
Kau dari mana saja,,.?tanya Yura saat melihat Vina mendekatinya.
Toilet hehe." jawab Vina berbohong.
Bebeb Tania selamat ya akhirnya masa lajang loe sudah berakhir,gw do'ain semoga lu bahagia sama pak Anton." ucap Vina memberikan do'a kepada temannya.
Terima kasih Vina." jawab Tania memeluk temannya.
Gw juga do'ain semoga lu cepet ketemu sama calon suami masa depan lu." Tania memberikan do'a kepada Vina.
Amiiiin." jawab Vina sembari kedua tangannya mengusap wajah.
Dimana Bella Ra.?tanya Vina
Tuh Sama mas Yuda." tunjuk Yura dan Vina pun mengikuti arah tangan temannya.
Ka Adam." gumam Vina saat matanya tidak sengaja melihat seseorang yang dari tadi dia telpon.
Lu undang ka Adam Tan.?tanya Vina memalingkan wajahnya ke arah Tania.
Suami gw yang undang, soalnya di suruh sama suaminya si Yura." jelas Tania sembari matanya menunjuk ke arah Yura.
Ooooh." hanya kata itu yang keluar dari mulut Vina.
Tau gitu berangkat bareng,huuh." batin Vina membuang napasnya pelan.
__ADS_1
Acara demi acara pun berjalan dengan lancar,satu persatu tamu pun mulai meninggalkan pesta pernikahan Tania dan Anton termasuk Yura.
Tan, gw mau pamit pulang ya soalnya kasian Bella kayaknya udah ngantuk banget."ucapnya sambil mengelus-ngelus kepala anaknya.
Ooh,,iya gapapa.Hati-hati di jalan ya." ucap Tania sembari mencium pipi gembulnya Bella.
An,kami pamit pulang." ucap Yuda mengambil alih bella ke dalam pangkuannya.
Hati-hati pak,terima kasih untuk semuanya." ucap Anton sopan.
Dimana Vina.?tanya yura celingak-celinguk.
Entahlah dari tadi tuh anak ilang mulu." jawab Tania sembari kepalanya ikut mencari.
Hmmm,,,yaudah bilang sama dia kalau ketemu aku pulang duluan." ucap Yura dan di angguki oleh Tania.
________
Ka Adam."teriak Vina saat Adam baru keluar dari toilet. Lalu Adam pun membalikan badannya saat dirinya merasa ada orang yang memanggil namanya.
Ada apa.? tanya Adam datar saat tau siapa yang memanggil namanya.
Ka Adam kok gak bilang sih kalau kaka di undang juga sama Pak Anton." cebik Vina memanyunkan bibirnya.
Pentingkah itu untukmu.? tanya Adam acuh
__ADS_1
Tentu saja, kita bisa pergi bersama.Kau bahkan tidak membalas pesanku 2 hari ini.Kenapa.? tanya Vina memandang Adam tajam
Pesanmu tidak penting dan satu lagi jangan mengirimku pesan yang tidak berpaedah." jelas Adam menatap Vina dengan tajam.
Memangnya kenapa.? sendu Vina.
Karena itu menggangguku.Aku tidak suka ponselku di penuhi dengan pesan yang tidak penting seperti sampah." ketus Adam dengan nada datar.
Apa..? sampah.? Vina mengulang kembali ucapan Adam seolah-olah dia salah dengar.
Iya pesanmu bagaikan sampah." ucap Adam dengan nada penuh penekanan.
Kenapa ka Adam bilang begitu,aku menyukai kaka makannya aku mengirim pesan terus kepada kaka." jelas Vina dengan nada sedihnya.
Dan perlu kamu tau aku tidak menyukaimu sama sekali, jadi berhentilah menggangguku." ucap Adam
Tapi kenapa kaka memberiku nomormu.? tanya Vina karena dia pikir Adam juga tertarik padanya sehingga dia memberinya nomor.
Aku memberikan nomorku padamu karena kamu teman Yura, dan aku tidak ingin kamu merengek kepada Yura meminta bantuan padanya agar kamu bisa dekat denganku." jelas Adam melangkahkan kakinya meninggalkan Vina yang hanya diam mematung.Tiba-tiba suara Vina menghentikan langkahnya.
Kau tidak menyukaiku.?tanya Vina sedih
Aku menyukaimu, tapi hanya sebagai teman tidak lebih jadi jangan berharap aku akan mencintaimu,karena itu tidak akan pernah terjadi kau bukan tipe ku." ucap Adam tanpa memandang ke arah Vina dan pergi meninggalkan Vina seorang diri.
Seketika tubuh Vina pun luruh ke lantai mendengar ucapan Adam ,dia pikir Adam juga menyukainya karena selama ini Adam bersikap baik kepadanya tapi ternyata pemikirannya salah selama ini Adam baik padanya karena sebagai teman tidak lebih.
__ADS_1
Aku benar-benar bodoh." batin Vina dan seketika air matanya pun keluar tanpa permisi.
Ya selama ini adam selalu bersikap baik kepada Vina,contohnya jika Vina mengirimnya pesan dia selalu membalas pesan Vina dengan lembut, dia hanya menganggap Vina teman tidak lebih tapi lama kelamaan dia merasa risih dengan pesan yang di kirim Vina setiap hari bahkan setiap menit.Maka dari itu Adam mengabaikan pesan dari Vina selama beberapa hari karena dia tau bahwa Vina menyukainya dan dia tidak ingin Vina semakin salah paham dengan sikap Adam terhadapnya.