Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 80


__ADS_3

Pov Eleanor


Helen dan Fiona wanita yang bodoh Adrian tidak salah dalam hal penculikan anak-anak tapi mereka malah menuduhnya yang tidak-tidak seakan Adrian yang merencanakan semuanya , lihat sekarang Adrian bahkan tidak mau menatap mereka.


ahhh aku beruntung Adrian masih mau menemani ku berbicara karena pada saat itu aku tidak ikit-ikutan terhasut oleh kata-kata Helen dan Fiona, jika saat itu aku ikut ikutan maka di pastikan bahwa aku juga akan bernasib sama seperti mereka berdua.


seperti saat ini aku dan Adrian sedang menemani anak-anak Jalan-jalan hanya berlima kami serasa seperti pasangan bahagia suami, istri dan anak-anak tanpa terganggu dengan adanya Helen dan Fiona, padahal Adrian sebenarnya punya lebih dari satu istri.


Jika ditanya bahwa aku ini senang kalau mereka marahan aku senang sekali karena hampir sebulan aku menguasainya sendirian tanpa di ganggu oleh mereka.


Hati ku senang karena selama beberapa hari ini Adrian tidak pernah lepas dari pelukan ku, tapi dia pernah bilang kepada ku " Sayang aku kasihan kepada mereka berdua karena hampir sebulan aku mendiamkan mereka"

__ADS_1


aku yang tidak ingin dicap orang tidak baik langsung mengatakan kepadanya " yang ada baiknya kamu maafkan aja mereka kasihan" percakapan kami Disaat kami punya waktu berdua dan anak-anak sudah berangkat ke sekolah.


Adrian berkata " iya juga kasihan mereka tapi tunggu dulu kalau mereka tobat aku akan nemenin mereka ngomong "


aku pun mengangguk mengerti dan hati ku gelisah dikarenakan Adrian akan kembali kepelukan Helen dan Fiona lagi dan aku akan menjadi yang terbelakang jika Adrian sudah berada di pelukan mereka.


tapi mau bagaimana lagi Adrian bukan hanya milikku tapi juga milik mereka berdua dan milik anak-anak, kalian tahu anak-anak bahkan tidak akan pernah mau memberikan kami kesempatan berdua dengan Adrian padahal kami duluan yang mengenal. Ayah mereka daripada ketiganya.


sekarang aku punya banyak kesempatan dengannya tidur dengannya, makan dengannya mandi dengannya bahkan jalan sekalipun dengannya, Adrian pernah mengatakan bahwa dia tidak bermaksud tidak adil, dia selalu ingin juga berduaan dengan ku tapi Helen dan Fiona yang selalu menguasainya.


Disaat aku bertanya kenapa mereka tidak membiarkan ku berduaan dengan suamiku mereka mengatakan bahwa mereka duluan yang harus bersama dengan Adrian dan aku belakangan saja.

__ADS_1


jika seperti itu maka Adrian akan langsung meminta maaf dan menyuruh ku bersabar bahwa kedepannya akan ada waktu untuk kami berdua dan ternyata benar kami punya waktu, aku merasa Tuhan menjawab doaku di dalam hatiku mengatakan "( maaf kalian berdua giliran ku menguasainya kalian nanti saja hehehe) ".


Tapi aku merasa bahwa Adrian akan kembali kepada mereka berdua dan aku akan kembali menjadi anak bawang.


Siang tadi Adrian berkata kepada ku bahwa " Elea sudah saatnya hukuman mereka aku cabut dan sudah saatnya kita kembali seperti biasanya, kamu tahu anak-anak selalu bertanya kepada ku, kata mereka " kenapa Papa tidak ngomong sama Mama Helen dan Mama Fiona? karena kami liat kedua mama kami itu suka murung bahkan sama kami juga " Jadi aku berinisiatif untuk memaafkan mereka berdua dengan catatan jika mereka mengulanginya lagi maka aku tidak akan memaafkan mereka "


aku yang tidak ingin egois mengatakan " Kalau kamu sudah memutuskan begitu maka aku tidak bisa berbuat apa-apa "


Adrian berkata " Terima kasih karena kamu sudah mau mengerti "


aku pun mengangguk mengerti dan memeluknya dengan erat Seakan-akan keesokan hari aku sudah tidak bertemu dengannya.

__ADS_1


__ADS_2