
Setelah 3 hari acara kencan Fiona dan Adrian. Kini Adrian mencoba menghubungi Helen si ratu jutek untuk menawarkannya berkencan dan Adrian juga masih berada di jakarta sampai selesai mengencani gadis-gadis ini.
Drrt drrt drrt!!
Helen " Halo ini siapa sih yang selalu menelfon? " dengan nada kesal.
Adrian pun kaget dengan suara itu " Halo ini aku Adrian''
Helen pun terkejut dan merubah cara bicaranya tapi masih dengan nada dingin " Hm ada apa menelfon? " langsung to the point Adrian berkata dalam hati "( Jutek banget tapi cantik sih) ".
Adrian " Apa kau punya waktu hari minggu ini tidak? "
Helen " Tidak ada sih, memangnya ada apa?"
Adrian " Aku ingin mengajakmu makan malam bagaimana " Helen pun langsung tersenyum tapi langsung mengubah mimik wajahnya lagi
Helen " ok kalau begitu, Jam Berapa? "
Adrian " Nanti aku akan menghubungi mu jam berapa dan di mana tempatnya yah? sudah dulu selamat malam"
__ADS_1
Helen " iya" Tapi langsung Tertawa bahagia
Diseberang sana setelah menelfon Adrian berkata "uhh sok jutek ternyata malah nerima gimana yah jadi suaminya nanti? " dan langsung mematikan lampu dan bergegas untuk tidur.
Detik demi detik , menit demi menit, jam demi jam dan hari demi hari pun berlalu saat ini hari minggu Adrian berangkat menuju kerumah Helen untuk menjemputnya, sesampainya di sana Adrian pun kembali di sambut oleh orang tua Helen dalam hati "(maaf yah om bukan maksud saya mempermainkan anak om cuma saya ingin menyeleksi calon istri untuk saya kedepannya) "
Ayah Helen " Nak Adrian sekarang umurnya berapa? "
Adrian " 23 Tahun om" Menjawab pertanyaannya.
Ayah Helen " wah berarti masih mudah banget yah jadi pebisnisnya, saya aja dulu usia saya sudah mendekati kepala tiga baru perusahaan om sukses. Tapi kamu baru usia 23 Tahun sudah punya perusahaan di mana-mana sukses lagi hebat kamu" Sambil menepuk pundak Adrian.
Adrian pun pamit dengan orang tua Helen " Yuk, berangkat kami pergi dulu om tante"
Ayah Helen pun memberikannya pesan " Iya hati-hati yah dan sabar aja dengan sifatnya Helen memang dia gitu orangnya" Helen mendelik kepada ayahnya, Ayahnya hanya bisa cengegesan.
mereka pun menuju ke mobil dan Adrian pun memperlakukan Helen sama seperti Fiona.
sampai di restoran yang berbeda mereka pun turun dan di sambut oleh para pelayan restoran. mereka pun memesan makanan yang akan mereka santap. selesai memesan mereka berdua menunggu pesanannya datang, setelah datang mereka menyantap makanannya sambil mengobrol.
__ADS_1
Adrian pun bertanya " Kamu sibuk apa sekarang?"
Helen menjawab dengan jutek " Cuma persiapan syuting iklan aja kok, kalau kamu? Harusnya yah sekarang itu kamu nikah supaya punya kesibukan"
Adrian kembali menjelaskan balik " yah aku nyari pekerjaan supaya sibuk nanti aja deh nikahnya belum nemu yang cocok"
Helen pun memberi nya solusi " Yah usaha dong nyarinya kan kamu ganteng yah, mapan apalagi yang kamu tunggu"
Adrian ikut bertanya balik " Nantilah kalau udah nemu yang cocok langsung deh nikah, kamu nggak nikah? "
Helen pun berkata dengan juteknya" Gimana mau nikah orang aku gak percaya sama laki-laki, mereka semua itu brengsek sama kayak mantannya Fiona brengsek semuanya"
Adrian juga memberinya solusi " ya itu kan mereka banyak kok diluar sana laki-laki yang baik"
Helen pun berucap " kan kita gak tahu sifat mereka"
mereka pun terus mengobrol sampai tengah malam, Adrian pun mengantar Helen pulang dan saling berpamitan.
Mobilnya pun berjalan menyusuri kota jakarta dan menuju pulang kerumahnya.
__ADS_1