Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 81


__ADS_3

aku pun mengangguk mengerti dan memeluknya dengan erat Seakan-akan keesokan hari aku sudah tidak bertemu dengannya.


Pov Author


keesokan harinya Adrian menyuruh Elea memanggil yang lain untuk menghadap kepadanya, Elea sampai kedalam diapun memanggil keduanya Helen dan Fiona bingung kenapa Elea tiba-tiba memanggil mereka.


Helen berkata " ada apa kamu kemari? " tanyanya kepada Elea.


Fiona pun melanjutkan " iya kamu sangat terburu-buru seperti orang kebakaran jenggot " tanyanya kebingungan.


Elea berucap kepada mereka " begini Adrian memanggil kalian ke ruang tengah ada sesuatu yang akan dia sampaikan kepada kalian "


mendengar ucapan Elea keduanya langsung bangkit dan berharap bahwa Adrian akan memaafkan mereka dan terburu-buru beranjak kesana karena tidak ingin membuat Adrian semakin marah kalau dia menunggu.


Fiona dalam hati berkata "( ada apa ini kenapa Adrian mau bertemu dengan kami? sayang aku harap kamu tidak marah lagi) "

__ADS_1


Helen juga berkata "( sayang aku janji tidak akan mengulangi nya lagi, aku mohon maafin aku) "


lalu ketiganya turun kebawa untuk menemui suami mereka yang berada di ruang keluarga, disana Adrian sudah menunggu di depan televisi bersama dengan kucing kesayangannya yaitu lulu.


Fiona bertanya " sayang ada apa kamu manggil kami? "


Adrian memerintahkan mereka untuk duduk di hadapannya termasuk Elea " duduklah ada yang ingin kuberi tahu sama kalian"


mereka pun tanpa di suruh 2 kali duduk dihadapan suami mereka dan menunggu sesuatu yang akan mereka dengar di Bibir suami mereka.


Helen berkata sambil memelas " kami kesepian sayang, kami merasa tanpa kamu kami tidak bisa ngelakuin apa-apa"


Fiona berkata juga sambil memasang muka sedih " sayang kamu tega mendiamkan kami sampai selama ini, kalau Helen itu tidak apa kalau aku itu tidak bisa aku bayangkan "


Helen dengan muka kesal berkata kepada Fiona " Hei kenapa kamu buang bola panas kepadaku bukan kah kamu juga ikut ikutan yah, dasar"

__ADS_1


Fiona berkata " itu karena kamu menghasut ku juga kamu tahu ucapan kita seakan-akan seperti menuduh Adrian sebagai penculiknya "


Elea melerai " Teman-teman sudah kalian semua salah harusnya yah kalian jangan melontarkan kata seperti itu kepadanya kalian tahu kalau bukan karena dia mungkin anak-anak tidak bisa ditemukan hingga sekarang "


Ucapan Elea memang ada benarnya saat itu Adrian datang bersama anak-anak, dan setelah aksi penyelamatan mereka anak-anak selalu menceritakan aksi aksi Papa nya saat menyelamatkan mereka termasuk Dea dan Arvin yang setiap mereka berkumpul selalu saja bercerita tentang sang Papa.


mereka tidak seharusnya melakukan itu kepada suami mereka dan menuduhnya yang tidak-tidak, mereka betul-betul menyesal karena berfikir yang aneh tentang suami mereka, tidak masuk di akal jika ada seorang Ayah yang menculik anak mereka sendiri.


Adrian berkata " aku sudah memikirkan ini matang matang sedari kemarin aku kasihan kepada kalian yang selalu menganggap kalian adalah orang asing selama beberapa hari ini, kalian tahu aku melakukan ini supaya kalian bisa mengerti aku tidak mungkin melakukan itu apalagi menyuruh mantan kekasih ku yang paling aku benci menculik anak-anak ku" katanya panjang lebar.


Fiona dan Helen berfikir ada benar nya juga yang dikatakan oleh sang suami.


Fiona berkata " maaf sayang aku saat itu sedang dalam kalut kamu tahu sendiri kalau kami ini seorang ibu mudah bagi kami untuk khawatir kepada mereka bertiga"


Adrian berkata " iya tapi tidak seharusnya kalian menuduhku bukan "

__ADS_1


Helen berkata " sayang maaf kan kami, kami tidak ada maksud menuduh kamu maafkan kami ini sayang" katanya sambil memegang tangan Adrian begitu juga dengan Fiona.


__ADS_2