Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Part Taha &Vina 1


__ADS_3

Malam pun telah berganti,pagi itu Vina sudah siap untuk kembali ke kotanya.Dia tidak ingin terlalu lama tinggal di kota yang selalu membuat hatinya terluka.


Tingtong ."tiba-tiba bel rumah Vina berbunyi buru-buru dia pun berjalan ke arah pintu melihat siapa orang yang bertamu sepagi ini.


Hei." ucap seseorang saat Vina membukakan pintu.


Taha.? ada apa pagi-pagi sudah kesini.?tanya Vina,pria itu terlihat rapi dengan stelan kemejanya yang berwana biru sehingga membuat dia terlihat tampan apalagi di tambah dengan senyum manisnya,sungguh wanita manapun pasti akan terkesima melihatnya.


Aku akan mengantarkanmu ke Bandara." ucap Taha paham akan raut wajah Vina yang kebingungan.


Tidak usah Taha,aku bisa naik taxsi." tolak Vina.


Tidak ada penolakan,kemarin kamu ingkar tidak pulang denganku dan sebagai gantinya kamu harus menerima tawaranku yang ini." kekeh Taha dan Vina pun hanya bisa mengehal napasnya rasanya akan sia-sia jika harus beradu mulut dengan pria ini.


Yasudah masuk,aku masih membereskan bajuku mungkin sebentar lagi juga selesai." ucap Vina dan Taha pun masuk ke dalam mengikuti Vina dari belakang.


Kau tinggal sendiri disini.?tanya Taha melihat sekeliling rumahnya yang terlihat sepi tak berpenghuni.


Iya,karena mamahku juga tinggal di Bandung." jawabnya pokus memasukan baju ke dalam koper.


Hmmm,,padahal rumah ini terlihat nyaman sekali sayang kalau di biarkan kosong tak berpenghuni." ucap Taha

__ADS_1


Sebenarnya ada bibi dan suaminya yang merawat rumah ini tapi mereka sedang pulang kampung,mungkin besok mereka akan pulang." jelas Vina yang sudah selesai memasukan bajunya.


Ayoo ."ajak Vina sudah menyeret kopernya.


Sudah.?tanya Taha memastikan dan di balas anggukan oleh Vina.Lalu mereka pun kekuar rumah.


Kamu duluan saja aku mau mengunci pintu."ucap Vina


Yasudah sini kopermu biar aku simpan di bagasi."pinta Taha mengulurkan tangannya dan Vina pun memberikan kopernya kepada Taha.


Sudah.?tanya Taha saat melihat Vina menghampirinya.


Iya." jawabnya dan Taha pun membukakan pintu mobil untuk Vina.


Perlahan-lahan mobil pun melaju meninggalkan rumah Vina.


Selamat tinggal."batin Vina menatap rumahnya.


Aku pasti akan merindukanmu." tiba-tiba Taha membuka suaranya saat di perjalanan.


Hahaha,,kau bisa main ke Bandung bahkan jaraknya pun tidak terlalu jauh dari kota ini." ucap Vina terkekeh.

__ADS_1


Haha benarkah.?apakah aku boleh main ke Bandung.?tanya Taha memastikan.


Tentu,itu bukan kotaku siapapun bisa berkunjung ke sana." jawab Vina tersenyum.


Tetap saja kau adalah pribuminya." ucap Taha setelah itu tidak ada lagi percakapan di antara mereka.


Sekitar 30 menit akhirnya mobil Taha pun sampai di Bandara,lalu dia pun buru-buru turun dan mengeluarkan koper Vina dari bagasi.


Makasih Taha sudah repot-repot mengantarkanku." lembut Vina tersenyum.


Yasudah aku masuk dulu ya."ucapnya lagi siap menyeret kopernya.


Tunggu." teriak Taha dan Vina pun menghentikan langkah kakinya.


Ada apa.?tanya Vina heran


Ini untukmu." Taha memberikan gelang lucu seperti dari benang namun terkesan elegan.


Ini adalah gelang persahabatan,aku juga memakainya." ucap Taha menunjukan tangannya yang terdapat gelang berwarna hitam.


Makasih." ucap Vina menerima gelang tersebut dan langsung memakainya.

__ADS_1


Yasudah aku pergi dulu,bye." Vina melambaikan tangannya meninggalkan Taha.


Aku berharap Tuhan mempertemukan kita lagi." batin Taha melihat kepergian Vina.


__ADS_2