Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 53


__ADS_3

Hari berganti hari,bulan berganti bulan tak terasa kini usia kandungan Yura telah memasuki usia 3 bulan dan perutnya pun mulai sedikit membuncit.Tidak seperti ibu hamil lainnya yang sering mengalami mual,muntah di saat trimester pertama justru Yura tidak merasakan semua itu sama sekali cuman yang bikin anehnya Yura lebih hobby main make up (mungkin calon anaknya cewek😁.)


Seperti pagi ini Yura sudah duduk di depan cermin dan sudah banyak berbagai jenis make up yang berserakan di atas meja riasnya.


Sayang kenapa sih sekarang kamu suka sekali berdandan.?Mau masak dandan,mau nonton tv dandan,mau diem di taman rumah juga dandan gak sekalian kamu mau Bab dandan juga." ledek sang suami yang saat itu baru keluar dari kamar mandi.


Ssstttt,simpan dulu protesan mu Tuan suami,jangan ganggu kehusuan istrimu ini." ucap Yura yang saat itu mulai menggambar alisnya dulu.


Ya abisnya kamu kenapa sih dikit-dikit dandan,dikit-dikit dandan mending kalau kamu dandan terus keluar rumah lah ini masih diam di rumah pun harus dandan dulu." ucap Yuda heran.


Sayang ini keinginan si nona." ucap yura pokus memulas wajahnya.


Nona.? tanya Yuda heran mendengar ucapan sang istri


Iya si nona." ucap Yura


Siapa sih si nona,kok aku gak kenal." tanya Yuda penasaran.


Ampun mas,kamu gak kenal sama si nona.? Ucap Yura menepuk jidatnya.


Ya." jawab Yuda

__ADS_1


Ini si nona mas." ucap Yura menunjuk perutnya yang sedikit membuncit dan seketika Yuda pun mengerutkan dahinya tak mengerti.


Kamu ngomong apa sih yank,aku gak ngerti maksud kamu nunjuk perut kamu terus kamu bilang ini si nona." ucap Yuda yang otak nya masih lola😁


Dasar dady oon." gumam Yura lirih lalu dia pun membalikan tubuhnya berhadapan dengan Yuda.


Maksud aku si nona ini ya calon anak kita mas." jelas Yura


Kenapa kamu menamai dia si nona,kita kan tidak tau bahwa anak kita cewek/cowok." ucap Yuda yang emang kenyataannya mereka belum melakukan USG lagi untuk melihat jenis kelaminnya.


Aku asal nebak aja.Soalnya kata orang kalau ibunya suka make up pas lagi mengandung itu pasti anaknya cewek." ucap Yura sumringah.


Mas mau kerja.? tanya Yura saat melihat sang suami berjalan menuju ruang ganti.


Iyalah,mas kemaren kan gak masuk kasian juga Anton pasti kewalahan ngurusin perusahaan." ucap Yuda,ya kemarin Yuda tidak masuk akibat rengekan Yura yang minta di temenin ke mall untuk belanja berbagai alat tempur untuk wajahnya.


Oooh." jawab Yura dan langsung melanjutkan sesi melukis wajahnya.


Setelah Yuda selesai memakai baju kerjanya dia pun menuju meja makan untuk sarapan.


Sayang ayo sarapan,aku tunggu disana ya." ucap Yuda karena istrinya masih sibuk alias belum selesai mencorat-coret wajahnya dan jika Yuda mengganggu aktivitas melukis wajahnya yang belum selesai maka urusannya akan rumit sang istri akan nangis bak anak kecil yang di tinggalkan oleh mamahnya.Pernah saat itu Yura sedang asyik melukis wajahnya lalu Yuda mengajak dia untuk makan malam dan akhrinya terjadilah drama sinetron yang mengakibatkan Yuda kewalahan menghadapi kemurkaan istrinya karena ia belum sampe finish merias wajah.

__ADS_1


Baik komandan, sebentar lagi aku akan menyusul." jawab Yura yang sebentar lagi mendekati finish melukis wajahnya.


Setelah 10 menit kepergian sang suami akhirnya dia pun telah selsai dengan kegiatannya.


"Beres.!! ucapnya lalu dia pun melihat bayangan wajahnya di cermin memastikan bahwa haskarnya terlihat sempurna.


Gimana mas aku cantik gak." ucap Yura yang saat itu menyusul suaminya di meja makan.


Ya cantik." jawab Yuda melihat sekilah wajah sang istri.


Hanya cantik saja.? tanya Yura sendu.


Sangat,sangat cantik sayang.Ayo sarapan Anton sudah menunggu mas di depan." ucap Yuda tersenyum paksa karena gemas akan tingkah istrinya yang mana jika memuji dia setelah melukis wajahnya kata "sangat" harus dia sebutkan dan jangan sampai terlewat.


Yaudah ayo sarapan,aku ambilin ya nasinya." ucap Yura sumringah karena suaminya selalu memuji kecantikannya.


Mas berangkat dulu ya." ucap Yuda saat dia telah selesai sarapan ,lalu dia pun mencium kening sang istri dan bergantian mencium perut yang di dalamnya ada si nona(versi sang istri)


Dady pergi dulu ya sayang, jangan nakal ya di dalam." ucap Yuda seolah-olah sedang berbicara dengan calon anaknya.


Hati-hati ya mas." ucap Yura mencium tangan sang suami.

__ADS_1


__ADS_2