Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 28


__ADS_3

Tiba saat laga keduanya Adrian melawan seorang petarung berkulit hitam dari amerika Mateus benett seorang ahli capoeira. Saat ini Adrian berjalan menuju podium di ikuti oleh timnya. dan seperti biasa di kursi depan ada Naomi, Fiona, Helen dan Eleanor.


Helen berkata dalam hati " ( selama beberapa bulan menunggu akhirnya aku bisa kembali kemari).


Fiona berkata "(Hai sayang bagaimana kabarmu?) Mulai memanggil Adrian dengan sebutan sayang padahal Adrian tidak tahu siapa dirinya.


Eleanor berkata " (Seperti biasa tubuhnya selalu menggiurkan ingin aku mengigit tubuh nya)."


kembali ke Adrian yang mulai memasuki arena dengan sambutan meriah penonton, sesampainya di dalam arena dia pun melihat petarung berkulit hitam yang tersenyum iblis kepadanya. Adrian pun menyambut dengan seringaian iblisnya juga.


Tidak lama pembukaan acara dan perkenalan mereka wasit pun menyuruh mereka mendekat dan memberikan intruksi setelahnya mereka pun kembali ke sudut. Tinggg!!!! Suara belum. berbunyi.


Mateus pun mulai menyerang Adrian dengan teknik capoeira nya yang cepat tapi semua itu tidak membuat Adrian takut tapi terus memperhatikan gerakannya dan menemukan satu titik serangan yaitu Kaki mateus. Dia pun langsung menarik kaki mateus saat orang itu akan memberikannya tendangan dan membanting mateus kemudian memukul wajah mateus hingga dia tidak sadarkan diri.


wasit pun memisahkan mereka dan memutuskan bahwa Adrian adalah pemenang nya. Tim dan penonton pun di buat takjub dengan kecepatan Adrian dalam bertarung hanya sekali serangan saja sudah membuat lawan terkapar.

__ADS_1


salah pembawa acara mendekati Adrian lagi dan mewawancarai nya " kau membuat satu stadion menggelegar karena kehebatan mu, Bagaimana bisa dengan gerakan lincah milik mateus kau bisa langsung memblok nya? " Adrian pun menjawab " aku merasa bahwa gerakannya melambat jadi aku langsung menangkap kakinya dan langsung membantingnya" Mereka berdua pun berpisah.


keadaan mateus pun sangat memprihatinkan dengan wajah yang penuh dengan darah dan tubuh yang sulit di gerakkan.


Saat berjalan ke backstage Adrian pun di berikan selamat oleh timnya.


Akira berkata " hebat sudah 2 pertandingan kau masih sangat cepat" Berkata dengan gembira


Tora pun ikut dalam. obrolannya " benar nak bagaimana kau bisa tau serangan itu akan datang Kalau begini aku sangat semangat melatih mu"


Adrian berkata " Tidak banyak yang aku lakukannya menurutku ada beberapa gerakan yang tidak dia perhatikan sehingga gampang bagi lawan untuk mematahkannya" menjelaskannya.


Adrian menimpali pembicara itu " maaf sobat aku tidak maksud, teknik seperti itu akan bisa di gunakan menggunakan insting " Adrian menjelaskan.


Beberapa Hari setelahnya Adrian kembali tidur di apartemen Naomi tapi beberapa hari ini Adrian selalu memergoki Naomi sering melamun tapi ketika di tanya kenapa dia malah mengatakan tidak apa apa. Dia pun memutuskan pagi ini akan menyelidiki Naomi.

__ADS_1


Pagi ini Adrian bangun terlebih dahulu tapi memutuskan untuk berpura-pura tidur. Dia merasakan Naomi bangun dari tempat tidur dan membuka laci mejanya dan meminum sebutir obat yang tidak tau apa namanya. Lalu kemudian membangunkan Adrian dan langsung beranjak menuju ke kamar mandi.


Adrian pun bergegas menuju laci meja itu dengan tanpa suara dan membuka nya disana terlihat ada sebuah kertas yang bertuliskan Rumah sakit di daerah itu diapun mengambilnya dan membaca isi surat itu.


saat membacanya Adrian terkejut melihat maksud dari isinya yang bertuliskan penyakit dari Naomi yaitu kanker tulang stadium 4 dan di situ juga terdapat tanggal kemarin berarti Naomi chek ke dokter baru kemarin. seketika Dunia Adrian menjadi gelap impiannya untuk menikahi Naomi harus gagal diapun merutuki dirinya sendiri " (kenapa aku bisa sangat egois. aku selalu menceritakan keluh kesahku kepadanya tapi aku tidak pernah mendengar keluh kesahnya. Tuhan sudah menegurku dengan kenyataan ini). kembali melanjutkan "( Aku sudah kehilangan 2 orang yang paling berharga dalam hidupku, kini aku akan kehilangan lagi, Soal Naomi kenapa kau tidak menceritakan semuanya kepadaku).


Naomi pun keluar dari dalam kamar mandi dengan sudah memakai pakaian dan melihat Adrian membuka laci penyimpanan obatnya dia pun mendekati Adrian. Adrian pun memandang Naomi.


Adrian pun bertanya " Naomi kenapa kau tidak menceritakan semua ini? " Tanya Adrian dengan penuh penekanan.


Naomi hanya diam saja tidak menjawab pertanyaan kekasihnya.


Adrian bertanya lagi dengan penuh penekanan " sekali lagi Naomi kenapa kau menyembunyikannya. apa arti ku bagimu jika aku tidak pernah mendengar keluh kesah " dengan mata memerah karena menahan tangis.


Naomi pun buka suara " Aku melakukan semua itu karena aku tidak ingin membuat mu sedih, kau tahu aku sangat menyayangi mu aku tidak mau melihatmu menangis"

__ADS_1


Adrian pun memeluk Naomi dengan erat seakan kekasihnya itu akan meninggalkannya selamanya. Naomi juga menangis meraung-raung karena akan meninggalkan kekasih yang sangat dia cintai.


Adrian berkata " aku akan selalu berada di sampingmu aku menyayangimu sayang, aku janji". dengan tubuh bergetar menahan rasa sakit di hatinya.


__ADS_2