
Kini Yuda dan Anton pun telah sampai di kota tujuannya, mereka sedang sibuk mengurus perusahaan yang terkena masalah.
An bagaimana apa semuanya sudah stabil.? tanya Yuda.
Ya pak, cukup lumayan tidak separah kemarin." jawab Anton saat ini mereka sedang berada di sebuah ruangan ruang khusus Direktur.
Hmm,syukur kalau gitu.Tapi ini masih belum berakhir kita harus lebih giat lagi." ucap Yuda dan di angguki oleh Anton.
An." ucap Yuda lagi.
Ya pak."ucap Anton
Apa kamu tidak ingin menikah.?tanya Yuda
Ah saya belum memikirkannya pak." jawab Anton kaku karena pertanyaan bosnya.
Kamu harus memikirkannya An, kamu sudah tua.Menikah itu enak." ucap Yuda
Ya pak.Mari kita makan siang dulu pak." ucap Anton pada bosnya dan langsung di angguki oleh Yuda.
Lalu mereka pun keluar dari ruangan tersebut.
^
^
^
__ADS_1
***
Sedangkan di tempat lain Yura sedang sibuk merenovasi bentuk kamarnya, dia merasa bosan dengan suasana kamar yang pertama.
Yah sebelah sana mang, nah oke." ucapnya saat tukang kebun memindah mindahkan barang yang ada di kamarnya.
Lalu apalagi Non yang harus di pindahkan.? tanya kang kebun setelah selesai memindahkan ranjang milik majikanny.
mmmp,apa yah." ucap Yura sembari matanya melirik kesana kemari memastikan jika ada benda yang belum dia pindahkan.
" Udah deh mang kayaknya." ucap Yura.
Oh kalau gitu mang permisi dulu ya mau lanjutin pekerjaan." ucap kang kebun
Ya silahkan." ucap Yura namun baru beberapa langkah kang kebun melangkah kan kakinya suara Yura sudah memberhentikannya.
Sudah non,mungkin sebentar lagi akan sampai." jawab kang kebun.
Oh yasudah, nanti tolong tutupin ini semua ya pake kain sebelum mengecat tembok." ucap Yura dan di angguki oleh kang kebun.
Kalau gitu saya permisi non." ucap kang kebun lalu dia pun keluar dari kamar majikannya.
Ah, akhirnya susana kamar baru." ucapnya melihat sekeliling kamarnya.
"Bete sekali tidak ada mas Yuda," gumamnya
Pasti mas Yuda sedang sibuk, aku suruh Tania dan Vina main kesini aja ah." ucapnya lagi sambil mengambil ponselnya di atas nakas.
__ADS_1
Di pencetnya nomor sang teman, dan tak lama panggilan pun tersambung.
📞: Hallo .!! ucap seseorang di sebrang sana yang tak lain adalah Tania.
📞:Tan loe lagi apa,? tanya Yura
📞:Kerja lah, emang loe pengangguran millioner." ucap Tania sewok dan Yura pun hanya terkekeh mendengarnya.
📞:hihihi, makannya nikah biar jadi pengangguran millioner." jawab Yura.
📞:Yaaa nanti gw nyari dulu cowok yang duitnya gak bakalan abis -abis." ucap Tania.
📞:Ada apa tumben nelpon." tanya Tania kembali.
📞:Pulang kerja kesini dong sama Vina gw bete di rumah sendiri loe tau kan suami gw lagi pergi ke luar kota untuk beberapa hari." ucap Yura panjang lebar.
📞:Ya nanti gw usahain ya datang kesana." jawab Tania.
📞:Oke gw tunggu ya, bye." ucap Yura mematikan panggilannya tanpa menunggu jawaban temannya yang sudah mengomel akibat di matikan secara sepihak.
Dasar istri sama suami sama aja,sukanya main sepihak." grutu Tania kesal.
" gw WA dulu aja ah Vina." ucapnnya pelan lalu dia pun mulai mengetik pesan untuk temannya.
📩: Vin pulang kerja kita mampir ke rumah bumil dulu yuk." seperti itulah isi pesannya dan tak lama Vina pun membalas.
📩:Kuuuyyy." balasnya
__ADS_1
Dih bahasanya kek abg ni anak." ucap Tania saat melihat balasan dari temannya.