
8 Bulan kemudian.
Sayang sudah siap belum.? tanya Yuda masuk ke kamarnya melihat sang istri yang masih bertempur di depan cermin.
Belum mas,liat lah Bella tidak mau diam dia terus saja merangkak kesana kemari."Ucapnya sedikit terdengar nada kesal karena dia kewalahan mengurus anaknya.
Yuda pun menghampiri kedua wanita yang sedang duduk di atas ranjang,di ciumnya pipi sang buah hati dengan lembut lalu dia bawa ke dalam pelukannya.
Loh mas Bella lagi pake baju jangan di ganggu dulu." Yura mencoba mengambil anaknya dari dekapan suaminya.
Udah sini biar mas aja yang pakein, kamu siap-siap aja."titah Yuda mengambil baju dress yang di pegang oleh Yura.
Ya hari ini mereka akan menghadiri acara pernikahannya Tania dan Anton.Setelah dengan sejuta keberanian Anton mengajak Tania menikah dan usahanya pun tidak sia-sia dengan senang hati Tania menerima lamarannya Anton.
Aku tidak percaya Tania akan menikah dengan Anton." ucap Yura di sela-sela aktivitasnya yang sibuk menempelkan berbagai make up di wajahnya.
Kenapa bisa begitu.? tanya Yuda sembari memakaikan baju di tubuh anaknya.
Mas lihat saja asisten An orang nya kayak gimana,dia itu lebih pendiam di banding mas.Maksudku punya keberanian dari mana dia melamar Tania hahaha." kekeh Yura saat mengingat temannya menceritakan bagaimana proses lamaran Anton.
____________
Yuraaaaaa." teriak Tania kegirangan,saat itu dia dengan sengaja mampir ke rumah Yura sekalian ingin bertemu dengan Bella di bayi gemesh.
Stttt...Bella sedang tidur,lagian lu ada apa sih teriak-teriak di rumah gw.Udah kayak istri yang sedang melabrak seorang pelakor aja." tanya Yura turun dari tangga lalu menghampiri temannya yang sedang duduk di ruang keluaraga.
Hehe ,,,,maaf." ucap Tania
Cepetan sini,gw mau kasih tau lu sesuatu." titahnya lagi sambil menepuk-nepuk sofa kosong di sebelahnya.
Ada apa sih.?? kek dapet uang kaget sekarung aja lu." ketus Yura mendudukan bokongnya di sebelah Tania.
Ra lu tau gak, Anton ngelamar gw." ucapnya dengan nada sedramatis mungkin.
Hah.?kuping gw gak salah denger kan.? tanya Yura memastikan ucapan temannya.
Ih gw serius Ra,tadi pas gw ke ruangannya dia ngelamar gw." ucap Tania membayangkan kejadian tadi siang saat di kantor.
Toktoktok....
Permisi pak." ucap Tania mengetuk ruangan Anton.
Masuk."titah Anton
Setelah mendapatkan izin Tania pun masuk ke dalam ruangan Anton.
Ini berkas yang bapak minta." ucapnya menyodorkan kepada Anton.
Mmmm,,simpan disana." tunjuk Anton ke arah mejannya.Dengan patuh Tania pun menyimpan berkas tersebut di tempat yang Anton suruh.
Kalau gitu saya permisi dulu pak." ucapnya membalikan tubuh namun baru juga dia berjalan beberapa langkah suara barinton Anton membuat langkahnnya terhenti.
Tania,,,kau mau menikah denganku.?tanya Anton to the point dan itu membuat Tania terkejut apakah pendengarannya benar dengan apa yang di ucapkan oleh Anton.
__ADS_1
Membalikan badan." Hah,,,bapak bilang apa tadi.? tanya Tania memastikan dan tentunya itu membuat Tania gugup .
Kau mau menikah denganku ..? apakah itu sudah terdengar jelas.? tanya Anton memandang wajah Tania lekat.
Bapak melamarku.? tanya Tania masih tidak percaya.
Bisa jadi." ucap Anton bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Tania.Hanya tersisa jarak sedikit di antara mereka yang saling berhadapan.
Aku ingin kamu menjadi istriku,kamu membuatku nyaman dan aku menyukaimu.Menikahlah denganku Tania." Anton kembali mengucapkan kata tersebut.
Mau atau tidak.? tanya Anton sambil memegang tangan Tania.
Tidak mau nolak." jawab Tania tersenyum dan seketika Anton pun senang mendengar jawaban dari Tania tanpa dia sadari dia menarik tangan Tania dan langsung memeluknya.
Makasih Tania." ucap Anton di sela-sela pelukannya.
Aku senang sekali. ucapnya yang bisa di bayangkan bahwa hatinya sedang di hujani dengan berbagai bunga.
Hah,serius dia ngelamar lu di kantor.? tanya Yura setelah mendengarkan cerita temannya.
Huum, aaah aku tidak percaya dia akan memberika lamaran dadakan kepadaku." ucap Tania sambil senyum-senyum sendiri.
Issssh,,,kau ini di lamar dadakan aja udah seneng.Sekertaris An sungguh tidak romantis sekali." grutu Yura.
"Tapi gw ucapin selamat untuk loe,karena loe akan mengakhiri masa kesendirian loe dan hanya tersisa si Vina kucrut yang belum nikah."ucapnya lagi merangkul pundak temanya.
Thanks Ra,kita do'akan smga si kucrut cepat ketemu sama jodohnya." jawab Tania dan di amini oleh Yura.
___________
Taraaaa,,,,lihatlah daddy baju kita samaan." ucap Yura memutar-mutarkan tubuhnya karena bajunya sama dengan baju yang di kenakan oleh Bella.
Mamimu rempong sekali nak." bisik Yuda di telinga anaknya dan hanya di balas ketawa gemas oleh anaknya.
Udah ayoo ah kita bisa telat ini." ajak Yuda.
Iih mas ini kasih komentar untuk baju kami berdua." grutu Yura kesal karena suaminya tidak peka.
Iya bagus,bagus angeeeeeet." puji Yuda merangkul pinggang istrinya.
Mereka pun masuk de dalam mobil dan mulai melaju meninggalkan kediaman rumah Yuda.
Setelah hampir menempuh waktu kurang lebih 1 jam akhirnya mereka pun sampai di depan gedung tempat asistennya menikah.
Akhirnya sampe juga, ayo kita turun." ucap Yuda mengambil Bella dari pangkuan istrinya.
Lalu mereka pun masuk ke dalam, semua mata menatap ke arahnya karena mereka tampak seperti keluarga yang sangat bahagia.
Wah,,mereka seperti keluarga yang harmonis ya." gumam salah satu wanita yang ada disana.
Iya mereka pormasi yang begitu lengkap,cantik dan tampan." ucap wanita lainnya ,kurang lebih seperti itulah celotehan orang-orang yang melihat Yuda dan Yura.
Yuraaaa,,,disini." teriak Vina melambaikan tangannya.Lalu Yura pun menghampiri temannya.
__ADS_1
"kenapa lama sekali sih,sebentar lagi acara akan di mulai." cerocos Vina.
" Eh ada bebel ,uuuunnccch lucunya ,eh pak Yuda selamat datang pak." ucap Vina malu-malu dan Yuda pun hanya membalas dengan anggukan kepala.
Dimana Tania? bisik Yura
Sebentar lagi keluar."ucap Vina, dan benar saja tak berselang lama Tania pun keluar di gandeng 2 pager ayu dia terlihat cantik dengan riasan khas sunda.
Dia cantik ya." puji Yura
Iya,,kayak aku." jawab Vina tingkat kepedeannya keluar.
Cantik kok gak laku-laku." ejek Yura becanda.
Caming soon untuk calon gw." sombong Vina
Aminn." ucap Yura.
Sayang,mas kesana dulu ya sembari jadi perwakilan dari pihak pria." ucap Yuda pamit karena memang Anton tidak memiliki keluarga selain Yuda dan alm ayah Yuda.
Ah iya mas,sini biar Bella sama aku."pinta Yura mengambil Bella dari gendongan suaminya.
Dan acara pun akan segera di mulai, kini Anton dan Tania sudah duduk saling berdampingan,dan di depan mereka sudah ada penghulu dan ayah Tania.
Nak Anton siap.? tanya pak penghulu.
Siap pak." jawab Anton lantang
Nak Tania siap,atau mau di tunda aja nikahnya besok." canda pak penghulu dan seketika semua pun tertawa
Siap pak."jawab Tania malu-malu.
Baiklah kita mulai,,!! ucap pak penghulu mengarahkan tangan Anton untuk berjabatan dengan mertuanya.
Saudara Anton saya nikahkan engkau dengan putri saya Tania Alvianita bin Damar dengan mas kawin dan seperangkat alat shalat di bayar tunai....
Saya terima nikah dan kawinnya Tania Alvianita bin Damar dengan mas kawin dan seperangkat alat shalat di bayar tunai.."ucap Anton begitu terdengar tegas dan lantang.
Bagaimana saksi sah.?tanya pak penghulu dan semua pun menyebut kata "Sah " secara serempak.
Selamat ya An." ucap Yuda setelah mereka selesai ijab qabul.
Makasih pak." jawab Anton merangkul bosnya.
Selamat Ya Taniaku sayang." ucap Yura memeluk sahabatnya dengan erat.
Makasih ya Ra." jawab Tania membalas pelukannya.
"Dimana Vina.? tanya Tania tak melihat temannya.
Ah iya aku lupa,kenapa si kucrut ya tadi ada di sebelahku." ucap Yura menengok ke kanan dan ke kiri.
Sedangkan yang di cari sedang sibuk mencoba menelpon seorang pria yang sudah hampir 2 hari tidak menjawab pesannya.
__ADS_1
Menyebalkan dia bahkan tidak menjawab pesanku sama sekali." grutunya menghentak-hentakan kakinya lalu dia pun memutuskan masuk ke dalam untuk memberikan ucapan selamat kepada temannya.