Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 36


__ADS_3

(Flash back).


5 Tahun lalu Yuda mempunyai seorang kekasih,kekasih yang amat di sayangi,kekasih yang menjadi cinta pertamanya,kekasih yang selalu menghiasi hari-harinya penuh warna.


Sayang kamu dimana.? tanya Yuda kepada seorang wanita melalui sambungan telponnya.


Masih di kampus, ini mau pulang." ucap Wanita di sebrang sana.


Yaudah kamu hati-hati di jalan ya,maaf aku gak bisa jemput kamu soalnnya ayah nyuruh aku ke kantor." ucap Yuda kepada wanita di sebrang sana yang tak lain adalah kekasih Yuda yaitu "Dila" mereka berteman sejak duduk di bangku SMA hingga ketika mereka menginjak bangku kuliah Yuda pun menyatakan cinta kepadanya namun takdir berkata lain Tuhan tidak mengizinkan mereka untuk berjodoh.


Iya sayang, bye.!! ucap Dila yang saat itu sedang berada di kampus dan akan pulang. Dila pun masuk ke dalam mobilnya dan perlahan-lahan mobil melaju meninggalkan parkiran kampus namun ketika di tengah jalan tiba-tiba mobil Dila terjadi masalah di bagian rem mobil sehingga mengakibatkan mobil tersebut susah untuk di kendalikan sehingga mobil yang di kemudikan Dila menabrak pembatas jalan sampai akhirnya Dila meninggal dunia .


Kepergian Dila membuat Yuda begitu terpukul dan kehilangan sosok orang yang selalu memberikan warna di hidupnya sehingga membuat pribadi Yuda berubah menjadi sosok pria dingin,pendiam seolah-olah dia mendirikan tembok penghalang bagi orang sekitar.Hingga pada akhirnya orang tua Yuda mengirim Yuda ke Luar Negri untuk melanjutkan kuliannya berharap Yuda bisa bangkit dari keterpurukannya dan melupakan masa lalunya.


"Flash back end"


^


Sore itu pukul 16:00 tidak seperti biasanya Yuda telah pulang ke rumah.Ya setelah kedatangan Liza tadi pikiran Yuda terus tertuju kepada Yura dia sangat takut Liza akan malakukan sesuatu terhadap istrinya.


Assalamu'alaikum.! ucap Yuda sembari masuk ke dalam rumah.


Wa'alaikumsalam,Mas tumben sudah pulang jam segini.? Tanya Yura heran sambil mencium tangan sang suami.


Aku merindukan istriku." goda Yuda sembari mencium kening sang istri.


Tuan suami gombalanmu sangat receh." ucap Yura sambil mencubit perutnya.


Hehe, apakah mamah dan papa masih disni.? tanya Yuda sambil merangkul pinggang sang istri.


Sudah pulang tadi" ucap yura sambil menggandeng tangan sang suami menaiki tangga menuju kamarnya.


Ohh, " jawab Yuda singkat.

__ADS_1


Yaudah sekrang mas istirahat dulu, aku mau siapin air hangat buat mas mandi." ucap Yura lalu masuk ke kamar mandi


Sepertinya s**emakin hari aku semakin mencintainya,," batin Yuda sembari menatap Yura yang berjalan ke kamar mandi.


10 menit kemudian Yura pun telah selesai menyiapkan air hangat untuk sang suami.


Yaah, kok malah tidur sih." ucap Yura saat melihat sang suami tertidur di atas sofa kamar ,lalu perlahan-lahan Yura pun mendekati Yuda yang sedang terlelap di tatapnya wajah sang suami yang begitu tampan ketika tidur terlihat guratan lelah di wajah nya namun tidak menghilangkan ketampanannnya.


Pasti dia kelelahan." gumam Yura sembari tanggannya mengusap wajah tuan suami lalu Yura pun pergi keluar membiarkan sang suami untuk tidur sebentar.


Bibi masak apa.? tanya Yura kepada art nya yang saat itu sedang berjalan ke arah dapur


Oh ini nyonya, balado ikan nila sama cah kangkung." jawab Bi Asih.


Ooh ,biar Yura bantu ya." ucap Yura.


Tidak usah Nyonya ini adalah tugas saya." jawab Bi asih tidak enak.


Gapapa bi ,itung-itung Yura belajar membuat balado ikan soalnya Yura belum pernah membuatnya." ucap Yura.


^


Tepat pukul 5 sore Yura telah selesai dengan ritual di dapurnya dia hendak menuju kamarnya untuk membangunkan sang suami tapi ternyata sang suami sudah bangun dan pastinya sudah mandi.


Kirain masih tidur." ucap Yura saat masuk kamar dan melihat sang suami sedang duduk di sofa dengan memangku laptopnya.


Iyalah. malahan aku sudah mandi,kamu habis ngapain.? tanya Yuda sambil mengulurkan tanggannya meminta sang istri untuk duduk di pangkuannya setelah sang laptop telah dia simpan di atas meja.


Lalu Yura pun menerima uluran tangan sang suami dan duduk mesra di pangkuannya.


Wah iya, ternyata suamiku sudah wangi." ucap Yura sembari wajahnya mengedus-ngedus di ceruk leher sang suami.


Aku habis belajar masak balado ikan mas sama bi asih, yaudah aku mau mandi dulu ya." ucap Yura mencoba melepaskan rengkuhan Yuda .

__ADS_1


Cium dulu." ucap Yuda sambil memajukan bbirnya lalu Yura pun mengecup bibir Yuda .


Udah aku mau mandi dulu." ucap yura lalu dia pun bangkit dari pangkuan sang suami dan berjalan menuju kamar mandi.


^^


Pukul 8 malam Yura dan Yuda sedang menikmati makam malamnya.


Gimana mas ikan baladonya enak gk.? tanya Yura antusias.


Lumayan, " jawab Yuda singkat dan seketika wajah Yura langsung cemberut saat mendengar ucapan suaminya.


Hahahahaha,, ini enak sayang kamu gitu aja udah cemberut." ucap Yuda sembari mencubit pipi sang istri.


Sakit mas," ucap yura.


Ya kan aku sedih mas karena tidak bisa buatkan mas masakan yang enak sesuai slera mas." ucap Yura.


Sayang, meskipun masakan kamu tidak enak mas akan tetap memakannya karena masakan istri adalah masakan paling istimewa." jawab Yuda sehinggu membuat Yura senyum sumringah.


Terima kasih mas, Yura janji Yura akan lebih giat lagi belajar memasak kepada bi asih supaya mas betah makan di rumah." ucap Yura.


Emang menurut mu selama ini mas gak betah di rumah.? tanya Yuda.


Sayang denger mas, meskipun kamu tidak jado masak atau tidak bisa masak sekali pun mas akan tetap betah di rumah karena bagi mas istri adalah tempat ternyaman." ucap Yuda sehinggu membuat hati Yura meleleh saat mendengar ucapan sang suami.


Makasih mas aku cuman takut aja kata orang kalau istrinya tidak jago masak ntar suaminya bakalan gak betah di rumah." ucap Yura


Jangan dengarkan kata orang sayang,masing-masing orang itu berbeda termasuk mas .Mas bukan tipikal laki-laki yang selalu menuntut istrinya untuk bisa menguasai pekerjaan rumah karena bagi mas istri bukan untuk di jadikan pembantu melainkan untuk di jadikan Ratu." ucap Yuda sambil memegang kedua sisi pipi sang istri sehingga wajah mereka saling berhadapan.


Makasih mas," ucap Yura terharu sehingga buliran bening menetes membasahi pipinya.


Sudah-sudah kok malah melow gini sih lagi makan juga malah kayak lagi nonton drama sedih aja." ejek Yuda sambil menghapus air mata sang istri lalu mereka pun melanjutkan acara makan malamnya dengan saling menyuapi satu sama lain."( aaah sungguh romantis author sangat iri) 😁

__ADS_1


**Oke segitu dulu ya teman-teman semoga kalian suak.jangan lupa bantu follow aku author ,vote dan like nya jangan sampai ketinggalan.


salam sayang dari aku🤗**


__ADS_2