
Waktu sudah menunjukan pukul 16:00 sudah waktunya Yura pulang, semua karyawan membereskan kerjaan mereka masing-masing termasuk Yura dan kedua sahabatnya.
"Ra kita duluan ya,!" ucap Tania berpamitan kepada Yura.
Iya hati-hati." jawab Yura sembari tangannya masih membereskan berkas-berkas yang berada di mejanya ,sepuluh menit kemudian Yura pun keluar dari rauangannya dia berjalan keluar dari gedung namun cuaca cukup tidak bersahabat saat itu untuk dirinya ,yap sore itu hujan turun lumayan lebat dan kebetulan Yura tidak membawa mobilnya tadi pagi.
Yah ujan ," gumam Yura sembari berdiri di depan gedung."Mana deras lagi.!!
Tak lama dari arah belakang terdengar suara langkah kaki seseorang Yura pun menoleh ke belakang dan ternyata itu adalah langkah kaki Yuda dan sekertarisnya Anton.Jantung Yura berdetak kencang ketika tau siapa yang datang dari arah belakang antara senang dan gerogi (yaa gerogi lah orang Yura sudah punya rasa sama Yuda😁).
Eh, ,bapa baru pulang.??? tanya Yura ketika Yuda dan Anton melewatinya.
Tak ada jawaban baik dari Yuda ataupun Anton mereka berjalan terus tanpa menghiraukan keberdaan Yura serta celotehannya.
Huuuh dasar culcas (kulkas)di tanya gak jawab, gak sopan banget."grutu Yura lirih sambil menatap Yuda dan Anton berjalan ke parkiran.
Pak sepertinya nona itu terjebak hujan deh,apa tidak sebaiknnya kita tawarkan dia tumpangan,? ucap Anton kepada Yuda.
Yang bos di sini siapa aku atau kamu hah.? "sentak Yuda kepada Anton.
Ah iya maap pak saya sudah lancang."jawab Anton dengan kaku,Anton pikir sifat Yuda dan Rama ayahnya sama yang mana sifat Rama baik,ramah kepada setiap orang berbeda dengan anaknya yang dingin dan angkuh.
Mereka pun masuk ke dalam mobil,Anton duduk di belakang kemudi sedangkan Yuda duduk di kursi belakang (maklum obos)😁
__ADS_1
Namun ketika mobil Yuda hendak keluar gedung dan tepat ketika mobil melewati Yura tiba-tiba Yuda menyuruh Anton untuk berhenti.
Berhenti.!! ucap Yuda,dan seketika Anton pun menginjam rem secara mendadak."
Ada apa pak.?Tanya Anton bingung karena bos nya menyuruh dia untuk berhenti."
Kamu ajak wanita itu," titah Yuda sambil ekor matanya melirik kepda Yura yang tengah berdiri di samping mobilnya."
Ah baik pak." ucap Anton sambil keluar dari mobil.
Mari nona ikut saya." ucap Anton kepada Yura sembari membukakan pintu mobil belakang."
Seketika Yura melongo saat Anton menyuruhnya masuk ke dalam mobil obosnya dan yang paling mengejutkan lagi dia di suruh duduk berdampingan dengan obosnya.
Aaah senangnyaaa," hati Yura berjingkrak-jingkrak.
Yura pun duduk di sebelah Yuda dia sangat bahagia berbeda dengan Yuda dia merasa sangat kesal terhadap sekertarisnya itu karena menyuruh wanita gila itu untuk duduk di sebelahnya.
Sialan kau Anton." grutu Yuda dalam hatinya,karena membiarkan Yura duduk si sampingnya."
Anton pun masuk ke dlam mobil dan melajukan mobilnya,mobil pun melaju keluar dari gedung membelah jalanan.
Dimana alamat anda nona.?tanya Anton kepada Yura.
__ADS_1
Ah ,jalan xxxxx sekertaris An." ucap Yura.
Anton pun mengerutkan keningnya ,bingung dengan panggilan nya namun Anton hanya diam saja tidak terlalu menghiraukannya.
Tak butuh waktu lama untuk sampe di alamat rumah Yura, 30 menit kemudian mobil pun sampe di rumah Yura. seketika Anton pun langsung keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Yura.
Terima kasih sekertaris An.! ucap Yura sambil keluar dari mobil,tak lupa dia ucapkan terima kasih pula kepada Yuda.
Terima kasih pak atas tumpangannya,hati-hati di jalan." ucap Yura kepada Yuda,namun Yuda tidak menjawabnnya.
Anton pun masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya menuju kediaman rumah Yuda.
Kamu tidak perlu membukakan pintu untuknya dia bukan nyonya mu." tiba- tiba Yuda bersuara.
Ah baik pak." jawab Anton sambil menanggukan kepalanya."
haihai, segitu dulu ya teman2.
monmaap bgt kalau ceritanya B aja dan terkesan membosankan.maklum namanya juga pemula hehe msh thap belajar.
jangan lupa tinggalkn jejak ya, makasih
salam sayang dari aku🤗
__ADS_1