
Kini malam pun telah tiba,tepatnya saat ini Yura dan Yuda sedang menikmati makan malamnya...
Mas,,,aku kangen mamah." ucapnya di sela-sela makan,Yura hanya mengaduk-ngaduk nasi yang ada di piringnya.
Kamu bisa menelponnya sayang." Yuda memberikan ide pada istrinya.
Tapi aku ingin bertemu mas." rengek Yura cemberut.
Video call kan bisa sayang." jawab Yuda kembali mencoba memberikan saran kepada istrinya.
Hmmm...." hanya hembusan napas kasar yang keluar dari mulutnya.Ya orang tua Yura saat ini tinggal di Luar Negri lebih tepatnya mereka sedang mengurus bisnisnya disana.
Sudah kamu jangan sedih, kamu hanya di pisahkan oleh jarak buka maut sayang.Jadi kalian masih bisa bertemu." ucap Yuda mengelus punggung istrinya.
Iya mas." jawab Yura memelas lalu dia pun melanjutkan makan malamnya.
Setelah selesai makan kini mereka berdua pun sedang menikmati waktu berdua di ruang tv dengan posisi Yuda tidur di pangkuan Yura sambil mengelus perut buncit sang istri.
Sayang...." ucap Yura
Hmmm...." jawab Yuda yang masih sibuk mengelus perut istrinya.
Kamu pengennya anak cewek atau cowok.? Tanya Yura memandang wajah sang suami.
Apa saja boleh,yang penting sehat." jawab Yuda
Hmmm,,aku juga begitu.Apapun jenis kelaminnya tidak jadi masalah asalkan dia sehat." ucap Yura mengelus perutnya.
Namun ketika mereka sedang asyik berbincang-bincang tiba-tiba suara bel pintu rumah mengganggu keromanitsan mereka.Sehingga dengan terpaksa Yuda harus bangun dari tidurnya...
Siapa sih malam-malam bertamu." grutunya bangkit dari pangkuan sang istri lalu dia pun berjalan menuju pintu utama.
__ADS_1
Siapa..." ucapnya saat membuka pintu,dan sang tamu pun membalikan tubuhnya saat si tuan rumah sudah membukakan pintu untuknya.
Hai,,,masih ingat aku.?tanya tamu tersebut yang tak lain adalah Adam.
Oh kamu,,ya aku masih ingat.Ada urusan apa kesini malam-malam.? tanya Yuda ketus dan tak mempersilahkan tamu nya masuk.
Ah ya ampun santai dong bro, saya kesini cuman ingin bertemu dengan Yura untuk memberikan ini." ucap Adam memperlihatkan paper bag.
Apa itu ?tanya Yuda sedikit melirik paper bag tersebut,namun belum juga Adam menjawabnya Yura sudah lebih dulu menghampiri mereka.
Siapa mas.? tanya Yura yang belum melihat kedatangan Adam.
Tuh. .." ucap Yuda sembari bibirnya sedikit dia majukan seolah-olah memberitahu siapa yang datang.
Ah ka Adam, ada apa ka.?tanya Yura saat melihat siapa tamu tersebut.
Kaka cuma mau ngasih ini buat kamu.? ucap Adam memberikan paper bag tersebut.
Apa ini kak..? eh masuk dulu yuk.!! ajak Yura menarik tubuh sang suami seolah-olah dia memberikan jalan untuk Adam masuk.
Ooh ,,,gitu ya.!!memangnya ini apa ka.?tanya Yura memutar-mutar paper bag tersebut..
Kamu buka aja di dalam, kaka pamit pulang dulu ya." ucap Adam tersenyum lalu dia pun masuk ke dalam mobilnya.
Ah iya kak,makasih ya.Hati-hati di jalan." ucap Yura melambaikan tangannya saat Adam mulai melajukan mobilnya
Seneng banget buu di kasih hadiah sama cowok." ucap Yuda yang sudah terbakar cemburu.
Apaan sih mas,dia itu udah aku anggap kayak kaka aku sendiri.Udah ah ayo kita masuk." ajak Yura meninggalkan sang suami yang masih memperlihatkan wajah kusutnya.
Apaan sih mas dia udah aku anggap kayak kaka sendiri." gumam Yuda menirukan ucapan istrinya.Lalu dia pun menutup pintu rumahnya dan menyusul sang istri yang sudah duduk di sofa ruang tv.
__ADS_1
Coba buka mas pengen liat isinya." ucap Yuda duduk di sebelah sang istri.
Bentar,ini lagi di buka." jawab Yura yang sedang membuka bungkusan yang di lapisi dengan kertas kado.
Kayak anak kecil saja pake berlapis-lapis bungkusnya." ejek Yuda yang sudah tidak sabar ingin melihat isi bungkusan tersebut.
Kotak." ucap Yura setelah selesai membuang bungkusan kado tersebut.
Buka." titah sang suami lalu Yura pun membuka kotak tersebut yang mana isinya adalah sebuah kalung yang sangat lucu dengan liontin yang di hiasi permata berwarna biru di tengah-tengah dan di pinggirnya adalah ukiran nama Yura dengan hurup Korea.
Tidak hanya itu kalung tersebut tersebut akan menyala saat berada di ruangan yang gelap.
Waaah ini lucu banget, dulu waktu aku kecil aku ingin sekali kalung seperti ini.Ini kalung langka dan susah untuk mendapatkannya." ucap Yura yang sangat senang mendapatkan kalung impiannya.
Cih,cuma kalung begituan mah mas juga bisa membelikan untukmu kalau perlu sepuluh mas buatin khusus untukmu." crocos Yuda yang kesal karena istrinya di beri hadiah oleh pria lain dan lebih parahnya sang istri sangat senang mendaptkan hadiah tersebut.
Ada yang cemburu niyeee." goda Yura mencolek-colek pinggang sang suami.
Itu udah tau,awas jangan di pake itu kalung." ucap Yuda memperingati
Lah terus di apain.? tanya Yura bingung.
Simpan saja.Nanti mas akan belikan kalung yang lebih bagus dari pada itu." ucap Yuda kesal.
Uluuuh,,,uluuuh suamiku kalau lagi ngambek tambah ganteng,lihat bibirnya saja sangat seksi sampe maju ke depan."goda Yura memegang bibir sang suami dan langsung mendapat tatapan tajam dari Yuda.
"Hehehehe,,,,!!! mas tenang aja aku gak bakalan kok pake kalung ini ,lagian kan aku udah pake kalung pemberian dari mas dan ini adalah kalung teristimewa yang pernah aku dapat." ucap Yura menunjukan kalung yang di berikan sang suami saat dia berulang tahun.
Makasih sayang,mas tidak suka kamu pakai barang pemberian pria lain walau pun dia kamu anggap sebagai kaka." ucap Yuda menarik sang istri ke dalam pelukannya.
Iya mas tenang saja." jawab Yura membalas pelukan sang suami.
__ADS_1
Yaudah kita tidur sekarang, karena mas akan menagih janjimu yang kamu ucapkan tadi sore." ucap Yuda buru-buru mengangkat tubuh Yura tanpa menunggu jawaban darinya.
Maaas." pekik Yura kaget namun Yuda tak mempedulikannya dia terus berjalan menuju kamarnya.