
bagi ketiga anaknya itu Adrian adalah seseorang yang sangat hebat dan selalu menjadi idolanya.
Saat ini Adrian mempersiapkan dirinya untuk pulang karena dokter sudah memeriksa dirinya bahwa dirinya sudah membaik setelah menjalani perawatan secara berkala seperti saat terapi pada tulang rusuknya.
Adrian juga sudah mendengar bahwa orang yang menabrak dirinya dengan sengaja adalah mantan rekan bisnisnya yang membuat dirinya marah dan menyuruh anak buahnya mempersiapkan segala macam agar orang itu jera dengan hukuman yang dia beri.
tidak hanya itu Adrian juga mengeruk seluruh kekayaan orang itu dan masih menyisakan sedikit untuk keluarganya. begitulah Adrian jika ada yang berani mengusik kehidupannya maka dia akan membalas orang itu berkali-kali lipat.
saat ini dia tengah mempersiapkan dirinya untuk pulang dengan di temani para keluarganya.
Helen bertanya ke sang suami " sayang apa tidak ada lagi barang mu yang tersisa untuk di bawa pulang? "
Adrian tersenyum dan bertanya " bagaimana dengan sabuk kejuaraan ku sayang karena sewaktu aku pulang dari Amerika perjalanan ku kerumah aku membawa sabuk ku itu"
Helen dan yang lain pun menelpon supir Adrian yang menjemputnya saat itu yang ternyata sabuk itu sudah di bawa pulang dan sudah berada di dalam kamar mereka.
Fiona yang selesai menelfon langsung memberi tahu suaminya " sayang katanya sabuk kamu itu sudah ada di rumah, jadi jangan khawatir "
__ADS_1
Adrian pun tersenyum dan langsung memeluk mereka.
Adrian berkata " kalau begitu ayo kita pulang aku ingin berolahraga sebentar "
Eleanor tersenyum dan mengingatkan dengan lembut " sayang nanti yah olahragnya tunggu kamu pulih dulu"
Adrian berkata " sayang tubuh ku sudah membaik lihat ini aku perlu persiapan untuk laga ku selanjutnya dan kalian tahu tubuh ku agak mengurus "
Helen dengan tegas berkata " oke nanti yah tapi kamu harus banyak istirahat "
Adrian menganggukkan kepalanya yang pertanda bahwa dia mengiyakan permintaan istrinya itu. Diperjalanan pulang Adrian selalu meminta untuk mengemil sesuatu agar perut Adrian terisi oleh makanan walaupun hanya sekedar makanan ringan saja.
sesampainya di rumah mereka Adrian tidak menemukan keberadaan anak-anak kesayangannya itu biasanya saat dia pulang mereka sudah berlarian.
Adrian bertanya-tanya " sayang kemana anak-anak pergi? apa mereka masih di sekolah? "
Eleanor berkata " mungkin saja mereka masih di sekolah dan belum pulang "
__ADS_1
Adrian memanggil salah satu supirnya dan menyuruhnya menjemput anak-anak di sekolah,tapi supir berkata anak-anak sudah di jemput dari tadi.
Diapun masuk kedalam rumah dan mencari keberadaannya pas dia menuju ke ruang keluarga tiba-tiba.
Dea berlari kearah dengan membawa sebuah cupcake,Adrian yang melihat itu langsung menggendong putri kesayangannya itu dan bertanya kemana saja tadi.
Adrian bertanya dengan lembut " dari mana sayang Papa cari tadi gak ada"
Dea berkata dan menyuapkan cupcake " aku buat kue buat Papa nih cobain"
demi membahagiakan putrinya itu Adrian langsung memakan cupcake itu lalu berkata enak, membuat anaknya itu langsung tersenyum.
lalu Adrian bertanya " sayang kakak- kakak kamu kemana kok Papa gak liat"
Dea berkata " Kak Marshall dan kak Arvin ada di kamarnya Pah mereka lagi kerjain PR"
Dengan Dea di gendongannya Adrian ke kamar anak-anaknya, pas pintu kamar mereka di buka mereka langsung berlarian memeluknya membuat para ketga istrinya tersenyum karena melihat anak-anaknya kembali tertawa.
__ADS_1
lalu Adrian berkata " karena Papa sudah sembuh maka besok Papa antar kalian sekolah, oke" mereka pun langsung bersorak dan memeluk sang Papa.