Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 21


__ADS_3

30 menit kemudian Yura pun telah sampai di kantornya lalu dia buru-buru keluar dari taxi dan memberikan uang kepada supir taxi tersebut.


Hosh,hosh ," suara napas Yura ngosngosan.


Untung aku tidak terlambat." gumam Yura sambil berjalan masuk ke dalam namun ketika dia akan masuk ke dalam lif tiba-tiba semua mata karyawan yang ada di sana menatapnya dan terdengar mereka bisik-bisik membicarakannya.


Itu kan Yura, kok pengantin baru udah masuk kerja.?"ucap salah satu karyawan wanita.


Iya,pak direktur juga tadi masuk kerja deh tadi aku liat masuk ruangannya sama sekertaris Anton." ucap karyawan wanita lainnya.


Iya aneh ya pengantin baru bukannya bulan madu malah kerja." ucap karyawan wanita tadi.


Aku denger-denger sih pak Yuda terpaksa menikah dengannya karena di paksa oleh ayahnya." ucap karyawan wanita lainnya.


Kurang lebih seperti itulah mereka membicarakan Yura.Namun Yura tak menghiraukan ucapan mereka dia buru-buru masuk ke dalam lif dan kebetulan di dalam lif ada kedua temannya yaitu Tania dan Vina.


Cieee pengantin baru, gimana-gimana Pak Yuda hot gak.? ucap Tania tanpa malu bertanya seperti itu.


Apaan sih."jawab Yura sambil memukul tangan Tania.


Eh tapi kenapa kamu malah masuk kerja Ra bukankah harusnya pengantin baru itu bulan madu ya." ucap Vina polos


Emang harus ya bulan madu.? tanya Yura ketus.


Ya kan biasanya kebanyakan pengantin baru itu melakukan bulan madu Ra." jawab Tania namun Yura hanya diam tidak menjawab ocehan kedua temannya.

__ADS_1


Tak lama kemudian lif pun terbuka Yura dan kedua temannya keluar dan berjalan menuju ruangannya masing-masing.


^


Siang itu Yura sedang mengerjakan laporan yang sempat tertunda karena pernikahannya.Tak lama kemudian Yuda pun memanggilnya lewat telpon khusus di kantor.


Tilililit,tilililit.( anggap aja itu suara dering telpon kantor ya geng)😁


Hallo pak.! tanya yura saat mengangkat panggilan dari bos sekaligus suaminya.


Saya tunggu di ruangan, sekarang.!! ucap Yuda di sebrang sana lalu tanpa menunggu jawaban dari Yura dia pun langsung mematikan panggilannya.


Orang ini menyebalkan sekali."gumam Yura sambil berdiri dan berjalan menuju ruangan Yuda.


Masuk." jawab Yuda yang saat itu sedang sibuk memeriksa berkas-berkas.


Lalu Yura pun berjalan melangkah mendekati meja kerja Yuda ,tiba-tiba....


Braaaaaak." Yuda melempar map yang berisi laporan-laporan data perusahaan.Dan seketika tubuh Yura pun terlonjak kaget melihat Yuda melempar map ke mejanya dengan sedikit keras.


Aa...da apa ya pak.? tanya Yura dengan gugup yang saat itu melihat wajah Yuda sudah menyeramkan bak harimau yang kelaparan.


Kamu tanya ada apa hah.?? jawab Yuda dengan nada tinggi.


Lihat ini.! ucapnya sambil melepar map tepat mengenai kening Yura sehingga kening nya sedikit terluka.

__ADS_1


Ssttttt." Yura sedikit meringis kesakitan saat merasakan keningnya tergores.Buru-buru Yura mengambil map yang jatuh kelantai dan melihatnya.


Lihat laporan nya banyak yang salah, kamu tidak mengecek sebelum di berikan kepadaku hah." teriak Yuda yang suara nya sangat menggema di ruangannya.


Aa...a,,kn saya perbaiki pak." ucap Yura kembali gugup.


Dasar tidak becussss,saya heran sama orang yang memuji kinerja kamu yang katanya bagus buktinya untuk mengecek laporan saja kamu sangat tidak bisa di andalkan." ucap Yuda sinis


Dasar wanita bodoh,wanita tidak berguna."ucapnya lagi.


Yura yang mendengar Yuda menghinanya hanya bisa menundukan wajahnya yang mana matanya sudah berkaca-kaca tidak kuat untuk menahan rasa sakit di hatinya ketika suaminya dengan tega menghinanya hanya karena masalah spele( menurut nya).


Tak lama kemudian Anton pun masuk hendak memberikan berkas-berkas yang harus di tanda tangani oleh Yuda,sekilas Anton melihat ke arah Yura yang sedang menundukan kepalanya dan tidak sengaja melihat dahinya sedikit berdarah.


Ah maaf pak ini berkas yang harus di tanda tangani." ucap Anton sambil menyerahkan berkasnya kepada Yuda


Simpan dulu di sana." titah Yuda sambil menujukan ke arah mejanya lalu Anton pun menyimpannya sesuai arahan Yuda.


Perbaiki itu." ucap Yuda kepada Yura.


Baik pak." jawabnya sambil berjalan keluar.


Ada apa pak.? Tanya Anton namun Yuda tidak menjawab pertanyaan Anton.


Kasian nona Yura ,semoga dia bisa sabar hidup dengan laki-laki tempramen sepertinya." batin Anton yang melihat Yura dari ruangan bosnya karena emang ruangan Yura dan Yuda hanya terhalang oleh kaca jadi Yuda bisa melihat aktivitas Yura dari dalam tapi tidak dengan Yura karena kaca ruangan Yuda kalau di lihat dari luar gelap.( pokoknya kaca begitu deh aku gak tau namanya kaca apa) hehe

__ADS_1


__ADS_2