Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 66.


__ADS_3

Kini Yura dan Yuda pun sudah sampai di kantornya setelah sebelumnya sempat ada drama karena Yura harus membujuk sang suami yang marah akibat cemburu.


Ayo turun." ajak Yuda membuka pintu mobil untuk sang istri.


Makasih suamiku." ucap Yura tersenyum.


Gak usah sok manis inget sama janji." ucap Yuda menggandeng tangan sang istri.


Iyaa tenang saja ,baru juga 30 menit yang lalu di ucapkan gak mungkin aku lupa." jawab Yura sedikit ketus.


Bagus." gumam Yuda tersenyum sambil menggandeng tangan istrinya masuk ke dalam lif.


Kan,pasti inget terus kalau soal begituan mah." batin Yura sedikit melirik wajah sang suami.


*Kejadian sebelumnya*


Setelah Yuda selesai membayar semua belanjaan sang istri dia langsung pergi tak peduli akan istrinya.


Maaas,maaas." teriak Yura sedikit mempercepat langkah nya saat melihat sang suami terus berjalan keluar dari supermarket.


Mas aku masih di dalam loh,kenapa kamu main tinggalin aja apa kamu lupa sama istri sendiri.? tanya Yura


Iya lupa,mas kira mas masih single." jawab Yuda sambil memasukan belanjaannya ke bagasi.


Mas masih marah ya.? tanya Yura namun tidak mendapat jawaban dari sang suami.


Lalu Yuda pun masuk ke dalam mobil tanpa mempedulikan keberadaan istrinya lagi.


Ah ya ampun kalau sudah marah bikin greget." batin Yura menyusul suaminya masuk ke mobil.


Mas ,udah dong jangan marah aku sama ka Adam tidak ada apa-apa kok." bujuk Yura setelah mendudukan bokongnya di kursi mobil.


Oke, sebagai tanda maaf aku mau lakuin apapun yang mas minta." ucap Yura yang sudah bingung harus bagaimana lagi membujuk sang suami ,dan seketika wajah Yuda pun langsung berbinar saat mendengar ucapan sang istri.


Bener mau nurut apapun yang mas minta." ucap Yuda memastikan.


Ya aku janji,asal jangan nyuruh aku buat buang semua make up aku." Jawab Yura


Tenang saja ,sesuai keinginanmu mas tidak akan meminta hal itu" ucap Yuda menampilkan senyum devilnya dan seketika Yura pun paham akan permintaan suaminya.


Mas ingin di kantor." ucap Yuda yang sudah tau bahwa sang istri sudah paham akan ucapannya.


Gak mau ,masa di kantor aku paling gak suka ngelakuin di kantor mas." tolak Yura.


Inget loh sama janji." ucap Yuda mengingatkan.

__ADS_1


Tapi mas ak.." ucapan Yura terpotong


Inget sama janji loh." ucap Yuda mengulangnya lagi.


Akh bibir sialan kenapa juga tadi pake janji segala." grutu Yura sambil memukul bibirnya pelan.


Jadi gimana.?tanya Yuda lagi.


Yayayaya, sesuai keinginanmu Tuan." ucap Yura ketus dan hanya di balas kekehan oleh Yuda.


*Kembali ke kantor*


Mas aku mau ngobrol sama Tania dulu ya." ucap Yura sengaja mengulur waktu.


Tidak.!! mas tau kamu pasti mau ingkar janji kan." ucap Yuda


Ya ampun mas kamu sama istri sendiri kok gak percaya." ucap Yura mencoba berusaha mencari celah untuk menggagalkan keinginan suaminya.


Karena mas sudah tau apa yang ada dalam pikiranmu." ucap yuda langsung mengangkat tubuh istrinya.


Hyaaaaaa,mas turunin aku malu di lihat orang." ucap Yura memukul punggung suaminya.


Biarin mas ini bosnya jadi bebas mau ngapain juga." ucap Yuda cuek tak peduli akan tatapan karyawannya.


Unccch sosweetnya." ucap Tania saat melihat bos dan temannya.


Kini Yura pun sudah berbaring di kursi ruangan Yuda.


Mas jangan bilang lakuin disini." ucap Yura menerka.


Haha mas ingin mencobanya sayang." ucap Yuda sembari membuka jasnya.


Aku gak mau mas,kenapa tidak di kamar saja." ucap yura karena memang di ruangan Yuda di sediakan kamar untuknya istirahat.


No,mas ingin disini." ucap Yuda langsung menerkam sang istri.


Kenapa rasanya seperti akan di perkosa ya." batin Yura saat sang suami mencium bibirnya tanpa aba-aba namun tetap dengan lemah lembut.


Dan mau tidak mau Yura pun menikmati pertempurannya meskipun dia anti banget untuk bercinta di kantor .Karena menurutnya tidak leluasa jika melakukan hubungan suami istri di kantor.


Tania apa pak Yuda sudah datang.? tanya Anton yang tidak mengetahui kedatangan bosnnya.


Sudah tadi, tap....! belum selesai Tania menjelaskan Anton langsung pergi begitu saja.


Eh....Pak tung..gu dulu.." teriak Tania menyusul asisten bosnya.

__ADS_1


Tunggu dulu." ucap Tania menghalangi langkah kaki anton.


Ada apa.? kenapa kamu menghalangi langkahku,? minggir aku mau ketemu sama bos ada hal penting yang harus saya sampaikan." jelas Anton sembali berjalan dari arah samping tapi lagi-lagi Tania menghalangi langkahnya.


Kamu mau buat aku marah hah." geram Anton saat melihat tingkah asistennya,namun belum juga Tania menjawab terdengar suara aneh( bagi mereka) dari dalam ruangan bosnnya.


Suara apa itu.? tanya Anton sedikit mendekatkan kupingnya ke kepintu ruangan bosnya.


Suara istri bos pak." ucap Tania yang paham akan suara tersebut karena kebetulan ruangan Yuda tidak kedap suara.


Oh ada nona di dalam, sedang apa mereka.? tanya Anton yang belum paham akan suara tersebut.


Mungkin olahraga pak." jawab Tania asal.


Siang-siang gini olahraga." ucap Anton tak percaya dan di angguki oleh Tania.


Tapi masa suaranya seperti rintihan begini,olahraga apa yang menghasilkan suara seperti ini.? tanya Anton lagi yang masih belum menemukan jawaban akan suara yang berasal dari ruangan bosnya.


Bapak mau tau suara apa itu." ucap Tania yang sudah gemash dengan kepolosan asisten bosnya .Gak tau memang beneran polos gak tau hanya pura-pura polos itu si asisten kaku.


Memangnya kamu tau.? tanya Anton penasaran.


Tau lah, sini aku bisikan." ucap Tania melambaikan tangannya meminta Anton mendekat.


Lalu Anton pun menuruti perintah Tania, dia memberikan kuping sebelah kirinya kepada Tania.


Bapak yakin mau tau suara apa itu.? tanya Tania lagi.


Iya ,buruan kasih tau." titah Anton yang sudah sangat penasaran.


Itu suara Rintihan Kenikmatan Duniawi pak."ucap Tania langsung lari karena malu akan ucapannya.


Rintihan kenikmatan duniawi." ucap Anton bingung yang memang tidak paham maksud ucapan sekertarisnya.


Hey apa itu maksudnya saya tidak paham."teriak Anton sedikit keras.


Bapak serching aja ke mbak google." Teriak Tania.


Dan satu lagi bapak mending pergi dari sana sebelum suaranya lebih parah mengganggu indrea pendengaran bapak." ucap Tania langsung masuk ke ruangannya


Gajelas." gumam Anton namun dia menuruti perintah Tania yang menyuruhnya untuk segera pergi dari sana.Karena memang benar semakin lama suara tersebut semakin terdengar aneh dan seketika tubuh anton pun bergidik ngeri mendengarnya.


Si bos olahraga sedang olahraga apa sih."gumam Anton meninggalkan tempat tersebut.


Sedangkan kedua insan yang berada di dalam sana ,mereka tidak peduli akan suaranya yang terdengar ke luar.

__ADS_1


__ADS_2