Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 74


__ADS_3

Kini waktu pun sudah menunjukan pukul 16:00,Yuda dan orang tua nya sedang berkumpul di taman belakang rumahnya.


Jadi gimana pah..?? tanya Yuda tiba-tiba.


Gimana apanya.? tanya sang ayah.


Soal ayahnya wawan,mengapa dia bilang kakek telah merebut kekayaannya.?? ucap Yuda


Siapa wawan..? timpal mamah Yuda.


Dia orang yang sengaja membakar kantorku mah."jelas Yuda


APA..??? memangnya kamu mempunyai masalah dengannya.?? tanya sang mamah sedikit kaget.


Tidak mah dia melakukan itu untuk balas dendam." terang Yuda.


Balas dendam gimana maksudmu nak.? tanya sang mamah penasaran.


Makanya Yuda nanya ke papa soalnya papa tau ceritanya." ucap Yuda.


Memangnya ada masalah apa pah keluarga kita sama orang yang bernama wawan.? tanya sang istri yang sudah ingin tau cerita sebenarnya di masa lalu.


Oke,oke,,,kalian tenang dulu papa akan ceritakan semuanya." ucap papa Yuda.


Jadi dulu kakekmu memiliki teman yang sangat dekat sekali dengnnya sehingga mereka membuka sebuah restoran,mereka membangun restoran tersebut dari nol hingga restoran itu menjadi sukses.Dan saat itu kakekmu berencana akan membuka usaha kebun teh dengan ayahnya wawan karena kebetulan beliau memiliki banyak kebun teh sudah lama,awalnya usaha kebun teh kakekmu lancar hingga suatu hari seseorang mencoba memfitnah kakekmu bahwa dia telah merebut semua kebun yang di miliki oleh ayahnya wawan." jelas ayah Yuda.


Siapa yang mencoba memfitnah kakek.? dan apa yang di lakukan orang yang mencoba memfitnah kakek.?tanya Yuda


Kalau soal itu papa kurang tau, karena saat itu papa masih kuliah dan papa tidak terlalu peduli dengan masalah kakekmu." jawab sang papa.


Hmmm,,,,aku paham.!! jadi ada seseorang yang mengkambing hitamkan nama kakek dengan ayahnya wawan."ucap Yuda memandang ayahnya.


Bisa jadi,,!! Papa juga sempat mendengar kabar bahwa ayahnya wawan bunuh diri karena dia mengalami kebangkrutan dan anaknya menyalahkan kakekmu atas kepergian ayahnya sehingga dia ingin balas dendam kepada keluarga kita." jelas sang papa


Ya papa benar,wawan menyalahkan kakek atas kepergian ayahnya." timpal Yuda


Apakah kamu menangkapnya.?tanya sang ayah memandang wajah Yuda dan Yuda pun menganggukan kepalanya.


Apa yang akan kamu lakukan kepadanya.? tanya sang mamah


Yuda hanya ingin dia memberitahu siapa dalang di balik semua ini.!! ucapnya


Maksudmu ada seseorang yang membantu wawan.? tanya sang mamah


Iya mah Yuda yakin ada orang lain di belakangnya."jawab Yuda sembari matanya menerawang ke sembarang arah.


Kamu harus berhati-hati nak." ucap sang mamah mengelus punggung anaknya


Mamah tenang saja aku bisa mengatasi semua ini, tapi yang Yuda khawatirkan sekarang adalah Yura." ucapnya memandang kedua orang tuanya.


Memangnya kenapa dengan Yura.? tanya sang papa mengerutkan keningnya.


Kemarin tepat dimana perusahaan Yuda terbakar Yura melihat ada ular di kamar." jelas Yuda.

__ADS_1


APAAA...?? ular.? ucap mamah dan papa Yuda bersamaan.


Iya mah, tapi Alhamdulillahnya Yura tidak kenapa-napa dia hanya pingsan saja." ucap Yuda mencoba menenangkan kedua orang tuanya agar tidak khawatir.


Syukurlah,,!! tapi kenapa kamu tidak kasih tau mamah dan papa nak.? tanya mamah Yuda memegang tangan anaknya.


Maaah,,,Yuda tidak mau buat kalian khawatir.Lagian mamah bisa lihat Yuda dan Yura sekarang kan kami berdua baik-baik saja." jawabnya tersenyum


Hmmm,,,,.!!kamu harus lebih berhati-hati lagi nak." ucap sang mamah.


Mamah tenang saja Yuda akan menjaga Yura dan calon anak Yuda." jelas Yuda.


Tapi tunggu dulu,bagaimana bisa ada ular di kamar mu.? tanya sang mamah penasaran.


Itu dia mah Yuda yakin ini ada sangkut pautnya dengan orang yang membakar perusahaan Yuda." jawab Yuda


Maksudmu dalang yang sama.?tanya sang papa


Iya pa dan Yuda sedang mencari tau siapa dalang di balik semua ini." jawab Yuda


Kamu harus waspada nak,mamah selalu berdo'a untuk kamu dan Yura." ucap sang mamah memeluk Yuda


Mamah tenang saja Yuda akan menjaga Yura dan calon anak Yuda,karena mereka adalah harta yang paling berharga untukku."jawabnya membalas pelukan sang mamah.


Papa yakin masalah ini pasti akan segera teratasi." ucap sang papa menepuk pundak Yuda.


Yaa pa semoga saja." jawab Yuda melepaskan pelukan dengan sang mamah


Yaudah papa dan mamah pulang dulu ini udah mau magrib." ucap sang papa


Nggak nak soalnya besok kita harus pergi ke acara pernikahan anaknya teman papa." jawab sang mamah tersenyum.


Oh yasudah gapapa kalau gitu,mamah dan papa hati-hati di jalan." ucapnya mengantar kedua orang tuanya ke depan rumah.


Mamah titip salam ya untuk Yura." ucap sang mamah karena kebetulan saat itu Yura sedang tidur di kamarnya.


Iya mah nanti Yuda sampaikan." ucap Yuda menyalami kedua orang tuanya.


Kami pulang dulu,Assalamu'alaikum." ucap sang papa saat mereka sudah masuk ke dalam mobil.


Wa'alaikumsalam,hati-hati di jalan." jawab Yuda melambaikan tangannya saat mobil orang tuanya telah keluar dari pekarangan rumahnya.


Setelah di rasa mobil orang tuanya tidak terlihat lagi dia pun masuk ke dalam rumah menuju sang istri yang sedang tertidur.


^


^


^


***


•Di kantor•

__ADS_1


Saat itu jam pulang telah tiba dan kini Tania dan Vina sedang menunggu taxi di depan gedung perusahaan karena kebetulan mereka tidak membawa mobil.


Loe sih pake gak bawa mobil juga." ketus Vina


Heey kamu lupa mobil gw kan udah lama di bengkel non." jawab Tania.


Beli lagi napa." grutu Vina.


Loe pikir beli mobil pake daun tinggal metik dari pohon." jawab Tania sedikit kesal namun belum juga Vina menjawab ucapan Tania tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka.


Kalian belum pulang.?tanya orang tersebut yang tak lain adalah Anton.


Ah...belum pak kita lagi nunggu taxi." jawab Vina cengengesan.


Ooh,,yaudah masuk ke mobil saya, saya akan mengantarkan kalian beruda." ucap Anton berjalan melewati mereka beruda.


Mmmpp,,tidak perlu pak bapak antar tania saja aku sudah pesan taxi online tadi gak enak kalau di cancel." terang Vina


Loe apaan sih pake boong segala." bisik Tania kesal


Udah loe pulang aja sama pak Anton." ucap Vina yang sengaja ingin memberikan waktu kepada kedua orang untuk berduaan.


Ohh ,,yaudah." jawab Anton sedikit cuek namun berbeda dengan hatinya dia senang bisa berduaan lagi dengan Tania.


Udah buruan sana." ucap Vina mendorong tubuh Tania ,karena tubuh Tania belum siap menerima dorongan dari Vina akhirnya tubuhnya pun sedikit oleng dan hampir terjatuh kalau saja tidak ada Anton yang menangkapnya.


Aaaaaakhhhh....


Happp..


Kamu tidak apa-apa.? tanya Anton


Tidak,makasih." ucap Tania lalu pandangan mata mereka pun bertemu.


Ekheeem..." tiba-tiba Vina mengganggu keromantisan mereka.


Disini masih ada orang woy." ucapnya lalu kedua orang tersebut menjadi slah tingkah.


Yaudah aku ambil mobil dulu ." ucap Anton menghilangkan kegugupannya.


Ah iya, ."jawab Tania yang tak kalah gugup lalu Anton pun menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.


Vinaaaaaaaaa." teriak Tania sedikit keras.


Hehe,,, sorry gak sengaja.Tapi itu adegan yang sangat romantis loh seperti di drama korea gitu tapi kurangnya kamu tidak berciuman dengan pak Anton." jawb Vina acuk tak merasa bersalah atas ulahnya.


Dasar tidak waras." jawab Tania kesal


Hahahaa,bilang aja kamu senang dengan adegan tadi." ledek Vina


Bener-bener wanita rese." geram Tania


Udah ah gw mau pulang dulu,bye." ucap Vina meninggalkan Tania yang masih menggrutunya.

__ADS_1


Sialan, awas saja kau." Gumam Tania dan tiba-tiba mobil anton pun sudah ada di depannya


Tiiit,Ayoo." ucap Anton lalu Tania pun masuk ke dalam mobil dengan perasaan yang tak menentu.


__ADS_2