
Kini malam pun telah tiba, namun hati dan pikiran Yuda masih resah akan semua hal yang terjadi pada kantor dan istrinya.Dia sedang termenung di balkon kamar dengan di temani angin yang berhembus sedikit kencang.
Mas..."tiba-tiba terdengar suara sang istri memanggilnya.
Loh, kenapa bangun.?tanya Yuda membalikan badannya.
Karena kamu gak ada,makannya aku bangun." ucap Yura berjalan mendekati sang suami.
Mas kenapa.? disini dingin masuk yuk.!! ajak Yura memegang tangan Yuda.
Mas gapapa sayang, yuk kita tidur." ajak Yuda masuk ke dalam kamarnya menggandeng tangan Yura.
Mas,,,,!! ucap Yura setelah mereka membaringkan tubuhnya di ranjang.
Ya sayang." jawab Yuda memandang wajah istrinya.
Apakah mas sedang memikirkan kejadian tadi.? tanya Yura.
Tidak, sudah lupakan saja sekarang kamu tidur lagi oke.!! titah Yuda menarik tubuh Yura ke dalam pelukannya.
Lalu Yura pun membalas pelukan sang suami dan mencoba memejamkan matanya kembali.
Aku berjanji akan menjaga kamu dan calon anak kita sayang ."batin Yuda
^
^
^
^
Kini pagi pun telah tiba,Yuda sudah bersiap-siap untuk pergi ke kantornya.
Mas,,,,Apakah aku boleh ikut ke kantor." ucap yura saat memasangkan dasi pada suaminya.
Loh kenapa.?tanya Yuda
Aku takut mas disini." rengek Yura
Kan ada para art." ucap Yuda
__ADS_1
Tetep aja mas,mereka kan gak selalu nemenin aku." ucap Yura kekeuh ingin ikut.
Mmmmp,,,,,baiklah..!!tapi mas gak mau kamu kecapean ya." ucap Yuda.
Siap bos." jawab Yura senang ,buru-buru dia pun mengganti daster rumahannya dengan baju yang lebih rapi.
Ayoo." ajak Yura setelah selesai dandan.
Lalu mereka pun turun ke bawah,menuju meja makan dan ternyata disana sudah ada orang tua Yuda.
Loh mah,pah kapan kesini..?kok gak kasih tau aku..?tanya Yuda menyalami kedua orang tuanya di ikuti oleh Yura.
Mamah sengaja gak bilang sama kamu dan Yura, mamah kesini karena denger kabar bahwa perusahaan kamu kebakaran." ucap mamah Yuda panjang lebar
Ooh iya mah,sepertinya ada yang sengaja." ucap Yuda
HAH...!! Siapa.? tanya papa Yuda.
Yuda dan Anton sedang menyelidikinya pah." jawab Yuda
Papah dan mamah tenang saja, aku akan mengatasi masalah ini." ucapnya kembali.
Ya,semoga saja secepatnya bisa terungkap." ucap mamah Yuda.
Baik mah,," jawab Yura walau dalam hatinya dia merasakan ketakutan akan kejadian kemarin.
Syukurlah, kamu harus jaga kesehatanmu dan juga calon anak kalian." ucap sang mertua.
Iya mah ,aku dan Yura selalu berusaha menjaga calon anak kita." timpal Yuda tersenyum kedapa sang istri.
Hmmm,,,,kalau begitu ayo kita sarapan,mamah sengaja tadi masak dari rumah dan ingin sarapan bareng kalian." ucap mamah Yuda.
Lalu mereka pun melakukan sarapan bersama.
Mah,pah yuda dan Yura pamit ke kantor dulu ya." ucap Yuda setelah selesai dengan sarapannya.
Loh, kok yura ikut ke kantor.?tanya sang mertua heran.
Iya mah ,yura ingin ikut sama mas Yuda." timpal Yura.
Yaaaaah,padahal mamah kangen banget sama kamu." ucap mamah Yuda sedih.Merasa kasihan pada mertuanya akhirnya Yura pun mengurungkan niatnya untuk ikut ke kantor.
__ADS_1
•••••
*Di kantor*
Bagaimana An apakah kamu sudah menemukan dalang dari kejadian kemarin.? tanya Yuda.
Sudah pak..!! bapak benar ini adalah unsur kesengajaan dan pelakunya adalah pegawai kita sendiri." ucap Anton panjang lebar
APA..? siapa dia.? tanya Yuda geram
Dia adalah officeboy dia bernama Wawan." ucap anton kembali.
Apakah dia sudah lama bekerja disini.? tanya Yuda lagi.
Sekitar 1 tahunan pak." jawab Anton.
Hmmm,,,aku yakin pasti ads orang yang menyuruhnya." ucap Yuda sembari tangannya mengetuk-ngetukan bolpoin ke meja.
Apakah kamu sudah menanyakan siapa yang menyuruhnya..? tanya Yuda lagi.
Sudah pak,tapi dia tidak mau menjawab." jelas Anton.
Hmmm,,sepertinya aku harus turun tangan mengatasi masalah ini." gumam Yuda lirih.
Kamu tau An,kemarin Yura melihat ular di kamar." ucapnya lagi.
Hah....bagaimana bisa pak.?tanya Anton penasaran.
Aku yakin sepertinya ini ada sangkut pautnya dengan orang yang membakar kantorku." jawab Yuda.
Hmmm,,bisa jadi pak,tapi kira-kira siapa dalang di balik semua ini pak.? tanya Anton penasaran.
Sebenarnya aku sudah mengantongi satu nama,tapi aku masih butuh bukti yang kuat untuk menangkapnya." ucap Yuda tersenyum sinis.
Siapa pak.? tanya anton penasaran.
Tunggu saja kamu akan tau nanti,maka dari itu kita harus berusaha memaksa officeboy itu untuk mengatakan yang sebenarnya."ucap Yuda dan Anton pun menganggukan kepalanya.
Dan di tempat lain seseorang sedang merayakan keberhasilannya.....
Ini baru permulaan." ucapnya tersenyum sinis sembari meneguk wine.
__ADS_1
Hai semuanya, Mohon maaf lahir batin ya dari aku, maaf banget jika aku jrang up.!! dan semoga kalian sehat selalu di jauhkan dari berbagai penyakit.Oh iya aku ucapin terima kasih banyak untuk kalian yang setia menunggu ceritaku.Sekali lagi maksih bangt ya🤗☺