pemilik perusahaan tersebut.
__ADS_1