Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Penasaran


__ADS_3

Pagi pun telah tiba matahari mulai menampakan dirinya untuk menyinari bumi.Dan sepasang suami istri yang saling berpelukan masih enggan membuka matanya hingga suara seseorang mengejutkan mereka.


Mammi,,,Daddy..." teriak Bella masuk ke dalam kamar orang tuanya sambil berlari menghampiri orang tuannya.Lalu dia pun naik ke ranjang dan duduk tepat di punggung Yuda.


Awas mammi." ucapnya mengibaskan tangan Yura.


Ya ampun putri mammi jahat banget." ucap Yura dengan nada di buat sesedih mungkin.


Biarin ini kan daddy kaka." jawab bibir mungil Bella dan buru-buru dia pun memeluk leher Yuda.


Kenapa putri manja daddy ini hmm.? tanya Yuda mengusap kepala Bella.


Daddy ayo kita beli belbi." rengeknya.Sedangkan Yura dia bangkit dari ranjang dan berjalan menghampiri box bayi.


Dia masih tidur."gumamnya saat melihat putranya masih tertidur pulas lalu dia pun duduk di sofa melihat kedua manusia yang sedang bicara.


Besok aja ya,sekarang kaka mainnya sama adik Dega aja ya." titah Yuda menolak secara halus keinginan putrinya ,bukan Yuda tidak mau membelikan boneka untuk putrinya tapi percuma dia membeli boneka untuk putrinya yang ada boneka tersebut akan di rusak oleh Bella contohnya seperti rambutnyq yang dia potong jadi pendek bahkan nyaris gundul atau dia akan melukis wajah si berbi dengan make up istrinya.Sungguh barbie yang malang๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


Gak mau adik Dega tidak seru dia tidur terus."rengek Bella kekeh ingin membeli barbie.


Sayang sini deh." bujuk Yura menepuk-nepuk pahanya.


Barbie yang minggu kemarin yang om Arsyad beli masih ada kan.?tanya Yura setelah putrinya duduk di pangkuannya.


Bella menganggukan kepala."Ada mammi."ucapnya pelan


Nah mainnya sama barbie itu aja ya."ucap Yura membujuk putrinya.


Tapi dia sudah berubah jelek tidak cantik lagi.Aku tidak suka." jawab Bella.Tentu saja barbie nya jadi jelek karena tangannya sendiri lah yang membuat barbie yang malang itu berubah wujud haha.


Yura menghela napasnya,dia tidak mau terlalu memanjakan putrinya itu tidak akan baik untuk masa depannya.


Mmmmppp,,,gimana kalau kaka bantu mammi bikin kue aja,soalnya nanti malam bakal banyak orang." ucap Yura memberikan ide berharap putrinya nurut.

__ADS_1


Kue.? ucapnya sambil mengedip-ngedipkan matanya.


Iya kue." jawab Yura.


Kue yang di atasnya ada lilin sepelti kue kaka waktu itu." ucap Bella senang karena dia pikir dia akan membuat kue ulang tahun.


Iyaaaa nak." Yura terpaksa mengiyakan ucapan putrinya,dia sudah tidak mau berdebat dengan putrinya yang super cerewet.


Asyyiiikkkk." Girang Bella senang sedangkan Yuda dia tersenyum bahagia karena dia bisa bersantai ria tanpa ada si pengganggu alias putrinya.


_____________


Saat ini Vina sedang berolahraga dia berlari di sekitar komplek rumahnya dengan menggunakan stelan baju olahraga.


Hey..." seseorang menepuk bahu Vina dari belakang lalu dia pun menoleh melihat siapa yang menyapanya.


Eh,hey." jawab Vina heran bagaimana bisa pria ini ada disini.


Haha aku juga tinggal di sekitar sini."jawab Taha paham akan mimik wajah Vina.


Haha bisa aja kamu.Tadi aku tidak sengaja liat kamu sedang lari sendirian makannya aku nyamperin kesini." jelas Taha.


Oooh " Vina hanya ber oh ria saja.


Mau lari bareng.?tawar Taha dan di angguki oleh Vina.Lalu mereka pun lari bersama.


Huh,,,huh,,,,berhenti sebentar." ucap Vina dengan napasnya yang ngosngosan.


Kamu lelah.?tanya Taha dan hanya di angguki oleh Vina.


Yaudah kamu tunggu disini dulu." titah Taha dan dia pun lari meninggalkan Vina yang duduk di pinggir jalan.


Mau kemana dia.? gumam Vina saat melihat kepergian Taha.Namun 10 menit kemudian Taha pun kembali sambil tangannya menengteng 2 botol aqua.

__ADS_1


Ini." Taha menyodorkan 1 botol minuman kepada Vina.


Makasih."Vina menerima botol minum dari Taha lalu dia pun langsung meminumnya hingga habis.


Haus banget.?tanya Taha dan di angguki oleh Vina.


Kamu tinggal disini juga.?tanya Taha lalu dia pun duduk di sebelah Vina.


Iya tapi itu dulu,sekarang aku tinggal di Bandung dan sesekali aku selalu kesini."jelasnya dan Taha pun menganggukan kepalanya.


Bagaimana denganmu.?kurasa kamu baru tinggal disini.? kini giliran Vina bertanya.


Haha iya,sebenarnya dulu aku tinggal di Turki karena ayahku dari sana dan ibuku dari Indonesia.Disana aku tinggal bersama nenek sejak aku masuk kuliah hingga aku menyelesaikan S2 ku dan aku kembali ke Indonesia." ucap Taha


Oooh,pantas saja kamu seperti pria Turki." ucap Vina terkekeh.


Haha benarkah.? tanya Taha tertawa.


Iya." jawab Vina


Apakah kamu menyukai pria Turki.? tanya Taha namun dengan nada terdengar becanda.


Hahaha tentu mereka sangat tampan dan memiliki bola mata yang indah.upsss." Vina menutup mulutnya karena sifat cablaknya mulai keluar.


Hahaha benarkah.? berarti kamu juga menyukaiku." goda Taha menatap Vina.


Hahaha,kau sangat pede sekali."ucap Vina dia pun buru-buru lari meninggalkan Taha karena malu.


Heeey tunggu,jawab dulu pertanyaanku." teriak Taha menyusul Vina yang semakin menjauh.


Tanpa mereka sadari dari tadi ada seseorang yang tidak sengaja melihatnya.


Siapa pria itu." batin Adam ya dia adalah Adam saat itu kebetulan dia akan menemui temannya yang kebetulan tinggal di sekitar komplek rumah Vina.

__ADS_1


Hah,bodo amat mau siapapun pria itu. Toh tidak penting juga buatku." ucap Adam melajukan mobilnya namun tetap saja hati Adam penasaran ingin tau siapa pria yang bersama Vina.


__ADS_2