
30 menit kemudian mobil pun telah sampai di kediaman rumah Yuda,lalu dengan cepat Anton turun dari mobil dan membukakan pintu untuk kedua majikannya tersebut.
Silahkan Tuan." ucap Anton sambil membukakan pintu untuk tuannya.
Hemmm." jawabnya sambil keluar dari mobil dan menggendong Yura lalu mendudukannya di kursi roda.
Terima kasih mas.!"ucap Yura
Sama-sama sayang." jawab Yuda sambil mengelus kepala Yura.
Lalu Yuda pun mendorong kursi roda Yura untuk masuk ke dalam rumahnya di ikuti oleh Anton dari belakang mereka.Tepat ketika pintu terbuka teriakan dari orang-orang mengejutkan mereka lebih tepatnya Yura karena ini semua adalah rencana suami nya yaa di sana telah ada keluarganya dan keluarga Yura serta teman-teman Yura menunggu kedatangannya.
Selamat datang Yura.!! "ucap orang-orang yang ada di sana bersamaan.
Mas.!!! ucap Yura terharu lalu Yuda pun tersenyum melihat reaksi istrinya.
Selamat datang sayang, mamah senang kamu bisa pulang ke rumah lagi." ucap mamah Yura sambil memeluk anaknnya.
Makasih mah, Yura juga senang bisa pulang .!" jawab Yura.
Mamah juga bahagia sayang,selamat datang.!"ucap mamah Yuda sambil memeluk Yura.
Makasih mah."jawab Yura.
Haiii nona ,aku sangat cemas sekali saat kamu tidur terus di ranjang Rumah Sakit." ucap Tania yang saat itu menghampiri Yura
Iya aku juga." ucap Vina yang saat itu berdiri di sebelah Tania.
Maaf ya aku sudah buat kalian khawatir."jawab Yura
It's okee,tapi jangan di ulangi lagi yah bkin kita cemas." ucap Tania.
Iiih siapa juga yang pengen mengalami kecelakaan lagi, amit-amit." ucap Yura yang di respon dengan tawa orang-orang yang ada di sana.
__ADS_1
Tapi ada hikmahnya juga sih dari kecelakaan kemarin, iya hikmahnya mas Yuda jadi bersikap manis terhadapku.Terima kasih Tuhan."batin Yura.
Udah-udah kasian Yura harus istirahat, Nak Yuda bawa Yura ke atas." titah pak Anwar .
Baik pah." jawab Yuda lalu dia pun mengangkat tubuh Yura ala bridal style ke atass.
Kyaaaaa."pekik Yura kaget saat suaminya tiba-tiba mengangkat tubuhnya.
Mas turunin aku." ucap Yura sambil meronta-ronta karena malu di lihat oleh orang-orang yang ada di rumahnya.
Sssttttt,kamu diem inget pesan dokter kamu jangan banyak bergerak dulu." jawab Yuda yang sudah berjalan menapaki tangga.
Lalu Yuda pun telah sampai di kamarnya.Di rebahkannya tubuh istrinya dengan hati-hati lalu ia pun ikut merebahkan tubuhnya di samping istrinya dan memeluknya erat.
Mas.."panggil Yura.
Hmm.."hanya itu yang terdengar dari bibir suaminya.
Terima kasih." ucap Yura
Karena kamu telah membalas perasaanku." jawab Yura sambil menatap wajah suaminya.
Sesaat pandangan mereka bertemu,lalu Yuda pun bangun dari tidurnya dan menindih setengah tubuh mungil istrinya.
Sayang harusnya mas yang bilang terima kasih karena kamu telah sabar menghadapi suami kayak mas ."ucap Yuda sambil tangannya mengelus pipi Yura,Yura pun tersenyum lalu tiba-tiba Yuda mencium bbir ranum Yura" Cup" di kecupnya bbir Yura dengan lembut tak lama kemudian dia ***** bbir istrinya dengan hati-hati lalu Yura pun membalas ciuman suaminya, cukup lama mereka berciuman sampai pasokan oksigen dalam tubuh mereka akan habis.
Ma..as."ucap Yura terengah-engah sambil mencoba menjauhkan bbir suaminya .
Kenpa sayang.? jawab Yuda.
Aku gak bisa napas."ucap Yura malu
Hahaha,kalau ciuman itu nafas sayang jangan di tahan.Pasti ini pengalaman pertama kamu ya.?ejek Yuda karena memang ciuman Yura agak kaku.
__ADS_1
Iyalah aku kan wanita sholeh, emg bibir mas bekas wanita lain." grutu Yura kesal.
Dudududuh,istri mas marah nih ceritanya." ucap Yuda menggoda istrinya yang sedang cemberut.
Dih siapa yang marah."ucap Yura dengan wajah yang di tekuk.
Udah dong sayang itu kan dulu,lagian mas tuh hanya pernah mencium dua wanita." jawabnnya
Siapa aja.?tanya Yura penasaran.
Masa lalu mas dan masa depan mas."jawabnya sambil kembali mencium bbir istrinya di lumatnya bbir Yura lalu dia sedikit menggigit bbir bawah Yura supaya Yura memberikan akses untuk lidah Yuda menjelajahi setiap rongga mulutnya perlahan-lahan bibir Yuda pun turun ke bagian leher Yura di kecupnya leher istrinya sambil memberikan beberapa tanda merah disana.
Tiba-tiba ketika mereka sedang asik berciuman suara ketukan pintu pun mengganggu kegiatan mereka yang mana membuat Yuda sangat kesal terhadap orang yang ada di balik pintu kamarnya.
Toktok "suara ketukan pintu dari luar kamar Yuda."
Mas ada yang ketuk pintu." ucap Yura mencoba mendorong tubuh suaminya.
Udah biarin aja yank."jawab Yuda
issh mas ini cepat buka."titah Yura
Iya,iya." jawab Yuda sambil berdiri dan membuka pintunya.
Mamah, ada apa.? tanya Yuda saat tau bahwa mertuanya yang mengganggu kegiatan panasnya.
Maaf mamah mengganggu,kita mau pamit pulang nak."ucap mamah Yura
Oh iya mah ,nanti kita turun ke bawah." jawab Yuda.
Tidak usah nak, kalian istirahat aja." jawab mamah Yura sambil menghampiri anaknya lalu pamit kepada Yura.
**maaf ya teman2 aku gak bisa ngerangkai kata buat bkin adegan kek gituan masih kaku hehe.harap maklum
__ADS_1
segitu dulu ya ceritanya.
yuk bantu vote**