Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 75


__ADS_3

Selama di perjalanan tidak ada yang membuka suara kedua insan tersebut sibuk dengan pikirannya masing-masing.Hingga pada akhirnya Anton membuka suara...


Apakah kamu mau mampir dulu.? tanya Anton pokus mengemudi.


Mampir kemana.?tanya Tania memandang wajah Anton.


Mungkin cafe,kita bisa makan atau nongkrong disana itu juga jika kamu mau." jawab Anton sedikit ragu karena takut Tania menolaknya.


Apakah kamu akan mentlaktirku.?tanya Tania dengan nada becanda


Jika kamu mau aku akan mentlaktirmu sepuasnya." jawab Anton tersenyum.


Benarkah.?tanya Tania tak percaya.


Ya." jawab anton memandang Tania.


Aaah baiklah." jawab Tania gugup karena Anton memandangnya.


Lalu mobil pun melaju ke sebuah cafe ,cafe yang sangat bagus nan romantis cocok untuk anak muda pacaran atau pedekate haha.


^


^


****


•Rumah Yuda•


Kini Yuda pun sedang berada di kamarnya mamandangi wajah sang istri yang masih terlelap tidur dari tadi....


Kamu cantik sekali kalau lagi tidur." gumamnya menyelipkan rambut Yura yang sedikit menghalangi wajahnya.


Mas janji akan selalu menjaga kalian." ucapnya lagi sambil mengelus perut Yura.


Merasa ada yang mengganggu tidurnya Yura pun terbangun dan membuka matanya...

__ADS_1


Maaas." ucapnya dengan suara khas bangun tidur.


Apakah kamu bermimpi indah sehingga kamu sangat lama sekali tidur." goda Yuda mencium kening sang istri.


Memangnya jam berapa sekarang.?tanya Yura mencoba duduk dan di bantu oleh Yuda.


Jam 5 sayang." ucapnya mengelus pucuk kepala Yura.


Ya ampun aku lama sekali tertidur,apakah mamah dan papa masih ada.? tanya Yura


Dia sudah pulang tadi, mereka titip salam untukmu karena mereka tidak mau mengganggu tidurmu." ucap Yuda mengelus kepala Yura.


Hmmm,aku tidak enak sama mamah dia kesini tapi aku malah enak -enak tidur di tambah tidurnya sangat lama,pasti mamah tidak ada temannya."ucap Yura panjang lebar dengan perasaan bersalahnya.


Sudah tidak apa-apa,mereka ngerti kok kamu kan lagi hamil jadi bawaannya pasti lelah dan ngantuk." ucap Yuda lalu dia pun bangkit dari kasurnya...


Mau kemana mas.? tanya Yura melihat sang suami.


Ngambil minum untukmu." ucapnya menyodorkan air putih kepada Yura.


Makasih ya mas." jawab Yura menerima gelas dari sang suami lalu meminumnya hingga habis.


Baiklah,,!!apakah mas sudah mandi.?tanya Yura bangkit dari duduknya.


Kenapa memangnya,?mau mandi bareng.?goda Yuda mengedipkan matanya.


Aaah dasar mesum,aku kan cuma nanya." elak Yura lalu dia pun buru-buru masuk ke kamar mandi dan Yuda hanya tersenyum melihat tingkah sang istri yang selalu membuatnya gemas.


Setelah melihat sang istri masuk ke kamar mandi Yuda pun duduk di sofa yang ada di kamarnya lalu dia pun menghubungin Anton melalui pesan whatsaap.


📩:An bagaimana penyelidikanmu apakah sudah ada perkembangan.?"seperti itulah isi pesan yang di kirim Yuda untuk asistennya,namun sudah hampir 20 menit dia tidak mendapat jawaban dari asistennya.


Kemana ini anak." gumam Yuda memandang layar ponselnya.


Mas kenapa.?tanya Yura yang baru saja selesai mandi.

__ADS_1


Ah tidak, kamu sudah mandinya.? ucap Yuda menarik sang istri untuk duduk di sebelahnya.


Huum." ucap Yura duduk di sebelah sang suami.


Sini biar mas yang sisirin rambut kamu." ucap Yuda merebut sisir yang di pegang oleh Yura.


Dengan senang hati." ucap Yura memberikan sisir kepada suaminya lalu dia pun mengubah posisi duduknya menjadi membelakangi sang suami.


Hati-hati mas."ucap Yura memperingati.


Bawel,tenang saja." jawab Yuda mulai menyisir rambut sang istri.


"Wanginyaaaaah." ucap Yuda mencium rambut sang istri.


Buruan mas kenapa malah kamu mainin rambut aku." protes Yura sedikit menggerakan kepalanya ke kanan dan ke kiri.


Wangi yank,kamu pake sampo apa sih kok wanginya enak banget." tanya Yuda terus mencium rambut sang istri.


Pake sampo kasturi,hahaha." ucap Yura asal


Apaan itu kan tidak ada di dunia lagian bukan sampo tapi minyak kasturi." protes Yuda sedikit menarik rambut Yura


Awwww,,,,mas sakit ih,kamu jahat banget sama istri sendiri." grutu Yura kesal


Hehe,abisnya kamu kalau ngomong suka ngasal." ucap Yuda memeluk sang istri dari belakang.


Lagian mas tuh udah tau asal kenapa pake percaya segala,orang aku pake sampo yang sama kayak mas pake." ucap Yura memanyunkan bibirnya.


Tapi kok ini beda ya wanginya." jawab Yuda mengendus-ngendus kepala sang istri.


Ini mah modus bukan cium-cium rambut." ucap Yura yang menyadari bahwa suaminya bukan mencium aroma rambutnya tapi mencium tengkungnya.


Hehe..." hanya di balas tawa kecil oleh Yuda.


Gak mau ah aku udah mandi, nanti aja." ucap Yura yang sudah paham dengan cengengesan suaminya.

__ADS_1


Beneran yaaa,awas kalau bohong DOSA." ucap Yuda sedikit penekan kan kata dosa.


Yayayaya, udah ah ayo kita siap-siap shalat magrib." ajak sang istri menarik tangan sang suami untuk mengambil air wudhu.


__ADS_2