Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 70


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 40 menit akhirnya Anton pun telah sampai di rumah Tania.


Kita sudah sampai." ucap Anton tanpa melihat ke arah Tania sembari memberhentikan mobilnya.


Ah iya ,makasih ya." ucap Tania memegang handle pintu mobil.


Tunggu." ucap Anton melihat ke arah Tania.


Ya..?tanya Tania sejenak berhenti saat tangannya akan membuka pintu mobil.


Mmm,,mmm,,,." ucap Anton yang tidak mengeluarkan kata-kata.


Ada apa.? tanya Tania lagi.


Mmmmm....anu ,,mmmm,,,itu.." ucap Anton lagi-lagi tidak ada kata yang keluar dari mulutnya.


Mau ngomong apa.? kenapa hanya mmm,dan anu saja yang keluar dari mulutmu,? apakah mulutmu sedang sariawan.? Tania bertanya begitu panjang lebar.


Siapa yang sariawan, aku hanya mau bilang tutup pintu mobilnya harus hati-hati." ucap Aton asal.


Dasar pria pelit." ucap Tania ketus sembari keluar dari mobil dan sedikit membanting pintu mobil.


Hey,sudah ku bilang jangan terlalu keras menutup pintu mobilnya."ucap Anton membuka kaca jendela mobilnya.


Bomat." jawab Tania ketus sembari meninggalkan Anton.


Bilang makasih kek." teriak Anton saat melihat punggung Tania sudah jauh.


"Menggemaskan sekali kalau lagi marah,ini bibir kenapa lagi gak bisa di ajak kompromi tinggal bilang aja "Tania apakah kamu mau menikah denganku." kan mudah dasar bibir tidak berguna." grutu Anton lirih sambil memukul bibirnya pelan.


Lalu dia pun menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan area rumah Tania.

__ADS_1


****


(Rumah Yura)


Ah lelahnya." ucap Yura saat dia sudah berada di dalam kamarnya.


Tuh kan, itu tuh efek kekenyangan sayang."ucap Yuda menghampiri istrinya yang sedang merebahkan tubuhnya di kasur.


Sotau kamu mas." ucap Yura


Loh emang iya,kamu makannya banyak banget loh." jawab Yuda keukeuh


Aku kan makan berdua, ya nak." ucap Yura sembari mengelus perutnya.


Kebiasaan,apa-apa anak di jadiin senjata." ledek Yuda.


Dih mas mah gak percayaan.!!Nak lihat ayahmu jahat sama bunda." ucap Yura seolah sedang mengadu kepada anaknya.


Ayahmu tidak pernah jahat nak,ayahmu selalu menuruti semua keinginan ibumu." bela Yuda sembari tangan nya mengelus perut Yura dan ternyata si jabang bayi pun merespon ucapan ayahnya dengan cara menendang.


Itu tandanya dia marah padamu mas karena sudah jahat pada ibunya, ya nak." ucap Yura masih keukeuh mengadu kelakuan bapaknya kepada calon anaknya.


Iya,,iya,,mas minta maaf.!! Mas mau mandi dulu ya." ucap Yuda bangkit dari duduknya dan mencium kening sang istri.


Ikut." ucap Yura manja.


Kamu gak boleh mandi,kan tadi udah mandi ini di kantor."ucap Yuda.


Tapi aku gerah mas." rengek Yura.


Tapi ini udah malam sayang,tidak baik untuk kesehatan." ucap Yuda karena kebetulan mereka sampai rumah jam 7 malam akibat terjebak macet.

__ADS_1


Hmmm,,,,baiklah istri sholehah anak nurut." ucap Yura tersenyum dan Yuda pun mengacak-ngacak rambut istrinya lalu dia pun masuk ke kamar mandi.


Setelah 20 menit lamanya di dalam kamar mandi akhirnya Yuda pun keluar.


Lama banget." ucap Yura yang sudah menunggunya dari tadi.


Ah,perasaan enggak deh.!! Mas mandi seperti biasa." jawab Yuda melangkahkan kakinya menuju sofa yang mana disana sudah ada baju tidur untuknya.


Itu versi mas tapi versiku lama karena aku menunggu mas dari tadi." ketus Yura kesal


Unccch ya ampun,,,,istri sholehahnya mas marah ya." goda Yuda sembari naik ke ranjang mendekati istrinya.


Nyebelin." ucaP Yura membaringkan tubuhnya dan di ikuti oleh Yuda sembari memeluknya dari belakang.


Maafin mas ya sudah buat kamu menunggu." bujuk Yuda mencium tengkuk istrinya.


Iya,,,,.!! jawab Yura singkat dengan masih membelakangi sang suami.


Madep sini dong." titah Yuda lalu Yura pun membalikan tubuhnya menghadap sang suami.


Kamu tau,kamu dan calon anak kita adalah harga yang paling berharga untuk mas.Jadi apapun yang kamu inginkan mas akan kabulkan dan akan mas lakukan sebisa mungkin,mas hanya minta padamu apapun yang terjadi pada kita di masa depan mas harap kamu akan selalu berada di samping mas menemani mas suka maupun duka." Ucap Yuda mengelus rambut sang istri.


Mas ini ngomong apa sih,tentu aku akan selalu menemani mas sampai kapan pun.Mas lupa ya kalau aku dari awal sudah bucin sama mas." jawab Yura membelai pipi sang suami yang sedikit brewok.


Dan mas sekarang menjadi bucin akut." ucap Yuda mencium pipi sang istri gemas.


Hahahaha,,,,Dan kebucinan mas sangat teramat sangat akutnya." ucap Yura tertawa.


Tidak apa-apa mas di bilang bucin akut,karena mas memang sangat mencintaimu." ucap Yuda


Aku juga,I love you calon daddy." ucap Yura memandang mata sang suami.

__ADS_1


I love you too calon momi." jawab Yuda membalas tatapan sang istri.


Dan terjadilah perkelahian panas.wkwkwkwk


__ADS_2