
Buru-buru Vina lari menghampiri Yura yang sedang pokus menonton drakor bersama Tania.
Siapa yang bertamu malam-malam.? tanya tania saat menyadari kedatangan temannya.
Seorang pria ganteng lagi." ucap Vina antusias.
Pria.? tanya Yura saat mendengar ucapan temannya.
Iya,namanya Adam dia mencarimu Ra." ucap Vina.
Ka Adam." ucap Yura buru-buru dia pun lari menuju pintu utama.
Menurutmu kira-kira siapa ya Tan.? tanya Vina penasaran.
Meneketehe." ucap Tania acuh dan kembali menonton drakor.
Ah aku penasaran,mending aku menguping saja sedikit.Gapapa kali hihi." gumam Vina yang sudah di ujung tanduk akan tingkat kepenasarannya.Lalu dia pun buru-buru menuju pintu utama untuk melihat Yura dan pria yang bernama Adam.
Ka Adam." panggil Yura saat dia sudah sampai di depan rumahnya.
Yuraaaa." ucap pria tersebut dan langsung memeluknya.
Ka Adam kapan datang.? aku kangen tau." ucap Yura membalas pelukan pria tersebut.
Waduh Yura main peluk-peluk aja.Gimana kalau sampai obos tau ya." gumam Vina saat mengintip temannya dari balik jendela.
Dua hari yang lalu, maaf kaka baru bisa mengunjungi kamu sekarang." ucap Adam
Ah kau sungguh jahat sekali ka, dan mana oleh-oleh untukku dan bayiku ini.? rengek Yura
__ADS_1
Waah kaka lupa tidak membawanya." goda Adam.
Menyebalkan." ucap Yura sembari memukul tangan Adam pelan.
Hehe becanda, ini untukmu." ucap Adam memberikan paper bag yang dia simpan di belakang tubuhnya.
Wah apa ini.?tanya Yura penasaran.
Buka saja." titah Adam dan langsung Yura pun membuka paper bag tersebut.
Waaah kok kaka tau aku lagi menyukai ini." ucap Yura saat melihat isi paper bag tersebut yang berisikan berbagai jenis alat make up.
Tante yang memberi tahu kaka." ucapnya membelai kepala Yura.
Makasih ya ka." ucap Yura tersenyum.
Sama-sama,asal kamu senang apapun akan kaka beli untukmu." ucap Adam lembut.
Memangnya gapapa,? Suami kamu ngizinin kaka masuk.? tanya Adam yang takut akan terjadi salah paham.
Suamiku sedang ke luar kota, tapi di dalam ada temanku kok." ucap Yura.
Oh, yasudah kalau gitu." ucap Adam mengikuti Yura dari belakang masuk ke dalam rumahnya.
Ayo duduk ka." titah Yura
Ah makasih Ra." ucap Adam mendudukan bokongnya di sofa.
Kaka mau minum apa.? tanya Yura .
__ADS_1
Apa aja." ucap Adam dan langsung di angguki oleh Yura namun saat dia akan melangkahkan kakinya ke dapur dia melihat tirai jendela bergoyang-goyang seperti ada sesuatu di baliknya.
Kenapa Ra.? tanya Adam saat melihat Yura malah berdiri sembari matanya melihat ke arah tirai jendela terus.
Ssttt... kaka liat gak tirai itu goyang-goyang sendiri.? tanya Yura sembari menujuk ke suatu arah,lalu adampun mengikuti arah jari Yura.
Ah iya, sepertinya ada sesuatu di balik tirai itu." ucap Adam bangkit dari duduknya dan mencoba mendekati tirai tersebut.
Hati-hati ka.Takutnya maling." ucap Yura mengikuti dari belakang
Kamu tenang aja." bisik Adam lalu dia pun mencoba membuka tirai tersebut secara perlahan dan eng ing eng.
Hehehehe Ra." gumam seseorang yang berada di balik tirai tersebut.
Ya ampuun Vina, sedang apa kau disana.? apa kau sedang main petak umpet sama Tania.? tanya Yura saat tau siapa orang yang ada di belakang tirai tersebut.
Ah tadi saya sedang belajar bersemedi." elak Vina.
Semedi.? ucap Yura mengulang ucapan temannya.
Iya hehe, udah yah gw mau nyamperin Tania dulu bye.." ucap Vina buru-buru ngacir meninggalkan Yura dan Adam.
Aneh." gumam Yura kembali melangkahkan kakinya ke ruang tamu.
Dia siapa Ra.? tanya Adam sembari mendudukan bokongnya di tempat semula.
Dia temanku namanya Vina.Yaudah kaka tunggu dulu ya aku akan buatin minum dulu." ucap Yura dan di angguki oleh Adam.
Lalu Yura pun meninggalakn adam sendirian di ruang tamu.
__ADS_1
Aku senang kamu bahagia." batin Adam saat melihat punggung Yura yang hendak pergi ke dapur.