Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 27


__ADS_3

Fiona, Helen dan Eleanor yang mendengar suara berat Adrian semakin jatuh cinta dengannya.


Fiona berkata ( Suaranya berat, seksi sekali).


Helen pun berkata ( ternyata seperti ini suaranya jika dia tidak diam).


Eleanor pun ikut berkata ( Ah sangat seksi tubuhnya saja seksi di tambah dengan suaranya yang juga seksi ya Tuhan).


Mereka pun semakin jatuh dalam pesona seorang Adrian. Dan berniat ingin menonton lagi laga kedua Adrian yang berlangsung 3 bulan lagi.


sedangkan Naomi hanya tersenyum melihat kemenangan sang kekasih. orang tua dan kakak Adrian pun ikut menonton walaupun hanya sebatas di dalam TV mereka pun menangis terharu melihatnya


Bunda berkata " Ayah anak kita menang, anak kita menang" sambil menangis.


Ayah berkata " iya anak kita hebat, anakku hebat. " ayah berteriak dengan bangga

__ADS_1


Adnan pun ikut terharu sambil menggendong sang anak " Paman mu menang Timmy. Dia hebat Timmy ayah bangga menjadi kakaknya.


istri Adnan pun tak kuasa menangis tapi dalam hatinya menyimpan rasa suka kepada adik ipar nya itu dalam hati berkata " ( Dia hebat, Tubuhnya lebih indah di lihat daripada tubuh milik suamiku. Ah andai aku ketemu lebih dulu dengannya pasti menyenangkan).


Amara juga berkata " Adikku menang Tuhan" juga ikut menangis.


ardyan berkata " Kakak hebat aku ingin hebat seperti nya besok akan ke ceritakan ini kepada teman-teman" dengan bangga.


setelah beberapa hari setelah laga itu kini Adrian mulai di kenal oleh seluruh masyarakat diapun mulai muncul di berbagai televisi dan dia juga sering menjadi perbincangan dari seluruh kalangan.




sekarang dia tidur di dalam kamar Naomi tapi tidak melakukan apa-apa hanya pelukan saja. Adrian dari semalam tertidur di sini bersama kekasihnya.

__ADS_1



cahaya matahari pun menyinari setiap sudut kamar itu melalui celah gorden yang membuat mereka terusik dari tidurnya. Naomi duluan terbangun dan melihat bahwa kekasihnya masih dalam keadaan tertidur dia pun membangunkan Adrian dengan mengecup. pipinya.


Naomi menggoyangkan tubuh Adrian dan berkata " Adrian bangun ini sudah pagi" diapun bergerak dan membuka matanya Dia yang melihat Naomi pun langsung mengeratkan pelukannya dan mencium kening sang kekasih Adrian menyapa " selamat pagi, Aku semalam tidur disini aku tidak apa-apain kamu kan? " Naomi pun ikut mengeratkan pelukannya dan kembali menyapa "selamat pagi juga, Tidak lihat pakaian kita masih lengkap. lagipula kalau Kita melakukannya kan kita sepasang kekasih" ujarnya sambil mencium Rahang Adrian.


Adrian pun menggeleng dan berkata " kita akan melakukannya di saat kita sudah menikah"


Naomi pun berkata " memangnya kamu akan menikahi ku? " Adrian pun mengangguk. Naomi pun tersenyum kemudian, Adrian berkata " Aku ingin kamu yang mendampingi ku seumur hidup ku" Ucapnya dengan lembut.


Tanpa Adrian tahu bahwa selama ini penyakit yang di sembuyikan oleh Naomi. Naomi menderita penyakit kanker tulang stadium awal yang mengharuskan nya check up setiap bulan dan meminum obat setiap harinya. Saat pertama kali mendengarnya Naomi menjadi sedih impiannya untuk bersama Adrian seketika pupus.



Melihat senyum Adrian menjadi penyemangat bagi hidupnya, Tapi Tuhan mengujinya dengan penyakit seperti ini dia pun berkata dalam hati " ( mungkin aku tidak berjodoh dengannya sekarang. mungkin di kehidupan yang lain aku tidak akan pernah melepaskannya. Maaf kan aku sayang aku menyembunyikan ini dari mu karena aku tidak ingin melihatmu sedih. selama ini kita selalu bersama tapi sekarang kita akan di pisahkan) Ujarnya dengan sedih.

__ADS_1



Adrian yang melihat Naomi melamun langsung membuyarkan nya dan bertanya "ada apa" Naomi pun menjawab dengan celengan " tidak apa apa " katanya sambil. memeluk kekasihnya.


__ADS_2