Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 19


__ADS_3

ketika ingin masuk ke kamarnya suara ketukan pintu terdengar dari luar.


Tok tok tok tok tok


Dia pun keluar menemui siapa yang ingin datang bertamu. Pintu pun di buka oleh Adrian dan ternyata yang datang adalah si penyewa rumah dan berkata dalam hati " Baru saja aku ingin menelfon nya ternyata dia duluan yang menemui ku secara langsung "


Adrian pun mempersilahkan nya masuk dan orang itu berkata " Nak bagaimana keadaanmu setelah kepergian orang tuamu"


Adrian pun menjawab " yah walaupun masih sedih, saya tidak mungkin kan terus berlarut-larut "


Si pemilik rumah pun berkata kepada Adrian " Nak bukan maksudku untuk mengusir mu dari sini tetapi ini adalah waktunya kamu pergi dari rumah ini karena sudah tenggang waktu kalian tinggal di sini" Berkata setelah berbasa basi.

__ADS_1


Adrian pun membalas " Aku baru ingin menemui anda dan membahas tentang rumah ini. Aku berniat untuk pindah dari sini karena jika aku tinggal di sini, aku selalu ingat orang tuaku" dengan nada bersedih


Si pemilik bertanya " terus setelah ini kamu akan tinggal dimana? "


Adrian pun menjawab pertanyaan tersebut " aku berniat mencari apartemen untuk di sewa di dekat perusahaan One championship tuan"


si pemilikpun heran kenapa Adrian ingin tinggal di sekitar Perusahaan ilmu bela diri tersebut " Kenpa kamu ingin tinggal di sana nak? "


Si pemilik pun mengerti dan memberikan solusi kepada Adrian " Oh kalah begitu bagaimana kalau kau tinggal di apartemen yang di sewakan oleh teman ku di sana. Lalu letaknya tidak jauh dari perusahaan tersebut "


Adrian pun bersemangat mendengarnya " boleh tuan? Kalau boleh Besok aku akan langsung kesana setelah membereskan barangku"

__ADS_1


si pemilik berkata " Tentu, kalau begitu aku harus pulang, besok aku datang lagi kemari untuk mengambil kunci." Dia pun berpamitan dan langsung pergi.


setelah mengobrol dengan si pemilik rumah Adrian pun mulai membereskan barang yang akan dia bawa pergi seperti baju, uang tabungannya, Alat mandi, dan beberapa barang peninggalan orang tua angkatnya.


Keesokan Harinya tiba saatnya dia pun pergi. sebelum pergi diapun melihat ke sekeliling rumahnya dan teringat semua yang telah terjadi di dalam rumah ini. Setelah selesai dia pun berpamitan kepada si pemilik rumah dan langsung menuju stasiun kereta. sebelumnya si pemilik rumah sudah menghubungi temannya yang punya apartemen di sana.


Setelah sampai ditujuan diapun naik bus untuk sampai ke apartemen yang di maksud oleh si pemilik rumah. Sesampainya di apartemen dia pun langsung menemui teman dari si pemilik rumah. Setelah menemukan si pemilik apartemen yang bernama Toshiro dia pun memperkenalkan diri dan ternyata Toshiro sudah tahu tentang dia dari temannya dan sedaritadi sudah menunggu Adrian.


Dia pun menjelaskan kepada Adrian tentang apartemen nya dan biaya sewa tinggal di sana yaitu 4000 yen atau Rp 500.000 itu sudah murah bagi Adrian, lagipula Adrian akan di bayar banyak oleh One championship jadi baginya Rp 500.000 itu uang yang sedikit.


Setelah mengobrol Toshiro pun memberikan kunci apartemen Adrian yang terletak di lantai 8 ,Di kamar 818 . Adrian menuju ke apartemennya sesampainya di sana dia pun masuk kedalam dan melihat isinya. sudah terdapat springbed, TV, AC, kamar mandi, meja kecil, lemari dan kompor. Adrian pun berujar sendiri ( aku pikir dengan 500.000 aku hanya mendapat kamar standar ternyata setelah kulihat sendiri dengan mata kepalaku ini luar biasa?.

__ADS_1


Diapun masuk kedalam dan menyusun barang yang dia bawa dari Rumah lamanya termasuk fotonya bertiga dengan orang tua angkatnya.


__ADS_2