Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 65


__ADS_3

Kini Yura dan Yuda pun berada di dalam mobil pulang dari Rumah Sakit.


Sayang ikut mas yuk ke kantor."ajak Yuda pokus menyetir.


Emang boleh.? tanya Yura melirik suaminya


Loh ,tentu saja." ucap Yuda memberikan senyum manisnya .


Oke,tapi nanti mampir dulu ke supermarket ya aku pengen beli cemilan untuk disana."ucap Yura dan di angguki oleh Yuda.


Mobil pun berhenti di supermarket, lalu mereka pun turun dari mobil.


Mas mau ikut ke dalam.? tanya Yura saat melihat suaminya ikut keluar dari mobil.


Tentu saja, memangnya mas tega ngebiarin kamu masuk ke sana sendirian dengan kondisi perut buncit."jelas Yuda merangkul pinggang sang istri.


Unccch cocwitnya cuamiku." ucap Yura manja mencubit pipi sang suami.


Tentu,aku gitu loh." ucap Yuda sombong sambil tangannya menyisirkan rambut ke belakang.


Di puji dikit aja sombong." gumam Yura dan hanya di balas kekehan oleh sang suami.


Mas ambil troli." titah Yura saat sudah memasuki supermarket.


Emang kamu mau beli apa aja sih,kok pake troli segala.? tanya Yuda.


Udah pokoknya bawa aja." titah Yura lagi.Lalu sang suami pun menuruti perintah sang Ratu.


Mereka pun berjalan menuju rak makanan dan seketika tangan Yura pun khilap mengambil makanan kesana kemari.


Kamu mau jualan ya.? tanya sang suami saat melihat trolinya udah hampir penuh.


Bukan." ucap Yura singkat sembari tangannya masih mengambil berbagai snack


Lalu.? tanya Yuda yang mengikutinya dari belakang sambil mendorong troli.

__ADS_1


Mau di bagiin ke karyawan kamu."ucap Yura santai.


Hah,di bagiin? yang benar aja yank." ucap Yuda kaget.


Kenapa emang mas, gapapa kan sekali-kali kita bagi-bagi makanan ke karyawanmu." ucap Yura terus berjalan mencari makanan lagi.


Tap..." belum selesai Yuda mengatakannya Yura sudah membungkam mulut sang suami dengan snack.


Diam." ucapnya melototi sang suami.


Ya Allah ...Galak banget punya bini." ucap Yuda pura-pura sedih.


Gak usah lebay,jelek." jawab Yura yang tau suaminya sedang lebay.


Fakta yank,semenjak kamu hamil kamu selalu jahat sama aku." ucap Yuda dari belakang.


Bawaan bayi." jawab singkat.


Apa-apa bawaan bayi." gumam Yuda pelan.


Tiba-tiba seorang pria datang menghampiri mereka dan menyapa Yura.


Ka Adam." ucap Yura saat tau siapa yang memanggilnya.


Ka Adam." gumam Yuda mengulang ucapan istrinya.


Kamu sedang apa disini.? tanya Adam


Oh, aku sedang jajan ka." ucap Yura menunjukan snack yang berulisan " Taro".


Ooh,,,,kamu ini ya dari dulu tidak berubah hobby banget jajan." ucap Adam mengacak-ngacak rambut Yura.


Eh sialan ini cowok beraninya pegang-pegang istri gw."batin Yuda geram.


Ekheeem." deheman Yuda mengalihkan kedua orang yang sedang tertawa.

__ADS_1


Ah iya ka, kenalin ini suami aku." ucap Yura saat menyadari bahwa dia mengabaikan sang suami.


Ah ya, saya adam." ucap adam megulurkan tangannya.


Yuda." jawab Yuda acuh sembari menerima uluran tangan Adam.


Menyadari ketidaksukaan Yuda ,Adam pun pamit meninggalkan pasangan suami istri tersebut.


Yaudah ya Ra kaka mau nyari bahan sayuran tadi di suruh ibu." ucap Adam.


Ah ya, salam untuk ibu." ucap Yura.


Akrab banget bu.!! Ucap sang suami saat melihat Adam sudah pergi.


Dia dulu tetangga aku, sekaligus temanku waktu kecil mas.Tapi aku sudah menganggapnya kaka soalnya dia baik banget sama aku."Terang Yura yang tau bahwa sang suami kepo.


Oh.! ucap Yuda singkat dan pergi menuju kasir tanpa peduli bahwa sang istri belum selesai memborong makanan.


Eh mau kemana mas.? tanya yura saat suaminya main pergi aja.


Kasir." teriak Yuda sedikit keras.


Loh aku belum selesai belanja mas." ucap Yura.


Ini udah banyak banget." ucap Yuda acuh terus berjalan menuju kasir.


Cemburumu menggemaskan sayang." gumam Yura menggelengkan kepala saat melihat expresi muka sang suami saat marah akibat cemburu.


Lalu Yura pun menyusul sang suami yang sudah mengantri di depan kasir.


Cieee yang cemburu." goda Yura berbisik.


Siapa yang cemburu,?ngarep banget." ucaP Yuda tak mau mengakui kecemburuannya.


Gak usah gengsi." ledek Yura lagi.

__ADS_1


Udah sana kamu duduk disana." titah Yuda menunjuk bangku yang tak jauh darinya.Dan Yura pun menuruti perintah sang suami.


Udah tau suaminya punya penyakit cemburu akut," batin Yuda melirik sang istri yang sedang tersenyum kepadanya.


__ADS_2