Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Kabar mengejutkan


__ADS_3

Malam pun telah tiba Yura dan Yuda saat ini sedang bermain bersama kedua anaknya di ruang keluarga.Dega sudah berumur 5 bulan saat ini bayi itu sangat menggemaskan dengan badannya yang sangat montok di tambah celotehan gak jelasnya.


Rumah jadi sepi ya mas ."ucap Yura sedih karena orang tua Yura sudah tidak tinggal lagi bersamanya.Mereka memilih tinggal di kampung halamannya menikmati masa tuanya berdua.


Hmmm.." jawab Yuda karena dia sibuk menemani putrinya main congkak.


Kaka kalaaah."teriak Yuda saat dia berhasil mengalahkan putrinya


Deddy culang,ulangi." sentaknya dengan wajah cemberut.


Sedangkan Yura berbaring di sebelah putranya yang sedang tertidur.Tiba-tiba ponselnya pun berbunyi menandakan ada panggilan masuk.Di angkatnya panggilan tersebut dan ternyata itu panggilan dari Vina.


Hallo Vin,apa kabar.??? tanya Yura saat mengangkat telponnya.


Baik Ra,kamu sekeluarga gimana.?tanya wanita di sebrang sana.


Aku juga baik.Ada apa.?tumben nelpon malam-malam.? tanya Yura heran


Gw cuman mau berbagi kebahagiaan aja Ra,tadi siang gw di lamar sama Taha dan kami sudah resmi bertunangan 2 minggu lagi kami akan menikah." jelas Vina jelas terdengar nada kebahagiaan dari suaranya.


Apa.??? benarkah.? Alhamdulillah gw ikut seneng Vin dengernya.Gw do'ain ya semoga lancar sampai hari H." Yura pun ikut bahagia mendengar kabar dari temannya.


Amin,makasih Ra.Loe dateng ya nanti pas gw nikah.Nanti undangannya biar Taha yang ngasih." jawab Vina.


Itu pasti,gw udah tidak sabar liat loe nikah." ucap Yura lalu panggilan pun berakhir.


Siapa sayang.?tanya Yuda menghentikan kegiatan congkaknya.


Oooh itu Vina katanya di lamar Taha dan sebentar lagi mereka akan menikah."jelas Yura senang.


Waw benarkah, cukup gesit juga pria itu." ucap Yuda ikut senang karena temannya akan menikah.


Iya mas aku senang Vina akan menikah apalagi nikah nya sama temen kamu,bukan kah dia pria baik." ucap Yura


Tentu aku yakin Taha bisa bahagiain Vina,kamu tenang saja." ucap Yuda tersenyum lalu dia pun kembali melanjutkan permainannya.


Tiba-tiba bel rumah pun berbunyi buru-buru art di rumah Yuda pun berlari membukakan pintu.

__ADS_1


Eh mas Adam,silahkan masuk mas." titah art tersebut setelah tau siapa yang bertamu.


Makasih bi ."ucap Adam tersenyum lalu dia pun masuk ke dalam rumah.Adam sudah terbiasa sering main ke rumah Yura hanya untuk bertemu Bella dia selalu membelikan boneka terbaru untuk Bella dan Yuda pun sudah tidak cemburu lagi dengan kedatangan Adam.


Hai...princes lihatlah om bawa apa." suara Adam yang tiba-tiba mengagetkan orang-orang yang ada disana.


Woow,,,boneka."ucap bibir mungil bella buru-buru dia pun bangun dari duduknya dan berlari ke arah adam.


Untukmu sayang." ucap Adam memberikan boneka tersebut.


Makasih om." jawab Bella senang sambil memeluk bonekanya.


Kaka jangan terlalu sering memanjakan bella dengan membelikan barang-barang.Dia akan menjadi anak manja" ucap Yura


Tidak apa-apa Ra,kaka senang kok membelikan sesuatu yang bella suka." jawab Adam


Yura hanya bisa membuang napasnya pelan karena percuma saja melarang pun tidak ada artinya.


Nah ini untuk adik Dega." ucap adam memberikan paper bag yang berisi mainan mobil-mobilan.


Makasih ka."jawab Yura dan Adam pun tersenyum.


Hai." jawab Yuda dengan nada cuek.


Tiba-tiba bel rumah Yuda kembali berbunyi menandakan ada tamu.Buru-buru sang art pun lari untuk membuka pintu depan.


Maaf cari siapa ya.?tanya art tersebut saat membukakan pintu.


Yuda nya ada.?saya temannya ah bilang saja Taha." ucapnya sambil tersenyum.Ya art Yuda belum tau kalau Taha adalah temannya.


Ooh,,,tunggu ya saya panggil dulu pak Yuda nya." ucap art tersebut,buru-buru sang art pun menghampiri Yuda.


Permisi pak,di depan ada temen bapak namanya Taha." ucap si art


Ooh suruh masuk aja bi." titah Yuda dan di angguki oleh art nya.


Silahkan masuk mas,pak Yuda ada di ruang keluarga mari saya antar." ucap art yang bernama bi Nani.

__ADS_1


Oh iya,makasih bi." jawab Taha mengikuti bi Nani dari belakang.


Hai bro .." teriak Yuda saat dia melihat kedatangan Taha.


Hai.." jawab Taha menjabat tangan Yuda.


Tumben kesini malam-malam,ada apa.?tanya Yuda menyuruh Taha untuk duduk di sofa.


Oooh,gw cuman mampir sebentar kebetulan tadi lewat rumah loe." jelas Taha.


Ohhh...ah iya kenalin ini Adam temannya istri gw." ucap Yuda mengenalkan Taha kepada Adam.


Oh iya saat itu kenal sempat bertemu tapi belum berkenalan,saya Taha." ucap Taha ramah mengulurkan tangannya.


Adam." ucapnya menerima uluran tangan Taha namun mimik wajahnya menunjukan ketidaksukaan.


Oiya Taha,apakah benar kamu sudah melamar Vina.?tiba-tiba Yura berkata seperti itu dan seketika membuat Adam terkejut bak di sambar petir.


APA...? melamar.? batinnya tak percaya dengan apa yang dia dengar.


Ah iya,,,kebetulan tadi pagi aku ke Bandung bersama keluargaku dan aku langsung melamarnya,bukankah itu lebih baik." ucap Taha dengan nada bahagia.


Tentu saja aku sangat senang mendengarnya,tadi Vina menelponku ,aku sangat bahagia saat dia bilang akan segera menikah denganmu.


APA..? menikah.? lelucon apa ini? batin Adam yang tak percaya dengan apa yang dia dengar.


Ya aku juga senang ,akhirnya ada juga wanita yang bisa meluluhkan hatimu haha." Timpal Yuda menepuk pundak Taha.


Sialan loe,gw minta doa sama kalian ya.Semoga niat gw lancar sampe hari H." ucap Taha


Tentu,gw akan mendoakan loe bro." jawab Yuda.


Dan tentunya aku harap kamu tidak menyakiti Vina,sayangi dia buat dia bahagia." ucap Yura sedikit mengancam.


Haha,,kau tenang saja aku pasti akan membahagiakan dia." ucap Taha dengan penuh keyakinan.


Sedangkan Adam hanya bisa diam mendengar ucapan ketiga orang tersebut.Sungguh ada perasaan tidak ikhlas jika Vina menikah dengan pria lain.

__ADS_1


Haruskah dia bersikap egois,tapi sungguh hati kecilnya mengatakan bahwa dia tidak mau kehilangan Vina apalagi menikah dengan pria lain.


Sungguh saat ini pikirannya kacau,dia ingin sekali menemui wanita itu saat ini juga.


__ADS_2