
Bunda pun melanjutkan ucapan sang ayah " iya nak kamu di sana sudah bisa mencari uang sendiri. Nak yang perlu kau lakukan cuma 1 yaitu jaga dirimu baik-baik"
Adrian berkata dengan jujur lagi " Ayah bunda aku tidak hanya bekerja kecil, aku juga bekerja sebagai petarung jalanan yang bahkan mendiang orang tua angkatku tidak tau akan hal ini. Ayah Bunda jika aku tidak bekerja seperti ini maka kehidupan ku di sini tidak akan maju" Dengan berkata sambil menangis. kedua orang tuanya pun sempat terkejut dan kembali mengerti dengan keadaan sang anak di sana.
Ayahnya Menjawab perkataan Adrian " Nak, Setidaknya kamu tidak merampok dan merugikan orang, kenapa suaramu terdengar ketakutan saat berbicara kepada kami? . Kami tidak akan marah dengan semua kejujuranmu ini selama kamu tidak melanggar Hukum yang ada disana kami tidak akan marah. "
Adrian berkata kepada orang tuanya " Terima kasih sudah mau mengerti aku Ayah Bunda Dan tolong kirim no rekening kalian kemari aku akan mengirim kan uang untuk kalian"
Ayah dan Bundanya pun terkejut " Nak kau tidak perlu repot-repot memikirkan itu kami masih punya gaji untuk di makan"
__ADS_1
Adrian berkata Dengan sungguh-sungguh " Ayah Bunda kini saatnya aku yang menafkahi kalian. orang tua angkatku sudah meninggal tapi aku masih memiliki kalian walaupun jauh."
Bunda berkata dengan bangga kepada anaknya " baiklah nak ini nomor rekening nya dan nak kalau kamu bekerja jangan terlalu memaksakan diri jangan fikirkan kami. Fikirkanlah kesehatan mu"
Adrian pun tidak lupa memberitahu bahwa dirinya di kontrak oleh One Championship "Ayah Bunda Aku di kontrak oleh perusahaan ilmu bela diri yang ada disini dan tidak lama lagi aku akan menjadi petarung profesional "
Adrian berkata " iya Ayah Bunda dukung aku di sana dan doa kan aku yah. " kemudian di iya kan oleh kedua orang tuanya.
Lalu menutup telfonnya dan kembali menemui sang pelatih. Disana dia pun di perkenalkan oleh tim pendukung Adrian yaitu Toshiyuki, Akira, Roy, John dan 1 orang maneger perempuan yang bernama Hana makaira. Terlihat dari mereka semuanya menyemangati Adrian walaupun dia adalah anak yang baru berada di sini.
__ADS_1
John pun memulai pembicaraan " Kau tidak perlu takut mereka semua orang yang cemen" Dengan nada bercanda.
Adrian pu tertawa dan membalas John " aku tidak pernah takut. Tapi kalau mereka itu cemen kenapa kau tidak ikut juga jadi petarung " Semua pun tertawa dengan kalimat Adrian yang ternyata dia bisa mengimbangi candaan mereka,
Akira berkata " betul itu yang di ucapkan oleh Adrian. ternyata kau bisa bercanda juga yah. "
John kembali berkata kepada mereka " Hei Aku tidak ikut karena tubuh ku kecil aku meremehkan mereka karena melihat petarung kita mengalahkannya. Kalau aku Ikut bertarung Maka mungkin tidak bersama kalian lagi " mereka semua pun tertawa dengan candaan John.
Setelah berkenalan Adrian pulang kerumah mendiang orang tua angkatnya, Saat masuk kerumah dia kembali teringat dengan orang tua angkatnya dan kenangan masa kecil bersama keduanya dan dia pun berniat untuk pergi dari rumah apalagi masa tenggang sewa nya pun sudah mau selesai dan berniat mencari apartemen di sekitaran perusahaan One Championship.
__ADS_1