Kisah Pengusaha kaya raya

Kisah Pengusaha kaya raya
Chap 84


__ADS_3

ketiga istrinya juga menatap tajam kearah pria itu yang tidak tahu diri itu karena sudah menawarkan seorang gadis kepada suami mereka tepat di depan mereka sendiri, mereka mencoba untuk berdiri dan menyerang wanita itu tapi Adrian sudah berbicara.


Andriana berkata " kau berfikir aku ini apa? kau lihat sana aku sudah memiliki banyak istri kau fikir aku ini pria mata keranjang? " mengamuk sambil tetap duduk di kursi kebesarannya.


Karyawan yang berada disana juga sudah melihat sinis ketiga orang itu dan berkata dalam hati mereka "( Cih barang bekas seperti itu ditawarkan kepada Tuan Adrian sedangkan kecantikan ketiga istrinya melebihi wanita itu) " mereka terus mengumpat dengan wajah yang siap memangsa ketiga orang itu.


karena marah Adrian memanggil asistennya untuk masuk kedalam ruang rapat.


Adrian berkata " aku mau kau sekarang kerahkan semua anak buah mu untuk mengakuisisi perusahaan para bedebah ini beli dengan harga yang murah dan serahkan bukti-bukti ini ke kantor polisi " kata Adrian dengan nada bicara yang arogan.


kedua orang itu menjadi pucat karena sebentar lagi mereka akan menjadi gelandangngan.

__ADS_1


Tapi gadis seksi itu berkata tanpa tahu malu" kau belum merasakan ku, jika sekali kau merasakan ku maka kau tidak akan pernah lepas dan mungkin meninggalkan ketiga istrimu" dengan nada sedikit mendesah untuk menggoda Adrian yang menatapnya dengan ekspresi jijik.


Adrian berkata " Barang bekas seperti dirimu ingin bersanding dengan para wanita ku lihat mereka bertiga kecantikan mereka bertiga melebihi kecantikan mu, maaf saja aku tidak mau menerima Puntung rokok seperti mu dan pantang bagi seorang Faturrahman memakan makanan sisa"


wanita itu memerah karena malu lalu dia berteriak " kau fikir kau siapa yang mengatakan itu kepada ku, dengar yah aku lebih baik daripada ketiga wanita mu, Ayah kenapa kau mau diperalat olehnya "


Tak lama setelah teriakan wanita gila itu sebuah telfon menginterupsi mereka yang berasal dari Ayah wanita itu.


Pria itu berkata " Halo ada apa kau menelfon ku? aku sudah mengatakan bahwa aku sedang ada rapat "


pria itu terkejut dan menjatuhkan ponselnya, tidak sampai disitu Adrian kembali menyuruh asistennya.

__ADS_1


Adrian memberi perintah " kau sita seluruh aset miliknya mulai sekarang aset milik mereka adalah milik kita dan besok kau harus kesana untuk menyatukan perusahaan mereka dengan perusahaan kita jadikan perusahaan itu sebagai anak dari perusahaan AAF corporation dan juga kau naikkan gaji karyawan disana samakan saja dengan gaji karyawan kita disini dan jangan lupa cari tikus tikus yang menggerogoti perusahaan dan laporkan kepolisi" asistennya pun bergerak.


pria pria itu menjadi lemas mendengarnya habis sudah yang telah mereka miliki lebih dari 10 tahun mereka mendirikan perusahaan itu dan sekarang perusahaan itu hancur hanya dalam beberapa detik saja, pemilik perusahaan itu terdiam dengan tatapan kosongnya.


pria yang menemani pemilik perusahaan itu menjadi marah kepadanya dan berkata " ini semua karena dirimu yang mengajakku untuk mencoba menumbangkan perusahaan ini tapi apa yang aku dapat bukannya keuntungan malah sebuah kebangkrutan, sialan kau" sambil memukul pria paruh baya itu.


Disebelah sana ketiga istri Adrian tersenyum senang karena Adrian tahu apa yang menjadi masalah mereka sedari tadi, mereka pun berdiri dan mendekati Adrian dan tepat didepan suami mereka, tanpa aba aba mereka bertiga menampar wajah kedua pria itu mereka membiarkan gadis itu terlebih dahulu baru mengeroyoknya.


Helen berkata kepada wanita itu " kau fikir kau siapa yang membentak suami kami seperti itu hah? " menampar wanita itu hingga terduduk.


Fiona berkata " kau dasar ****** berani menggoda suami kami " sambil menjambak rambut wanita itu.

__ADS_1


Eleanor yang biasanya bersikap lemah lembut kini juga ikutan bringas karena marah mendengar semua yang dikatakan oleh orang-orang itu.


Adrian yang melihat itu tersenyum lalu menghentikan mereka, asistennya kembali masuk kedalam dan memberi tahukan bahwa semua anak buahnya sudah menyita sebagian aset mereka.


__ADS_2