
Adrian yang mendengar itu menjadi tertawa karena tingkah ketiganya itu.
Lalu diapun bangkit menuju ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri dan kembali mempersiapkan diri untuk menjemput anak-anak kesayangannya itu.
sesampainya di sekolah anak-anak nya diapun menunggu kedatangan mereka untuk keluar hingga sore dan hasilnya nihil karena ketiganya belum juga keluar-keluar maka diapun menemui security disekolah itu.
Adrian bertanya " maaf Pak apa anak-anak saya sudah keluar dari tadi atau bagaimana kok belum juga keluar yah? "
satpam itu terkejut karena Adrian sudah berada disini dan sekolah itu juga sudah pulang dari tadi dan berkata " Maaf Pak bukannya tadi anda menyuruh salah seorang supir anda untuk menjemput mereka " Adrian yang mendengar itu menjadi panik.
Kemudian Adrian menelfon ketiga istrinya bahwa anak-anak mereka hilang dan jelas saja ketiganya juga ikut panik dan dengan berinisiatif Adrian menyuruh beberapa polisi dan anak buah suruhannya untuk mencari anak-anaknya itu.
Adrian berkata " sial anak-anakku ada yang menculik aku akan membunuh orang itu jika aku tahu dia siapa, sayang kalian tunggu Papa akan datang "
__ADS_1
Segala penjuru kota Adrian mencari ketiganya tapi hasilnya nihil dan tidak lama polisi itu menelfon Adrian bahwa keberadaan anak-anak nya sudah di temukan. ketiganya sekarang berada di sebuah gedung kosong dengan seorang wanita yang berdiri di depan mereka.
wanita itu tidak lain adalah lusi mantan kekasih dari Adrian yang saat itu di putuskan karena kedapatan bercinta dengan pria lain di hotel Adrian. Wanita itu nekat menculik anak-anak Adrian karena dia ingin kembali kepelukan mantan kekasihnya itu karena selama ini dia menikah dengan pria selingkuhannya itu tidak mendapatkan kebahagiaan.
karena suaminya itu hanya selalu berada dirumah dan tidak pernah berinisiatif untuk mencari pekerjaan karena selama ini pria itu sudah tidak bisa bekerja lagi karena namanya sudah dibekukan oleh Adrian saat itu, pria itu hanya makan tidur makan tidur saja dan tidak pernah memberikan lusi uang.
Dan tak jarang lusi selalu dianiaya oleh pria itu hingga selalu mengatakannya ****** bahkan pria itu juga selalu pulang dalam keadaan mabuk dan selalu memaksa lusi untuk memberikannya uang. Hal itu yang membuat lusi jengah dan ingin segera kembali ke pelukan Adrian dia menyesal menukar sebuah berlian menjadi sebuah perhiasan yang tidak ada harganya.
makanya lusi selalu mengintai keadaan Adrian sekarang dia melihat bahwa Adrian sudah bahagia dengan ketiga istri dan ketiga anaknya sehingga diapun berinisiatif untuk melakukan ini agar kedepannya Adrian bisa bertekuk lutut dihadapannya dan mau kembali kepadanya.
Lalu tak lama Terdengar bunyi suara tembakan dari sekelompok polisi yang diperintahkan oleh Adrian untuk menangkap mereka dan tak lama kemudian Adrian tiba di depan gedung itu dan buru-buru mencari keberadaan anak-anaknya. kemudian dia mengikuti polisi itu dari belakang dan diapun melihat ketiga anaknya di ikat dengan keji dan wajah yang penuh ketakutan.
Arvin berteriak saat melihat Adrian " Pa tolong kami, kami dipukuli sama tante jahat" katanya sambil menangis.
__ADS_1
Dea juga ketakutan " Papa tolong Pa jangan tinggalkan kami di sini Pa" sambil menangis.
Adrian yang melihat ketiga malaikat kecilnya menangis menjadi sangat marah dan memerintahkan polisi-polisi itu menangkap lusi tapi seketika lusi menyandera Arvin dengan menodongkan sebilah belati ditangannya dan mengancam akan membunuh Arvin.
Adrian berkata " apa yang kau inginkan dari hah sehingga kau memasukkan anak-anakku dalam masalahmu"
lusi berkata " aku hanya ingin dirimu kembali kepada ku"
Adrian berkata " hah kembali padamu yang sudah menjadi barang bekas milik orang lain aku tidak sudi melakukan itu "
Adrian terus menemani lusi berbicara hingga salah seorang polisi berjalan kebelakang lusi dan menembak kakinya dan Arvin pun terlepas dari tangannya dan berlari kepelukan Papa nya.
Adrian pun membebaskan ketiga anak-anaknya itu dan memeluk ketiganya sambil mencium mereka dengan sayang untuk menenangkan mereka.
__ADS_1
Adrian berkata " kalian tenang saja Papa ada disini Papa tidak akan pergi kemana-mana " Adrian menangkan mereka sambil membelai kepala mereka.
lalu para polisi itu meringkus lusi dan membawanya kekantor polisi untuk diadili