
Adrian yang melihat itu tersenyum lalu menghentikan mereka, asistennya kembali masuk kedalam dan memberi tahukan bahwa semua anak buahnya sudah menyita sebagian aset mereka.
sontak saja kedua orang itu semakin melemas dan tak berkutik sama sekali mereka berfikir ternyata mereka salah berurusan dengan seseorang selama ini mereka bisa menguasai perusahaan karena ini tapi tidak sekarang mereka yang dikuasai.
Pria 2 berkata " jika aku tahu akan terjadi seperti ini aku tidak akan ikut dengan mu kemari sial kenapa aku mempercayai pria seperti mu selama bertahun-tahun " dia terus mengumpat kepada temannya.
putri dari pria itu berkata sambil menahan sakit Akibat dikeroyok oleh ketiga istri Adrian " Ayah bagaimana ini kita jadi miskin aku tidak mungkin hidup dalam penderitaan kemiskinan "
pria 1 tidak lagi berkutik fikirannya sudah kosong dia berfikir kenapa ini bisa terjadi kepadanya, harta yang dia kumpulkan selama bertahun-tahun hilang hanya dalam beberapa detik akibat keserakahannya yang menginginkan AAF corporation menjadi miliknya tanpa memikirkan cara yang matang.
selama ini dia berfikir AAF Corporation adalah perusahaan yang gampang dijatuhkan dan diakuisisi ternyata perusahaan ini mustahil bisa ditumbangkan karena dibelakangnya ada seorang yang kuat melindunginya.
pria 1 berkata sambil memengang kepalanya " apa yang harus aku lakukan? "
Tak lama seseorang menelponnya saat di cek ternyata istrinya yNg menelfon.
Istrinya berkata " Halo Ayah dimana? cepat pulang ada beberapa orang diluar yang ingin menyita semua harta benda kita"
__ADS_1
pria itu semakin tertegun ternyata apa yang di ucapkan oleh Adrian bukanlah sebuah lelucon semata, melainkan sebuah kenyataan yang telah terjadi kepada keluarganya.
pria itu menutup telfonnya dan menatap Adrian dengan wajah memohon.
pria itu Bersimpuh dihadapan Adrian " Tuan tolong maafkan saya, saya salah melakukan hal ini kepada Anda tanpa berfikir 2 kali, aku memang bodoh tuan " sambil bersujud di kaki Adrian yang terlihat cuek saja.
Adrian berkata " kau baru meminta maaf sekarang setelah membuat kehebohan diperusahaan ku dan mencoba mengambil keuntungan dari perusahaan ku kau memang bedebah "
pria 2 juga ikut bersimpuh karena menurutnya dia hanya seorang teman yang mengikuti pria 1 " Tuan aku hanya mengikutinya dia yang mengajakku, aku berfikir perusahaan yang akan kami datangi adalah perusahaan yang lemah dan gampang di jatuhkan tapi perusahaan ini sangat kuat tolong tuan maaf aku "
Tak lama anak gadis pria itu juga ikut bersimpuh dengan tubuh yang memar penuh dengan cakaran dan gigitan akibat kebrutalan istri istri Adrian, Dia berkata " tuan aku minta maaf, Nona Nona aku juga minta maaf kepada kalian yang telah menggoda suami kalian dengan tidak tahu diri dan Tuan maaf aku sudah membentak anda tadi karena aku tersinggung dengan ucapan Tuan yang mengatakan aku ini cuma sisa makanan"
Helen berkata dengan sarkas " Ho apa yang dikatakan oleh suami kami ada benarnya jika kau perempuan yang baik-baik maka kami juga tidak keberatan jika kau masuk kedalam keluarga kami tapi kau sudah di pakai oleh seluruh pria dan mungkin saja setiap Ayah mu ingin meminta maaf kau mungkin selalu melayaninya " katanya panjang lebar dengan tatapan menyelidikinya.
Fiona berkata " kau tidak usah mengelak dengan ucapan suami kami dia tahu seperti apa wanita seperti mu"
Elea juga ikut ikutan " iya benar kau tahu tidak semudah itu kau bisa menggoda suami kami dengan pakaian yang seperti ****** itu dan jangan pernah bermimpi "
__ADS_1
Adrian tersenyum dengan ketiga istrinya yang selalu kompak bahkan di situasi seperti saat ini, dia berkata " apa yang istri istriku katakan benar tidak mudah kau bisa merayuku ".
Tak lama pintu ruang rapat terbuka 5 orang polisi masuk kedalam, mereka datang saat Adrian menyuruh asistennya menelfon mereka tidak berlama-lama mereka langsung saja menghadap terlebih dahulu kepada Adrian dan bertanya.
polisi 1 bertanya " maaf mengganggu Tuan Adrian saya dengan anda menelfon kami dan melaporkan bahwa ada 3 orang yang mencoba memanipulatif perusahaan anda dengan menuduh anda menipu perusahaan mereka apa itu benar? "
Adrian tidak menyangkal dan berkata " itu benar pak polisi tolong selesaikan kasus ini pak saya tidak mau hal ini keluar ke telinga masyarakat karena itu bisa merusak reputasi perusahaan saya "
polisi 2 berkata " anda tenang saja tuan kami pastikan bahwa ini akan aman bahkan kami kesini pun tidak ada polisi lain yang mengetahui"
Adrian berkata sambil tersenyum " baik saya percaya sama kalian dan tolong jaga kepercayaan saya ini kalau tidak saya tidak akan segan segan membuat jabatan yang kalian pegang saat ini sama seperti mereka bertiga yang kehilangan aset mereka hanya dalam beberapa menit " . kelima polisi itu mengangguk mengerti.
Lalu polisi 1 menyuruh salah satu anak buahnya menangkap mereka bertiga dan saat akan ditangkap salah satu diantara mereka ada yang mencoba kabur dan salah seorang polisi itu menyadari langsung meringkus nya dan menembak tulang keringnya agar tidak kabur.
wanita itu berteriak " Tuan jangan penjara kan saya mereka berdua yang menyuruh saya tolong tuan ampuni saya " percuma saja dia berteriak Adrian tidak mendengar dan hanya berpura-pura tidak perduli.
ketiga pun dibawa keluar dari ruang rapat menuju ke mobil tahanan dan dibawa ke kantor polisi untuk di adili.
__ADS_1