Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 41


__ADS_3

sesampainya disana Adrian pun berjalan masuk ke dalam ruangan yang telah dia pesan. saat masuk terlihat ketiga wanita dengan ekspresi bingung karena berada di ruangan yang sama.


Sebelumnya, Ketiga gadis itupun sampai ke restoran tersebut dan mereka masuk secara bersamaan tanpa mereka ketahui bahwa pria yang akan mereka temui adalah pria yang sama dan saat mereka menuju ruangan yang dipesan Adrian mereka pun kebingungan mengapa mereka bisa juga ikut keruangan ini.


belum habis kebingungan mereka Adrian pun masuk ke ruangan itu dan menyuruh mereka masuk. karena kebingungan mereka pun mulai bertanya.


Helen bertanya dengan bingung " apa ini sayang kenapa mereka juga ada disini? "


Fiona sama bingungnya" Betul itu sayang aku bingung dengan semua ini"


Eleanor ikut-ikutan bingung " aku juga bingung dengan semua ini"


Adrian berkata " oke kalian duduk dulu ada yang ingin kusampaikan kepada kalian"


merekapun duduk di depan Adrian.


Adrian pun menjelaskan " sebenarnya kemarin aku melamar kalian secara bersamaan dan mengencani kalian juga secara bersamaan" mereka bertiga pun terkejut.


Helen pun menjawab dengan tidak percaya " aku fikir kamu ini pria yang baik ternyata kami ini sama brengseknya " kata Helen dengan sinis.


Adrian pun menjelaskan kembali" Tenang dulu aku tidak tahu bahwa kalian akan menerima lamaran secara bersama dan aku juga berfikir kalau 3 di antara kalian ada yang menolak lamaran ku, jika ada yang menolak maka satu di antara kalian akan aku nikahi ternyata salah ternyata kalian semua menerima ki" jelasnya panjang lebar.

__ADS_1


Eleanor berkata " kau tahu aku juga baru tahu bahwa mereka berdua juga menyukaimu selama ini aku berfikir bahwa cuma aku yang menyukaimu, ternyata mereka juga menyimpan perasaan yang sama " dengan suara yang lembut


Fionapun tidak percaya" Kau tahu aku sudah di sakiti oleh pria ternyata kaupun sama "


Adrian berkata " maka dari itu aku kesini ingin membicarakan bahwa aku tidak mungkin meninggalkan 3 diantara kalian karena aku menyukai kalian, setelah aku berfikir maka aku akan menikahi kalian bertiga"


Mereka bertiga terkejut dan langsung memasang ekspresi dingin lalu mereka bertiga berdiri lalu berjalan keluar Adrian pun berteriak memanggil mereka, tetapi ketiganya juga sudah jauh dari pandangannya.


Adrian pun pulang kerumahnya dengan perasaan galau dan dilema ingin memilih siapa diantara mereka yang pantas.


keesokan harinya tidak ada kabar dari mereka bertiga dan seakan-akan menutup diri dari dirinya. Bahkan selama berhari-hari mereka menghilang dari hidup Adrian dan Adrian pun berfikir "( mungkin mereka kecewa kepada ku dan langsung meninggalkan ku dan tidak ingin mendengar suaraku lagi, aku hanya bisa pasrah mungkin kedepannya aku tidak akan berbuat seperti ini lagi) "


Sesampainya di dalam gedung sudah banyak penonton yang datang untuk mendukungnya, diapun melakukan pemanasan sebelum masuk ke arena, Tanpa dia sadari bahwa sudah ada Fiona, Helen dan Eleanor yang berada di kursi depan penonton.


beberapa hari yang lalu mereka bertiga sempat bertemu di salah satu cafe dan membahasa masalah itu.


Eleanor pun membuka pembicaraan" sebenarnya aku tidak ingin berbagi tetapi aku sangat mencintai Adrian maka aku memutuskan bahwa aku menerimanya "


Fionapun berkata " sama aku juga seperti itu sudah lama aku menyukainya dan sekarang dia sudah di hadapanku tidak mungkin aku melepaskannya dengan mudah"


Helen ikut berkata " iya selama ini hanya dia pria yang kucintai"

__ADS_1


mereka pun memutuskan bahwa mereka bertiga akan menikah dengan Adrian


waktunya Adrian keluar menuju ke arena tanpa melihat sekelilingnya. Tibalah dia di depan wasit untuk di periksa. setelah itu dia pun masuk kedalam Octagon. Didalam Dustin poirier melihat dengan sinis kearahnya dan Bruce buffer pun mulai membuka acaranya dan memperkenalkan mereka berdua dan di pimpin oleh wasit Herb dean dan seperti biasa mereka di beri intruksi dan di beri tahu peraturannya.


Tingg! suara bel pu berbunyi


mereka pun mendekat kali ini Adrian yang maju duluan dan langsung secara agresif menyerang Dustin poirier, Dustin di buat kewalahan oleh gerakan Adrian belum bangun dari lamunannya Adrian pun bergerak kebelakang tubuhnya dan langsung mensuplex dirinya lalu, mengunci lehernya sebelum menyerah Dustin pun sudah pingsan.


Herb dean yang melihatnya pun langsung memisahkannya lalu memutuskan bahwa Adrian lah pemenangnya.


Di antara penonton beberapa mulai bersuara


penonton 1 " hebat selama aku menonton pertandingannya dia selalu membuatku terkesan dengan gerakannya"


penonton 2 " Kau benar dia betul-betul hebat "


penonton 3 " kini kemenangan nya tercatat 8 kali menang dan belum pernah sekalipun kalah"


mereka pun kembali bersorak, sama dengaan reaksi Fiona dan yang lain.


Adrian pun melihat kearah mereka dan terkejut "( kenapa mereka ada di sini? bukannya mereka marah) " Fiona dan yang lain pun bertepuk tangan untuk memberikannya apresiasi.

__ADS_1


__ADS_2