Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 25


__ADS_3

sesampainya di lantai menuju kamarnya. Dia menemui kekasihnya dulu sebelum menuju ke kamarnya.


Tok tok tok!!


Naomi pun bergegas menuju ke pinta dan melihat di celah pintu kamarnya dia pun gembira melihat kekasihnya berada di depan dan kemudian langsung membuka pintu tersebut.


Adrian langsung menyapa Naomi " Hai Kamu menunggu ku? " sambil memeluk dan mencium kening kekasihnya


Naomi langsung menjawab sapaannya sambil membalas pelukan Adrian " Hai juga aku baik, ayo masuk tidak enak di luar"


Mereka pun masuk dan menutup pintu. Dia pun duduk didekat meja samping ranjang tersebut. Sesampainya di dalam Naomi kembali memeluk Adrian serasa tidak ingin melepaskan nya Saking rindunya dengan kekasih yang seharian ini tidak menemuinya.


Naomi bertanya kepada Adrian " Kamu sudah makan? , Kalau belum aku bikin kan makanan apalagi kamu pasti lelah seharian ini di dalam gedung itu" sambil menempelkan hidungnya dengan hidung Adrian, sambil mengelus rahang Adrian yang penuh dengan brewok.


Adrian menjawab " kalau kamu tidak keberatan,Kalau kamu sudah makan?".


Naomi menjawab " tentu tidak kapan aku keberatan, Kebetulan aku belum makan. Aku menunggumu jadi kita bisa makan bersama kan".


Adrian langsung mengkhawatirkan Naomi " Kamu ini bisa makan tanpa menungguku nanti kau kelaparan, bagaimana kalau aku tidak datang tidak mungkin kan kau tidak makan seharian."

__ADS_1


Naomi pun langsung berdiri kedapur dan membuatkan makan malam untuk mereka berdua. Adrian yang melihat kelincahan tangan sang kekasih dalam meracik makanan pun langsung mendekatinya dan memeluknya dari belakang kemudian mencium dengan sayang bahu kanannya.


Naomi tidak kaget dengan itu karena dia tahu hanya dia dan Adrian yang ada di sini.


Adrian berkata " Aku mencintaimu sayang." Sambil mencium pipi Naomi.


Naomi pun membalas " Aku juga mencintaimu" Sambil menikmati ciuman Adrian di pipinya.


tidak lama kemudian masakan Naomi pun jadi dia pun menghidangkan nya di atas meja. Kemudian mereka pun menikmati makan malam tersebut dengan penuh canda tawa. Sambil mendengar keluh kesah masing-masing. sebenarnya Adrian sudah makan di perjalanan kesini tapi jika tawaran makan malam itu datang dari sang kekasih maka dia tidak akan menolaknya.


setelah makan dan membereskan meja mereka pun kembali ngobrol sampai tengah malam dan mengharuskan Adrian untuk pulang. Saat menuju ke depan pintu Naomi menghadiahkan sebuah kecupan yang manis di pipi Adrian, setelah itu Adrian pun pamit menuju ke kamarnya.


Naomi pun mengiyakan ajakan dari Adrian dan langsung mencari pakaian yang akan dia gunakan saat bersama Adrian nantinya. Setelah selesai diapu keluar dan tepat di saat dia membuka pintu kamarnya Adrian juga sudah berada di depan pintu apartemen nya.


Kemudian mereka pun berjalan beriringan dengan tangan Adrian memeluk pinggang Naomi dan juga Naomi yang merapatkan tubuhnya ke Adrian sebelum ke stasiun mereka pun mampu disalah satu restoran cepat saji untuk sarapan.


selesai makan mereka pun melanjutkan perjalanan menuju stasiun kereta api untuk menuju ke tempat tujuan mereka. Singkat cerita mereka pun naik di salah satu gerbang kereta dan duduk di dalam kursinya .


__ADS_1


sesampainya di tujuan mereka pun langsung menuju hotel yang baru di beli Adrian. Sampainya di sana Adrian pun mengajak Naomi berkeliling melihat tempat itu dan di sana tingkat penyelesaian nya juga sudah 70% sisanya tinggal menunggu karyawan yang baru.


Naomi bertanya kepada Adrian " Adrian kenapa kita berada di sini? " tanyanya


Adrian menjawab " aku hanya ingin melihat para pekerja sudah sampai mana mereka mengerjakan semuanya ternyata sudah 70% yang selesai sisa 30% yang belum jadi"


Naomi bingung " Darimana kamu tahu bahwa tempat ini hampir selesai? "


Adrian pun tersenyum dengan pertanyaan kekasihnya " Ini perusahaan ku sayang jelas aku tahu ini adalah perusahaan pertama yang aku bangun" terang Adrian


Naomi pun terkejut dengan penjelasan Adrian lalu mencubit pinggang kekasihnya dan berkata " kenapa baru memberitahu ku sekarang?" Dengan wajah kesal karena di kerjai oleh adrian. Orang yang membuat Naomi kesal hanya senyum cengengesan sambil memeluknya.


Adrian pun menjelaskan " sekarang kan sudah tahu aku merahasiakannya karena ini masih baru dan aku juga perlu memikirkan kedepannya cara membangun perusahaan ini" jelasnya dengan suara lembut.


setelah selesai melihat mereka pun keluar dari sana dan berjalan menuju pusat kota untuk memulai acara kencan nya. Seluruh jajanan yang ada di sana telah mereka coba mulai dari ramen, kue tradisional, takoyaki dan beberapa es cream tradisional.



selesai kencan mereka pun kembali ke apartemen masing-masing. sesampai di apartemen mereka pun berpisah dan seperti biasa Adrian mencium kening sang kekasih sebelum ke kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2