Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 86


__ADS_3

ketiga pun dibawa keluar dari ruang rapat menuju ke mobil tahanan dan dibawa ke kantor polisi untuk di adili. setelah masalah ini selesai Adrian mengajak ketiga istri dan ketiga anaknya untuk pulang karena semuanya sudah selesai.


Adrian berkata mengajak ketiganya " ayo sayang kita pulang aku mau istirahat " katanya kepada istri-istrinya, mereka pun mengiyakan ajakan dari suaminya karena mereka tahu bahwa hari sudah menjelang malam apalagi jam ini sudah masuk jam makan suami mereka karena jika terlambat sedikit saja maka Adrian akan mengeluh karena kelaparan.


mereka pun berjalan menuju ke tempat dimana mereka memarkirkan mobil yang mereka gunakan tadi diperjalanan pulang Adrian sudah mulai kelaparan dan beruntung saja istri istrinya membawa beberapa cemilan untuk dimakan.


Adrian berkata sambil memelas " aduh sayang aku lapar karena orang-orang tadi sudah membuat aku kelaparan, jika di dunia ini tidak ada dosa mungkin aku sudah memakan mereka dari tadi" katanya.


Elea berkata sambil menyodorkan beberapa onigiri " kalau begitu lebih baik kamu ngemil dulu deh untuk mengganjal lapar nih kami bawa"


Fiona juga berkata " iya lebih baik kamu ngemil. dulu karena kami tahu kamu tidak tahan perut kamu kalau lagi lapar" Adrian yang melihat nasi kepal itu tiba-tiba wajahnya sedikit cerah, diapun mengambil 1 onigiri itu tapi sebelum memakannya Eleanor berinisiatif untuk membuka bungkus onigiri itu dan membawanya ketangan suaminya.


Adrian berkata sambil mengunyah " kok kalian tahu kalau aku ini mudah lapar sih padahal aku tidak nyuruh loh"

__ADS_1


Helen berkata " tentu kami tahu kamu itu orang yang tidak bisa menahan lapar jadi kami buatkan deh"


Anak-anak yang melihat Papa nya itu juga tersenyum karena mereka juga tahu kebiasaan Papa nya itu jika menyangkut tentang waktu makannya, dulu mereka bertanya-tanya dengan kebiasaan makan Papa nya karena jika sudah masuk waktu makan dan Papa nya itu tidak makan maka Papa nya itu akan mengeluh seharian, tetapi sekarang mereka memaklumi hal tersebut.


Papa mereka itu suka sekali dengan makanan dalam hal apapun dia akan makan tapi tubuhnya itu tidak pernah berubah bahkan sudah punya 3 anak sekalipun, dirumah saja Papa mereka punya cemilan tersendiri dan mereka dilarang memakannya padahal sang Papa selalu menyuruhnya juga untuk makan, mereka awalnya kesal karena dilarang memakannya tapi saat Mama mereka memberi pengertian mereka baru mengerti bahwa kalau cemilannya itu habis maka sang Papa akan habis habisan merayu mereka untuk membuatkannya


Dan yang membuat mereka kagum dengan Papa nya yaitu jika mereka juga punya cemilan Papa nya selalu meminta izin untuk memakannya juga padahal mereka tidak. keberatan jika dia juga memakannya karena bagaimanapun mereka bisa menyuruh Sang Papa untuk membelikannya lagi dan Papa nya itu juga tidak akan keberatan juga membelikannya karena biasanya dia juga akan beli untuk dirinya sendiri.


seperti saat berkumpul dengan keluarga besarnya beberapa hari yang lalu dimana ada kakek dan nenek seperti ayah dan ibu adr,, orang tua Eleanor,orang tua Fiona dan Ibu dari Helen termasuk para sodara mereka, beruntungnya ruang keluarga Adrian sangat luas jadi kuat beberapa keluarga yang datang termasuk anak-anak.


Adrian bertanya " sayang itu milik siapa boleh aku makan? "


Helen berkata " kamu ini perlu izin segala makan aja kalau kamu suka, kayak sama siapa kamu" sambil menjepit hidung mancung suaminya.

__ADS_1


Adrian berkata " takutnya ada yang punya nanti aku makan dia nangis atau malah marah lagi"


Fiona berkata lalu diikuti dengan tatapan yang lain " makan saja sayang itu punyanya anak-anak kamu kok"


Bunda Adrian bertanya ke salah satu menantunya " ada apa ini nak kok Adrian keliatannya mau sesuatu "


Eleanor berkata " Adrian bun mau kue pie yang berada diatas meja tapi takut makan katanya nanti anak-anak nangis"


Bunda Adrian berkata " astaga cuma kue pie aja dia izin dulu padahal dia yang beliin anak-anak loh" tidak habis pikir dengan anaknya itu.


Fiona berkata " dia memang gitu Bun kalau mau makan sesuatu yang ada diatas meja dia biasanya akan minta izin dulu padahal dia yang beliin gak hanya kekami istrinya ke anak-anak juga gitu" menjelaskan tentang suaminya.


Bunda Adrian berkata " astaga Bunda kok gak tahu dia punya sifat begitu yah" lalu dia pun berkata kepada anak laki-laki nya itu " nak kalau mau makan makan ajaa gak perlu izin aduh yah anak kamu ini loh " Ayah Adrian hanya senyum sambil kagum dengan anaknya yang selalu menghargai keluarga nya bahkan hanya makanan sekalipun.

__ADS_1


Ayah berkata dalam hatinya " (Ayah bangga sama kamu nak saking menghargai keluarga mu bahkan untuk makanan saja kamu perlu izin) "


lalu Adrian beranjak untuk mengambil pie itu tapi sebelum itu dia berkata " nak Papa boleh minta dikit yah pie nya" Dia malah minta izin ke anaknya.


__ADS_2