Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 83


__ADS_3

dan sekarang ada yang mencoba mengusik perusahaannya lagi maka di pastikan orang itu akan berakhir seperti apa. Dia berjalan menuju ke ruang rapat dengan diikuti oleh keluarga dan asistennya.


sesampainya disana Adrian disambut oleh para petinggi perusahaannya yang membungkuk dengan hormat dan tatapan Adrian langsung tertuju pada 2 orang yang asing tidak lain mereka adalah investor yang mencoba mengusiknya dengan menyebar hoax.


Dia pun masuk dan dipersilahkan untuk duduk dikursi kebesarannya di dekat orang itu begitu juga dengan istri dan anak-anaknya,tanpa membuang banyak waktu Adrian bertanya ada masalah apa sehingga sangat penting sekali untuk dihadiri, padahal Adrian sudah tahu permasalahannya.


Adrian bertanya kepada mereka " ada apa ini kalian punya masalah apa sehingga aku harus turun tangan sendiri "


pemilik perusahaan itu berkata " kami tidak Terima dari kemarin kami sudah menanamkan modal yang banyak untuk membeli saham kalian tapi kenapa kami belum juga mendapatkan devidennya" Katanya dengan marah, padahal dalam hatinya takut dengan tatapan tajam Adrian kepadanya.


Adrian berkata dengan tenang " kalian tahu jika ada yang berinvestasi di perusahaan kami maka mereka tidak akan pernah merugi karena kami selalu melaporkan hasil deviden dan selalu mentransferkannya karena kami tahu itu bukan hak kami"

__ADS_1


Teman dari pemilik perusahaan itu juga berkata " mana mungkin selama beberapa hari ini setelah penanaman modal itu tidak ada pemberitahuan terhadap deviden kami, kalian mau mencoba menipu kami? "


Adrian berkata " tidak mungkin pak kami selalu punya bukti jika kami selalu mentransferkannya" menimpali ucapan mereka berdua.


Pemilik perusahaan itu berkata dengan marah " kami tidak mau tahu kami minta ganti rugi jika tidak kami akan melaporkan hal ini kepada polisi"


Adrian berkata " anda tahu pak polisi dan presiden dinegara ini Selalu tunduk kepadaku, aku bisa saja menghancurkan kalian jika kalian mencoba bermain denganku" kedua orang itu berkeringat dingin dan nafas mereka tercekat karena tidak tahu mau mulai lagi dari mana.


Adrian memanggil asistennya dan memperlihatkan Bukti-buktinya sambil melemparkannya kepada mereka yang mana nama perusahaan mereka sudah tertera di sana, seketika nafas mereka tercekat karena rencana mereka gagal ternyata mereka salah memilih lawan dalam berbisnis bahkan mencoba menipis mereka.


pria 1 berkata dalam hati "( sial kenapa ini bisa terjadi ternyata dia tahu rencana kami) "

__ADS_1


pria 2 juga berkata dalam hati "( sial aku salah memilih lawan, sial kenapa dia bisa tidak tahu orang ini?) "


Tiba-tiba kedua orang itu tersenyum kecut, dan mencoba memikirkan cara untung salah satu dari mereka membawa anak gadisnya mungkin mereka bisa menggunakannya untuk berdamai dan masalah ini bisa selesai.


pria 1 berkata " maaf pak kami minta maaf karena kami membuat masalah sebagian permohonan maaf kami, saya menawarkan anak gadis saya kepada Anda, mungkin dia bisa menjadi istri keempat atau sekedar selir saja atau bisa menjadi pemuas anda"


ketiga istri Adrian terkejut dan berfikir mungkin ini yang selalu dihadapi oleh suami mereka dan melihat langsung setiap detik pekerjaan suaminya, Tiba-tiba anak gadis dari pemimpin perusahaan itu masuk kedalam dengan gaya berpakaian yang sangat menggoda iman terkecuali Adrian yang hanya melihatnya dengan jijik.


gadis itu duduk dihadapan mereka langsung dihadapan Adrian dengan memamerkan bentuk betisnya yang putih tapi lebih putih dan seksi ketiga istri Adrian.


Adrian dengan dingin berkata " apa kalian fikir dengan memberikan ku seorang ****** bisa membuat ku luluh? "

__ADS_1


__ADS_2