
Di pagi ini Adrian berada di salah satu perusahaannya Karena dia. dihubungi oleh salah satu asistennya yang mengatakan ada masalah di perusahaan yaitu ada pemotongan kas pada perusahaan yang awalnya Rp 50 miliar sekarang berkurang seperti ada yang memainkannya.
setelah di cek semua laporan keuangan memang ada yang mencoba mencuri, padahal pengeluaran perusahaan tidak seberapa.
jikapun kurang pasti hanya sedikit yang diambil tapi ini melebihi batas. pas administrasi karyawan yang di periksa ada beberapa karyawan yang memiliki tabungan yang membengkak.
Dan ada juga karyawan yang melakukan pembelian sesuatu yang tidak wajar seperti Tas branded, motor sport, sepatu bermerek, jas bermerek dsb padahal mereka hanya seorang karyawan yang gajinya juga terbatas.
Adrian dengan marah mengatakan " sial mereka telah mencoba mencuri uang di perusahaan ku, aku dan perusahaan ini telah berjuang bersama sekarang ada yang berani menganggunya"
Adrian sangat marah mendengar dan melihat semuanya tapi dia mencoba untuk tenang jikalau dia uring-uringan maka usahanya akan sia-sia.
Adrian dengan tenang mengatakan kepada asistennya yang ada di situ " Sial jika kau tahu akan terjadi seperti ini kenapa kau tidak langsung mengatakannya? "
asistennya berkata dengan ketakutan " maaf Pak saya di ancam sama yang lain"
Adrian dengan marah langsung menggebrak meja " mereka sudah mencuri uangku sekarang mereka coba melakukan tindakan kriminal dengan mengancammu"
__ADS_1
Adrian membuat keputusan " suruh mereka datang keruangan ku sekarang "
Saat mereka datang Adrian terkejut bukan hanya satu dua orang yang melakukan tetapi ada 10 orang yang melakukan termasuk salah satu direkturnya.
Adrian dengan tatapan tajamnya berkata " kalian telah mencoba bermain-main denganku dengan mencuri uang uang ku kalian orang yang tak tahu di untung dan bahkan kalian telah mengancam asisten ku dasar keparat. "
salah satu karyawannya mewakili yang lain
" Tolong maafkan kami pak "
Adrian dengan dingin berkata " maaf kau bilang setelah sekian lama melakukan ini kalian minta maaf dari maaf kalian itu aku tidak melihat satupun wajah dari kalian yang menyesal "
mereka yang mendengar itu menjadi terkejut dan langsung Buru-buru menyela " pak tolong jangan pecat kami pak kami punya banyak keluarga yang harus kami beri makan"
karyawan yang lain juga berkata " Iya Pak kami terpaksa melakukan ini karena paksaan dari keluarga kami yang terus menerus mendesak karena ingin mempunyai barang yang mahal"
Adrian tertawa sambil menatap sinis kearah mereka dah mengatakan " hahahaha kalian pikir aku tidak tahu kalian telah bersekongkol untuk menjatuhkan ku bukan makanya kalian melakukan pencurian di sini, kalian dari awal sudah tahu aku bukan aku paling benci dengan pengkhianatan dan sekarang kalian yang melakukannya "
__ADS_1
karyawan yang lain membuka kedoknya " pak kami mau bapak yang di gantikan makanya kami melakukan ini "
Adrian tertawa " hahaha kalian pikir aku hanya menumpang pekerjaan disini dengar aku yang membangun perusahaan ini, perusahaan ini telah tumbuh denganku , kalian yang seharusnya sadar bahwa kalian makan dari perusahaan ini kalian membangun rumah dari perusahaan ini dan kalian meminta sang pemilik dari perusahaan untuk mundur padahal dia yang memberikan kalian kehidupan, aku akan mundur jika anakku yang akan memimpin perusahaan ini tapi itu nanti setelah aku mati" jelasnya panjang lebar.
mereka yang mendengar itu terkejut ternyata mereka yang mengira bahwa Adrian hanya seorang presdir di perusahaan ini ternyata salah malah dia adalah si pemiliknya langsung.
tak lama itu para bodyguard, polisi datang bersamaan dengan asisten Adrian yang membawa beberapa lembar surat.
Adrian pun memerintahkan kepada mereka " kau berikan surat pemecatan itu kepada mereka dan segera lakukan pembekuan terhadap nama mereka kalian tahu jika kalian di pecat dari perusahaan ini dan aku yang memecat kalian langsung maka jangan harap kalian akan mendapatkan pekerjaan dimanapun sekalipun itu di luar negeri "
kemudian dia melanjutkan lagi " sedangkan kalian bagi diri kalian, kalian setelah memecat mereka kalian harus kerumah mereka dan sita semua Barang-barang yang mereka belanjakan dengan uang perusahaan lalu kalian menuju ke bank untuk segera memblokir rekening mereka masing-masing dan tarik semua uang mereka jikapun sedikit tidak masalah yang penting bisa mengisi kembali kas"
dia berhenti sementara untuk menghela nafas dan menatap para polisi " sedangkan pak polisi aku memanggil kalian karena masalah mereka yang melakukan pencurian diperusahaan ku dan tangkap mereka hukum mereka seberat-beratnya dan aku mau nanti dipersidangan mereka harus mengembalikan utuh uang yang telah mereka curi"
mereka yang mendapat perintah langsung melaksanakannya termasuk para pengawalnya. ke 10 orang itu pun di bawa oleh polisi dengan wajah sedih, hancur sudah karir mereka yang termakan hasutan dan mengira singa yang di depannya ini hanya seekor anak kucing tapi lebih dari itu dan keluarga mereka juga dimiskinkan.
lalu Adrian melihat kearah asistennya lagi sebelum pulang ke rumahnya " nanti setelah aku pulang kau kembali lagi ke kantor HRD untuk membuka kembali lowongan pekerjaan dan ingat mereka harus jujur, baik sekarang masalah sudah selesai maka aku akan pulang, sampai jumpa"
__ADS_1
Adrian pun keluar menuju ke mobilnya dan bergegas untuk pulang.