Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 62


__ADS_3

saat ini Adrian dan ketiga anaknya sedang bermain dengan Deandra yang selalu berada di gendongannya. Putrinya ini sangat manja terhadapnya seperti ketiga istrinya itu yang bahkan selalu cari-cari perhatian terhadapnya, bahkan makan saja selalu membuatnya kerepotan.


karena anak-anak nya itu selalu cari giliran siapa yang duduk di pangkuannya padahal sudah ada baby chair yang telah di siapkan tapi mereka lebih memilih paha Ayah-nya sebagai tumpuannya.


Seperti malam ini giliran Deandra yang duduk di pangkuan Papa nya ibu mereka yang melihat itu merasa kasihan karena suaminya itu kesulitan menyuapkan makanannya. Bahkan makanan mereka bertiga sudah habis tetapi Adrian belum juga habis dan masih sisa sedikit.


mereka pun berinisiatif untuk menyuapkan makanan kemulut suaminya dan ada juga istrinya yang membujuk Deandra untuk makan.


Fiona berkata " sayang sini kusuapkan, Deandra sayang turun dulu yah Papa mau makan'' bujuknya


Helen membujuk" nak Papa mau makan dulu bentar aja yah pangkuannya " Deandra tetap pada posisinya dan cuek seakan-akan tidak mendengar.


Eleanor pun berkata dengan kesal" anak kamu lebih seperti ular yah Helen lihat dia bahkan cuek aja" ucapnya dengan kesal.


Helen pun ikut kesal" iya aku saja ibunya selalu di cuekin apa lagi kamu"

__ADS_1


Adrian pun membujuk" sayang Papa makan dulu yah kamu ke mama dulu nanti kita main lagi" Giliran bujukan sang Papa Deandra mengangguk dan mengulurkan tangannya untuk di gendong olehnya sang mama Helen.


Deandra hanya mau menuruti sang Papa tidak hanya Deandra bahkan kakak2nya yang lain pun lebih mendengar Adrian dibanding ibu mereka sendiri.


Fiona berkata " Adrian pakai apa sehingga anak-anak dekat dengan dia bahkan kita istrinya aja nggak di biarin dekat sama mereka "


Eleanor tidak menimpalinya" benar anak-anak nyebelin kita hanya punya sedikit waktu me time dengannya"


Helen juga berkata" yang lebih menyebalkan anak-anak memonopoli suami kita"


mereka selalu di buat kesal setiap hari oleh anak-anak termasuk Papa anak-anak itu yang ikut mencueki mereka.


Adrian berkata" Hei nak kalian sudah besar yah bentar lagi kalian ninggalin Papa anak kesayangan Papa "


Helen pun kesal bertanya" mereka kesayangan mu kami ini apa mu? "

__ADS_1


Adrian berkata " kalian ini selalu saja cemburu dengan anak kalian"


Fiona mengeluarkan isi hatinya" kamu pikir aja anak kamu itu selalu aja nguasain kamu ke kami aja mereka gak mau padahal kami yang ngelahirin tapi malah kami yang di cuekin" muka kesalnya.


Adrian pun bangkit sambil menggendong Deandra lalu mencium bibir ketiga istrinya.


Helen kesal karena diperhatikan" kok kamu nyium di depan anak-anak sih ? '


Adrian menggombal" memangnya kenapa ini tandanya Papanya anak-anak cinta sama mama-mamanya? "


meskipun Adrian selalu berkutat dengan ketiga anak-anaknya tidak mengurangi rasa cintanya terhadap ketiga istrinya juga.


Fiona berkata " kamu ini tingkahnya gak pernah berubah malah semakin menjadi semenjak anak-anak lahir "


Iya tingkah Adrian semakin menjadi apalagi anak-anaknya suka mengikuti gayanya tersebut. seperti kedua anak laki-laki Adrian juga suka bertelanjang dada di dalam rumah dan bahkan saat tertidur

__ADS_1


Benar-benar anak-anak itu tiruan dari Ayah-nya ketiga istrinya merasa tidak berguna jadi Ibu dikarenakan semuanya Adrian yang mengerjakan seperti membangunkan anak, menidurkan anak, memandikan anak, membuatkan anak-anak makanan dan bermain bersama anak-anak.


mereka hanya di butuhkan jika anak-anak kehausan atau membutuhkan asinya saja. selebihnya hanya Adrian yang bisa melakukannya.


__ADS_2