
acara kencan kedua Adrian dengan Helen pun telah berlalu beberapa hari dan dia pun kembali menelfon seorang gadis lagi yaitu Eleanor.
Drrt drrt drrt!!!!
Eleanor " Halo dengan siapa yah? "
Adrian " Halo ini Aku Adrian"
Reaksi Eleanor sama dengan reaksi Helen dan Fiona.
Eleanor dengan suara lembut" Ah ya Adrian ada apa yah nelfon? "
Adrian " Ini kamu punya waktu nggak di hari sabtu ini? "
Eleanor " gak ada sih, memangnya kenapa yah?"
Adrian " ini aku ingin ngajak kamu makan malam di restoran, nanti aku jemput yah pokoknya kamu siap-siap aja, jam dan lokasinya nanti aku beritahu"
Eleanor " oh kalau begitu aku tunggu yah selamat malam"
Adrian " selamat malam"
Adrian berkata dalam hati "( suaranya lembut banget aku yakin dia ini orangnya baik) "
__ADS_1
Beberapa Hari kemudian Adrian pun Menuju berjalan menuju kerumah mewah Eleanor seperti biasa dia di sambut oleh orang tua Eleanor.
Ibu Eleanor pun memberi tahu Adrian " Silahkan duduk nak, Eleanor sedang siap-siap? "
Adrian berkata " iya bu Terima Kasih "
Dia pun duduk bersebelahan dengan Ayah dari Eleanor.
Ayah Eleanor bertanya " Bulan ini siapa lawanmu?"
Adrian pun menjawab sama seperti orang tua gadis yang dia kencani " kalau tidak ada halangan Dustin poirier om"
Ayah Eleanor memberi semangat Adrian " Wah kalau gitu om akan nonton kamu, Nanti menang yah? "
Adrian pun berkata " ayo kita berangkat sebelum Tengah malam" Eleanor pun mengangguk dan berjalan keluar menuju ke mobil, sesampainya di restoran yang berbeda. mereka pun masuk menuju ke ruangan telah di pesan.
seperti biasa mereka pun memesan makanan, sampai makanan datang mereka pun langsung menyantap makanannya sambil mengobrol.
Adrian bertanya kepada Eleanor seperti Saat bersama Fiona dan Helen " kamu sibuk apa sekarang? ".
Eleanor menjawab " Sibuk syuting ftv sih sekarang, kamu kapan laga selanjutnya? "
Adrian berkata " bulan depan ini juga masih di suruh latihan siapa tahu kan jadwalnya di majuin jadi sudah ada persiapan" sambil senyum.
__ADS_1
Eleanor bertanya " oh iya kamu kan ada peresmian perusahaan baru yah, kapan waktunya? "
Adrian berucap " Habis pertandingan sih"
Obrolan mereka harus terhenti karena waktu sudah menunjukan waktu tengah malam dan harus segera pulang. sesampainya di rumah Eleanor mereka pun berpamitan dan Adrian melanjukan mobilnya pulang.
Sesampai di rumahnya dia pun masuk kedalam rumahnya dan bersiap untuk mandi. selesai mandi dia pun duduk di ranjangnya dan berfikir "( ketiga gadis ini semuanya baik tinggal melamar mereka jika keduanya dari mereka menolak maka salah satunya akan akan aku nikahi, Sebelum ku berangkat ke Ohio Amerika Serikat aku harus Melamar mereka bertiga)" setelah itu diapun berbaring dan langsung tertidur karena lelah selama seharian ini.
Beberapa Hari selanjutnya diapun kembali menghubungi ketiga gadis itu untuk bertemu di salah satu tempat yang berbeda, Selanjutnya dia pun kesalah satu toko berlian untuk membeli 3 cincin untuk dia pake melamar ke3 gadis itu.
Dia pun menemui Fiona dan menjemputnya terlebih dahulu baru besoknya Helen dan Keesokannya lagi baru Eleanor.
Mereka kini berada diatas mobil menuju sebuah cafe. sesampainya di sana mereka pun masuk beriringan dan kemudian duduk di salah satu kursi kafenya dan memesan sebuah makanan sebagai pelengkapnya.
Fiona bingung " ada apa sih kamu pengen nemuin aku? "
Adrian pun mengutarakan isi hatinya " Walaupun kita baru jalan itupun baru 2 kali kita bertemu aku udah tertarik sama kamu dan aku pengen serius sama kamu, Aku ingin kita berada di jenjang yang serius , Aku mau nikahi kamu. Aku kan pernah bilang di sesi wawancara dan kamu adakan di situ bahwa kalau aku menemukan orang yang cocok maka aku akan nikahin dia secara langsung."
Fiona pun terkejut dan memasang telinganya baik-baik bahwa apa yang ia dengar ini tidak salah dan langsung terharu mendengarnya, Dia pun berdiri dan langsung memeluk Adrian dan berkata " ia aku mau, aku mau menikah sama kamu selama ini aku hanya memperhatikanmu hanya dari TV, sayang aku cinta padamu".
Adrian pun langsung memakaikan cincin berlian yang ia beli di toko tadi dan kembali merangkul Fiona " Aku akan nemuin orang tuamu bersama dengan orang tua ku, untuk melamar dirimu secara resmi aku tidak ingin tunangan, aku hanya ingin kita langsung menikah " Ucapnya sambil menempel keningnya dengan kening Fiona.
Fiona pun mengangguk dan mencium dada kekar Adrian. Setelah itu Adrian mengantar Fiona pulang kerumahnya, sesampainya disana sebelum turun Fiona mencium pipi Adrian terlebih dahulu dan langsung berlari kedalam rumahnya.
__ADS_1