Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 79


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang cukup mewah seorang pria sedang marah-marah akibat perusahaannya mengalami kerugian yang cukup besar.


Aaaaaakkkkh.."teriaknya sambil membuang semua barang yang ada di atas meja.


Kurang ajar,siapa yang berani bermain-main denganku." ucapnya kembali sambil mengepalkan tangannya.


Tuan anda kenapa.? tanya salah satu pembantunya karena dia mendengar majikannya berteriak sangat keras.


KELUAR KAU.."teriaknya kepada pembantu tersebut.


Ya dia adalah Mirza,kakeknya Liza.Perusahaannya mengalami kerugian secara tiba-tiba karena data perusahaannya sebagian ada yang bocor.


Dia belum tau bahwa semua ini adalah perbuatan Yuda.


Ada apa.?? Tanya Liza saat memasuki rumah kakeknya.


Tuan marah-marah non,dan saya tidak tau apa penyebabnya." jelas pembantu yang baru keluar dari kamar majikannya.


Oh,,biar saya yang urus, kamu lanjutkan saja pekerjamu." titah Liza meninggalkan pembantunya.


Ya Liza hanya memiliki kakek saja,karena orang tua nya sudah meninggal sejak dia duduk di bangku SMA karena kecelakaan.


Toktoktok,,,kakek." ucapnya mengetuk pintu kamar.


"Ini Liza bolehkah Liza masuk." ucapnya lagi sembari membuka pintu kamar sang kakek.


Merasa tidak mendapat jawaban dari dalam dia pun masuk ,di lihatnya kamar sang kakek yang berantakan sehingga membuatnya cukup terkejut.


Kakek..."ucapnya dengan nada sedikit keras.Lalu dia pun menghampiri kakeknya yang sedang duduk di lantai dengan posisi tangan menutupi wajahnya.


Kakek kenapa ? tanya Liza membantu sang kakek untuk bangun dan mendudukannya di sofa.


Perusahaan kita Za,perusahaan kita."ucap sang kakek dengan nada frustasi.


Ada apa dengan perusahaan kek.?tanya Liza penasaran


Data di perusahaan kita mengalami kebocoran,sehingga kita mengalami kerugian yang cukup besar.Kakek tidak mau jika perushaan yang kakek bangun sejak lama bangkrut."ucapnya menjelaskan kepada sang cucu.


Bagaimana bisa itu terjadi kek.? tanya Liza


Sepertinya seseorang sedang bermain-main dengan kita."ucap sang kakek memandang ke sembarang arah


Apa mungkin ini ulah keluarga Wijaya.?tanya Liza menebak


Kakek juga berpikir begitu, sepertinya mereka sudah tau bahwa kita dalang yang membakar perusahaannya dan kematian orang tuannya."jelas sang kakek dengan mimik muka yang terlihat ketakutan.


Lalu bagaimana ini kek ,aku gak mau di penjara." jelas Liza tak kalah takut.


Kamu tenang saja, itu tidak akan terjadi." ucap sang kakek mencoba menenangkan cucunya.


Bagaimana caranya.?tanya Liza penasaran.

__ADS_1


Sebaiknya kita kemasi barang-barang kita,kita pergi ke Luar Negri sekarang juga.Disana kakek punya teman bisnis yang kaya siapa tau dia bisa membantu."ucap sang kakek.Buru-buru mereka pun mengemasi barang-barangnya masing-masing.


^


^


^


*Kantor Yuda*


Kini Yuda sudah mulai masuk kembali ke kantornya, dia tidak ingin larut dalam kesedihan toh masih banyak orang yang menyayanginya contohnya saja istri,kaka dan mertuanya.Bahkan mertuanya sudah dia anggap seperti orang tua nya sendiri apalagi mertuanya sangat baik kepadanya.


Bagaimana An,apakah tugas yang aku suruh sudah kamu kerjakan.?tanya Yuda.Saat ini mereka sedang berada di ruangan Yuda.


Sudah pak,dalam sekejap semua para penanam saham menarik kembali sahamnya dari perusahaan Kusuma." jelas Anton. Ya itu adalah perusahaan kakek Mirza dia menyuruh hacker untuk membobol data perusahaannya.


Bagus." ucap Yuda meyunggingkan bibirnya.


Mungkin sebentar lagi perusahaannya akan mengalami kebangkrutan." ucap Anton lagi.


Itu yang aku harapkan." jawab Yuda dengan senyum evil nya.


Lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya pak.?tanya Anton.


Kita akan memasukan mereka ke penjara, dan membusuk disana selamanya." ucap Yuda dengan nada penuh amarah.


"Apakah kamu sudah menyimpan orang untuk memata-matai di sekitar rumah Mirza.?tanya Yuda


Bagus,,!!karena aku yakin mereka pasti akan kabur."ucap Yuda yang sudah paham apa yang akan di lakukan oleh mereka.


Sekarang kamu bawa semua bukti-bukti kejahatan mereka ke kantor polisi,biar mereka yang mengurusnya." titah Yuda kepada sang asisten.


Baik pak." ucap Anton lalu dia pun pamit keluar dari ruangan sang bos.


^


^


^


Kini Liza dan sang kakek sudah siap-siap untuk pergi ke Bandara, sebelum Yuda menyuruh polisi untuk menangkapnya.


Lizaaaaa cepat."teriak sang kakek


Iya kek." jawab Liza lari menyusul sang kakek yang sudah duduk di mobil.Lalu dia pun masuk ke dalam setelah itu mobil pun melaju meninggalkan pekarangan rumahnya.


Kek bagaimana kalau Yuda nemuin kita di Bandara.?tanya Liza ketakutan.


Kamu tenang saja." jawab sang kakek menenangkannya.


Kini mereka pun telah sampai hanya butuh 30 menit untuk mereka sampai di Bandara.Namun tanpa mereka sadari bahwa ada seseorang yang dari tadi mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


Ayo cepat turun." titah sang kakek.


Iya kek." jawab Liza buru-buru mengikuti sang kakek yang sudah lebih dulu masuk Bandara.Namun sayang sekali saat Liza akan masuk ke dalam tiba-tiba seseorang membekapnya dari belakang.


Kemana ini anak." grutu sang kakek yang dari tadi tidak melihat cucunya.


Apakah anda mencari cucu anda." ucap seseorang dari belakangnya.Lalu kakek Mirza pun membalikkan tubuhnya melihat siapa yang memanggilnya.


Yuda Aditama Wijaya." gumamnya saat tau siapa orang yang ada di belakangnya


Yaa,saya adalah Yuda cucunya kakek Wijaya teman baik anda namun sayang anda mengkhianatinya." ucap Yuda dengan nada mengejek.


Sebelumnya orang yang di suruh Anton untuk mengintai di sekitar rumah kakek Mirza dia memberitahukan bahwa dia melihat liza dan sang kakek naik mobil dengan membawa koper dan Yuda pun sudah tau kemana tujuan mereka.


Apakah anda kaget melihat saya ada disini.?tanya Yuda saat melihat wajah kakek Mirza yang cukup kaget.


Dimana cucuku.?tanya Kakek Mirza dengan nada kasar.


Hahaha,apakah anda khawatir kepada cucu anda.? ucap Yuda dengan senyum evilnya.


SIALAN."teriak kakek Mirza sembari tangannya mengeluarkan pistol dari saku celananya dan langsung dia todongkan tepat di kepala Yuda.


Seketika suasana Bandara pun ricuh saat melihat kejadian tersebut.


Anda akan menembak saya.?silahkan,tapi anda tidak akan bisa bertemu dengan cucu anda lagi dan pastinya anda akan membusuk di penjara karena perbuatan anda." ucap Yuda dengan nada mengejek.


Diam kau.Kamu dan kakekmu sama-sama menyebalkan,aku sangat membenci semua anggota keluargamu.Aku bahkan senang saat tau orang tua mu mati." ucap kakek Mirza dengan nada penuh kepuasan.


KAU." ucap Yuda geram dan mengepalkan tangannya.Namun dia harus berhati-hati jangan sampai dia melakukan kesalahan karena pistol yang di pegang kakek Mirza tepat di kepalanya.


Kamu tau kenapa saya membenci kakekmu,dan mengkhianatinya."ucap kakek Mirza namun Yuda tidak menjawab dia hanya mendengarkan saja.


"Karena dia telah merebut wanita yang aku cintai,dia menikahi gadis yang sangat aku sukai."teriaknya.Ya wanita yang di maksud kakek Mirza adalah nenek nya Yuda.


Sejak saat itu saya membenci dia dan saya berjanji akan membuat keturunannya menderita hahahaha." kakek Mirza tertawa puas saat mengatakan itu.


Dan sekarang giliran mu untuk meyusul orang tua dan kakekmu di neraka." ucap kakek Mirza yang siap-siap akan melepaskan perluru tepat di kepala Yuda.Namun belum juga dia melakukannya sebuah tembakan tepat mengenai kaki nya sehingga dia pun luruh di lantai.Ya itu adalah polisi karena sebelumnya Anton mendapat telpon dari anak buah yang dia tugaskan untuk mengikuti mirza bahwa dia melihat bosnya datang ke Bandara sendirian.Saat tau bosnya pergi ke Bandara sendiri Anton pun langsung meminta polisi untuk ikut dengannya.


Buru-buru polisi pun menangkap kakek Mirza....


Sialan awas kau ,aku akan membalasnya." teriak kakek Mirza saat polisi membawanya.


Terima kasih Anton, untung kamu datang tepat waktu." ucap Yuda saat asistennya menghampiri Yuda.


Sama-sama pak,bapak tidak kenapa-napa kan.?tanya Anton memastikan bahwa atasannya baik-baik saja.


Aku baik-baik saja.Bagaimana dengan wanita itu apakah kamu sudah membawanya.? tanya Yuda


Ya pak,anak buah yang saya suruh sudah menangkapnya.Sekarang dia ada di dalam mobil." ucap Anton.Ya Yuda sengaja tidak membiarkan Liza di bawa oleh polisi lebih dulu karena dia ingin memberikan sedikit pelajaran kepada wanita itu karena sudah berani meneror istrinya. Dia baru tau bahwa yang meneror istrinya adalah wanita itu sendiri.Saat itu dia menyamar sebagai tukang servic ac dengan berpakaian ala pria sehingga dengan mudah dia bisa mendapatkan izin masuk ke dalam rumah.Karena kebetulan Ac di kamar Yuda sedang rusak.


Lalu Yuda pun melangkah kan kaki nya menuju mobil yang sudah ada wanita yang paling dia benci.

__ADS_1


__ADS_2