
Keadaan Yura sekarang sudah semakin membaik,bahkan mendekati sembuh total tapi tetap saja tuan suami selalu over terhadapnya contohnya saja saat pagi ini Yura sedang membuat sarapan untuk suaminya dan sang suami tak henti-hentinya mengomel bak orang yang sedang ceramah.
Kamu tuh ya di bilangin jangan dulu beraktivitas malah ngeyel banget,dosa loh gak nurut sama ucapan suami." Ucap Yuda saat melihat sang istri sedang berperang dengan alat-alat di dapurnya.
Apaan sih mas ,lebay banget deh.Aku tuh udah sehat udah baik-baik ajaa." jawab Yura kesal karena suaminya selalu aja berlebihan.
Ya tapi kan...." belum juga Yuda menyelesaikan ucapannya Yura sudah memotong ucapannya.
Apa,? mau aku goreng itu mulutny.? udah mas duduk aja di meja makan sebentar lagi sarapan akan selesai." ucap Yura sambil melotot.
Iya nyonya singa." ucap Yuda sambil berjalan ke arah meja makan." Ah ternyata dia sangat keras kepala kalau di kasih tau." gumam Yuda sambil mendudukan bokongnya di kursi .
Tak lama kemudian sarapan pun telah selesai dan siap untuk di santap.
Taraaaa, sarapan spesial untuk tuan suami sudah jadi." ucap Yura sambil menyajikan sarapannya untuk yuda.
Makasih, tapi suami mu ini ingin di suapi oleh mu nyonya singa." jawab Yuda dengan manja.
Hei, kenapa kau memanggilku dengan sebutan nyonya singa.? ucap Yura kesal.
Karena kamu kalau sedang marah seperti induk singa sayang." jawab Yuda sambil cekikikan.
Aaah, menyebalkan sekali kau taun suami,sudah makanlah." titah Yura.
Suapi nyonya singa." ucap Yuda sambil membuka mulutnya menunggu Yuda menyuapinya lalu Yura pun mengikuti keinginan suaminya yang sangat manja.
Setelah selesai sarapan kedua pasangan suami istri tersebut kembali ke kamarnya.Tapi tidak seperti biasanya setelah sarapan sang suami malah duduk bersantai di sofa.
Mas, apakah kamu tidak kerja hari ini.? tanya Yura.
Tidak sayang." jawab Yuda sambil sibuk dengan ponselnya.
Loh kenapa.? tanya Yura lagi.
Aku mau ajak kamu jalan-jalan sayang,kita tidak pernah jalan -jalan bareng selama ini." ucap Yuda sambil mengalihkan pandangannya menatap Yura.
Benarkah.? tanya Yura dengan mata berbinar.
Iya nyonya singa."ucap Yuda gemas.
Tapi bagaimana dengan pekerjaan mu apakah bisa di tinggalkan.? tanya Yura takut suaminya banyak pekerjaan di kantor.
Ayolah sayang, aku ini bosnnya lagian aku gak masuk satu hari juga kantor ku gak bakalan bangkrut." jawab Yuda sombong.
Huh sombong." cibir Yura.
Maaf nyonya ,suami mu ini bukannya bermaksud sombong tapi ini fakta." jawab Yuda.
Yasudah sekarang kita mandi,lalu bersiap pergi." ajak Yuda sambil menggendong istrinya ke kamar mandi.
Aaakh, turunkan aku mas." teriak Yura saat merasakaj tubuhnya melayang di udara.
__ADS_1
Sudah diam." titah Yuda sambil berjalan ke arah kamar mandi.
Tapi aku mau mandi sendiri, kalau mandi sama kamu bisa-bisa jadi lama." ucap Yura yang sudah hapal akan tingkah suaminya ketika mandi berasama.
Gak boleh nolak, dosa.!! finish tuan suami lalu nyonya singa pun hanya bisa diam menuruti perintah sang suami.
1 jam kemudian mereka telah selesai dengan acra mandi plus-plusnya dan bersiap-siap untuk acara jalan-jalan.
Sudah siap sayang.? tanya sang suami sambil memeluk istrinya dari belakang.
Sudah mas." jawab Yura.
Let's go." ucap Yuda sambil menarik tangan sang istri ke luar kamar.
Sekarang mereka sudah berada di dalam mobil dengan tangan Yuda terus menggenggam tangan istrinya dan sesekali mencium tangan sang istri.
Mau kemana kita mas.? tanya Yura.
Nanti kamu akan tau sayang." jawab Yuda sambil pokus mengemudi dan Yura pun hanya bisa diam mengikuti rencana jalan-jalan suaminya.
Tepat 30 menit kemudian mobil pun telah sampai di pusat perbelanjaan ternama.
Loh mas kok kita kesini, mau ngapain.? tanya Yura.
Mau renang." jawab Yuda sambil keluar dari mobilnya .
Isssh orang ini di tanya malah jawabnya gak bener." grutu Yura sambil melangkah keluar mobil saat sang suami sudah membukakan pintu mobil untuknya.
Tak lama kemudian mereka pun berhenti di sebuah toko perhiasan.
Loh mas kok kesini,?" tanya Yura penasaran.
Udah ayo ikut aja." jawab Yuda sambil menarik tangan sang istri masuk ke dalam.
Silahkan pak, ada yang bisa saya bantu.? ucap salah satu karyawan disana saat melihat Yuda dan Yura masuk .
Pilihkan saya kalung edisi terbaru." titah Yuda kepada karyawan toko disana.
Baik pak ,silahkan tunggu sebentar." ucap karyawan tersebut.
Tak lama kemudian karyawan tadi pun keluar dengan membawa kalung berlian yang sangat indah.
Ini pak, ini adalah kalung edisi terbaru di toko kami dan hanya ada satu." ucap karyawan tersebut.
Sayang cobalah,sini aku bantu pakein." ucap Yuda sambil memperlihatkan kalung tersebut.
Mas ini bagus banget.Apakah ini untuk ku.? Tanya Yura dengan mata berbinar-binar.
Tentu, untuk siapa lagi." ucap Yuda.
Tapi ini pasti mahal harganya." ucap Yura.
__ADS_1
Tak masalah, ayo aku bantu pasangakan." ucap Yuda sambil memasangkan kalung tersebut di leher Yura.
Cantik." satu kata yang keluar dari mulut sang suami saat melihat istrinya memakai kalung tersebut.
Terima kasih mas." ucap Yura sambil memeluk sang suami.
Sama-sama sayang," ucap Yuda membalas pelukan sang istri lalu menuju kasir untuk membayar kalung tersebut.
Setelah keluar dari toko perhiasan mereka pun menjelajahi setiap toko yang ada di sana dari mulai toko,pakaian,sepatu,tas,make up dan masih bnyak toko lainnya dan itu semua adalah khusus untuk memanjakan sang istri.
Mas ini terlalu berlebihan, aku tidak perlu barang sebanyak ini." ucap Yura saat melihat belanjaannya sangat banyak.
Tidak apa-apa sayang, anggap itu sebagai penebus dosaku 6 bulan lalu." ucap Yuda sambil tersenyum lalu mereka pun pergi ke tempat makan yang ada di sana.
Saat Yura dan Yuda sedang menikmati waktu makan siangnya ,tiba-tiba ada sosok wanita menghampiri mereka.
Yudaa.!! ucap wanita tersebut.
Liza," jawab Yuda.
Oh jadi ini yang namanya Liza, cantiiik tapi sepertinya aku harus hati-hati takutnya dia adalah ular berbisa yang bisa menghancurkan rumah tanggaku .Batin Yura saat mendengar suaminya menyebut nama wanita tersebut.
Sedang apa kamu disini.? Tanya Yuda.
Ah aku sedang jalan-jalan dan tak sengaja melihat kamu disini." ucap Liza dengan nada sedikit manjah.
mmmmpp,Oiya kenalin ini istri aku nama nya Yura, Yura kenalin ini teman SMA mas namanya Liza." ucap Yuda.
Oh hai saya Yura." ucap Yura sambil mengulurkan tangannya kepada Liza
Hai, liza." jawab Liza sambil menerima uluran tangan Yura.
Oh ini istrinya Yuda ,lumayan juga tapi lebih cantikan aku." batin Liza dengan tatapan tidak suka kepada Yura.
Boleh kah aku bergabung bersama kalian.? tanya Liza .
Hmmm." jawab Yuda dan seketika Liza pun senang dan langsung duduk di sebelah Yuda selama makan Liza terus saja mengajak Yuda berbicara seolah-olah melupakan bahwa disana ada Yura.
Menyebalkan." grutu Yura saat melihat suaminya begitu akrab dengan wanita lain.
Seketika Yuda pun melihat wajah sang istri yang sudah memasang wajah masamnya dan Yuda pun paham akan hal itu lalu Yuda pun memilih untuk pergi dari Mall tersebut.
Maaf Liza sepertinya kami harus pulang,ayo sayang." ucap Yuda sambil menarik tangan istrinya .
Oh ya sudah, kapan-kapan kita makan bareng lagi ya." ucap Liza lalu yuda dan Yura pun pergi meninggalkn Liza sendirian.
Salahkah aku bila memperjuangkan cintaku Tuhan.? batin Liza sambil menatap punggung sepasang suami istri yang perlahan-lahan menghilang dari pandangannya.
jangan lupa like,dan vote nya ya manteman.
salam syang dari aku.🤗
__ADS_1