
Tak terasa waktu pun sudah menunjukan pukul 21:30 dan Adam pun pamit pulang kepada Yura.
Ra,kaka pulang dulu ya sudah malam gak enak sama orang." ucapnya
Ah iya ka, terima kasih ya sudah berkunjung kesini." ucap Yura lembut.
Sama-sama,kamu adalah adik kesayangan kaka."ucap Adam tersenyum dan dia pun bangkit dari duduknya.
"Yaudah kaka pulang dulu ya." ucapnya lagi sambil melangkahkan kakinya keluar rumah dan Yura pun mengantarkan nya hingga ke depan pintu utama.
Hati-hati ka." teriak Yura saat melihat Adam sudah menjalankan mobilnya keluar dari pekarangan rumahnya.
Dirasa mobil adam sudah tak terlihat lagi dia pun masuk ke dalam menghampiri kedua temannya yang masih stay menonton korea.
Udah pulang tamunya.? tanya Tania tanpa melihat ke arah Yura.
Hmm." gumam Yura.
Siapa sih dia Ra.? tanya Vina kepo
Oh dia ka Adam, dia adalah teman kecilku sekaligus kaka angkat ku." ucap Yura
Oh, pantas saja dia sangat baik terhadapmu." ucap Vina saat melihat sikap pria yang bernama Adam sangat lembut terhadap temannya.
Tentu, kami sering bersama-sama dari kecil.Namun saat masuk meja kuliah ka Adam harus melanjutkan kuliahnya di sana dan melanjutkan bisnis keluarganya yang ada di sana." jelas Yura.
Hmm, lalu apa kamu pernah menyukainya.? tanya Vina semakin kepo dan seketika Yura pun menatap ke arah Vina.
Hahaha, kau yang benar saja.Aku tidak pernah jatuh cinta selain kepada suamiku.Ka Adam sudah saya anggap sebagai kaka ku sendiri makannya aku bilang dia kaka angkat ku." ucap Yura sedikit tertawa.
Kepo banget lu Vin." timpal Tania yang dari tadi hanya mendengarkan percakapan kedua temannya.
Apa jangan-jangan kamu suka ya sama ka Adam.? goda Yura.
Hahaha,mana adaa.!! gw cuman nanya aja." elak Vina.
Nanya aja atau karena penasaran." goda Tania dan seketika Yura pun tertawa melihat tingkah temannya.
Apaan sih ,udah ah tuh liat bang limin ganteng banget." ucap Vina sambil menunjut layar laptop yang menampilkan oppa limin.
Ya ampun kekasih online gw ganteng banget." ucap Yura yang memang sangat menyukai artis Korea apalagi bang Limin alias Liminho.
"Semoga kamu mirip kekasih online Bunda ya sayang." ucapnya lagi sambil mengelus perutnya.
Wooy inget suami.!! ucap Tania sedikit meninggikan suaranya.
__ADS_1
Gw inget selalu kok sama laki gw." jawab Yura.
Terus kenapa loe pengen anak loe mirip oppa limin.? tanya Tania.
Biar gantengnya maksimal dan ada bule-bule nya gitu haha." jawab Yura asal.
Terus menurut loe suami loe gak ganteng maksimal gitu.? tanya Vina ikut bertanya.
Tentu dia sangat ganteng makannya gw langsung jatuh cinta pada pandangan pertama sama dia hehe." jawab Yura
Tapi tetap saja gantengan bang limin kan." celetuk Tania dan seketika mereka pun tertawa." hahahahahaha" dan tiba-tiba ponsel Yura pun berdering menandakan ada panggilan masuk.
Siapa Ra.? tanya Miss kepo alias Vina.
Pangeran gw." ucap Yura sambil memperlihatkan layar ponselnya yang ada tulisan" Bebeb Suami".
Lebay banget namanya." ucap Vina.
Biarin, udah ah gw mau angkat telpon dulu." ucap Yura sedikit menjauh dari kedua temannya karena dia akan melakukan video call.
Assalamu'alaikum mas." ucap Yura tersenyum saat dia sudah menjawab panggilan sang suami.
Wa'alaikumsalam ,kok belum tidur.? tanya Yuda lembut.
Oh, yaudah nonton nya jangan sampai larut malam ya." ucap Yuda
Iya mas, mas lagi apa.? tanya Yura
Lagi merindukan bidadari mas." goda Yuda sambil mengedipkan sebelah matanya.
Kau sedang menggombalku tuan.? ucap Yura tak mau kalah dia pun mengedipkan sebelah matanya mengikuti tingkah suaminya.
Hehe, tapi mas serius mas merindukan kamu dan calon anak kita." ucap Yuda menunjukan wajah sendunya.
Hmm,sabar ya mas aku juga sangat merindukan mu.Mas segera lah selesaikan urusan mas disana dan cepat pulang." ucap Yura lembut.
Tentu sayang,mas akan segera membereskan semua urusan mas disini dan berkumpul lagi dengan kalian." ucap Yuda semangat.
Aku menunggumu mas." jawab Yura
Sayang mas ingin melihat anak kita,mas juga ingin membelai nya." rengek Yuda manja
Bagaimana bisa mas kamu kan jauh." jawab Yura bingung.
Gampang, kamu ke kamar dulu sekarang oke." titah Yuda.
__ADS_1
Mau ngapain.? tanya Yura semakin bingung.
Udah nurut aja,cepetan keburu larut malam kamu harus istirahat." titah sang suaminya lagi.
Hmm ,baiklah." ucap Yura lalu dia pun bangkit dari duduknya dan meninggalkan kedua temannya.
Mau kemana Ra.? tanya tania saat melihat temannya berjalan menuju tangga.
Ke kamar,kalian kalau sudah selesai tidur saja pilih kamar yang kalian mau." ucap Yura dan di angguki oleh kedua temannya.
Kini Yura pun sudah berada di kamarnya dan panggilan dari suaminya pun masih tersambung.
Aku sudah di kamar mas." ucap Yura merebahkan tubuhnya di kasur.
Oke sekarang kamu duduk." titah Yuda lalu Yura pun menuruti perintah suaminya.
Terus.? tanya Yura bingung.
Kamu buka sedikit bajunya pas di bagian perut." titah Yuda tersenyum.
Ya ampun mas,aku kira kamu mau nyuruh aku apa gitu ternyata ini haha." ucap yura tertawa.
Iya, ayolah sayang tunjukan perutmu mas rindu sama calon anak kita." rengek Yuda lalu Yura pun mengikuti perintah sang suami.
Good.!! Hai sayang anak dady apa kabar.? Baik-baik ya disana sama bunda." ucap Yuda seolah-olah dia sedang berbicara dengan calon anaknya yang ada di dalam perut Yura.
Wah mas sepertinya dia mendengar ucapanmu buktinya dia menendang-nendang." ucap Yura saat merasakan gerakan anaknya.
Benarkah.? aah mas ingin sekali merasakan gerakannya."ucap Yuda sedikit sedih.
Mas sabar ya, pasti nanti mas akan merasakannya.Cepat pulang dady." ucap Yura menirukan suara anak kecil.
Tentu sayang, yaudah kamu tidur gih mas mau lanjutin pekerjaan mas dulu." ucap Yuda lembut.
Hmm, Aku mencintaimu mas." ucap Yura
Mas juga mencintaimu sayang,muuach." ucap Yuda memonyongkan bibirnya ke layar hp seolah-olah dia memberikan ciuman kepada sang istri.
Hahaa mas lebay." ejek Yura
Biarin sama istri mas ini, yaudah ya mas tutup telponnya. Assalamu'alaikum." ucap Yuda
Wa'alaikumsalam, mas baik-baik disana ya."ucap Yura dan di angguki kepala oleh sang suami.Lalu panggilan pun berakhir Yura pun merebahkan tubuhnya dan menyimpan ponselnya di nakas.
Selama malam suamiku." gumam Yura sambil memejamkan matanya.
__ADS_1