Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman

Ku Kejar Kau Calon Suami Idaman
Bab 86


__ADS_3

1 Bulan kemudian


Kini Yura sedang berada di Rumah sakit untuk melahirkan tampak keluarganya sedang menunggu dengan harap-harap cemas.


Sedangkan Yuda dia sedang menemani Yura di dalam untuk proses melahirkan.


Mas sakit." rintih Yura sesekali air matanya keluar dari sudut matanya.Di usapnya oleh Yuda dengan lembut dan di cium kening sang istri.


Sabar sayang,jika bisa lebih baik mas yang menanggung rasa sakit ini mas gak tega liatnya."ucap Yuda lembut dan tatapannya penuh kekhawatiran.


Dok berapa lama lagi ini.?tanya Yuda kepada sang dokter


Tunggu ya pak saya liat dulu.Oh ini baru pembukaan 5 kita harus nunggu 4 pembukaan lagi, bu Yura boleh jalan-jalan di dalam ruangan untuk mempercepat proses pembukaan selanjutnya."ucap dokter tersebut lalu dia pun keluar ruangan.


Mau jalan-jalan disini.?tanya Yuda memastikan


Iya mas."jawab Yura membantu istrinya bangun dari ranjang.


Hati-hati sayang." Yuda membantu memapah Yura.


Akhirnya setelah menunggu kurang lebih 2 jam lamanya pembukaan pun sudah lengkap dan Yura siap-siap untuk melahirkan bayinya.


Oke bu Yura saya lihat dulu ya sudah pembukaan berapa sekarang." ucap sang dokter


"Wah pembukaannya sudah lengkap,ayo bu Yura siap-siap ikuti aba-aba dari saya ya." ucapnya lagi sambil memberikan aba-aba kepada Yura.


Kamu pasti bisa sayang." Yuda memberikan semangat kepada Yura dan Yura pun tersenyum mendengarnya.


Dalam hitungan ketiga anda harus membuang napas dalam sekali tarikan ya bu." titah sang dokter.


" kita mulai 1,2,3." dokter pun mulai memberikan aba2 kepada Yura.


Aaakkkkkkhhhh...


Ulangi lagi bu." titah sang dokter


1 2 3....


Aaaakkkkhhh.....


Sedikit lagi bu,ayo lagi."titah sang dokter


Aaaaaaakkkkkkkkhhhh


Oek,,oek...oekk..."akhirnya sang buah hati pun keluar dengan selamat.


Terima kasih sayang atas perjuangannya." ucap Yuda terharu saat melihat anaknya keluar dengan selamat di ciumnya kening sang istri dengan lembut dan tak terasa air mata Yuda lolos keluar dari pelupuk matanya.


Mas kenapa menangis.?tanya yura lirih


Mas bahagia sayang." ucap Yuda masih memeluk tubuh sang istri.


Selamat pak ,bu anak bapak perempuan dia sangat cantik sekali." ucap sang dokter


Terima kasih dok,terima kasih." jawab Yuda memeluk dokter tersebut saking bahagianya.

__ADS_1


Sama-sama pak,saya permisi dulu." ucap sang dokter lalu dia pun keluar ruangan dan jangan tanya di luar sudah banyak orang yang tidak sabar ingin tau hasilnya.


Bagaimana dok keadaan anak saya.? tanya mamah Yura cemas.


Alhamdulillah proses persalinannya lancar,anak ibu juga baik-baik saja dan cucu ibu pun keluar dengan selamat." jelas dokter tersebut.


Seketika semua orang pun mengucap syukur.


Alhamdulillah,apakah kami boleh masuk ke dalam untuk melihatnya.?tanya kaka Yuda yang kebetulan dengan sengaja pulang dari Luar Negri hanya untuk melihat proses kelahiran adik iparnya.


Untuk saat ini tidak bisa,nanti jika ibu Yura sudah di pindahkan ke ruangannya kalian bisa menjengkuknya." ucap sang dokter lalu dia pun meninggalkan orang-orang yang ada disana.


Pak Yuda bapak sudah bisa mengadzani anak bapak." ucap seorang suster sambil memberikan bayi tersebut kepada Yuda.


Di tatapnya bayi mungil yang ada di gendongan Yud,lalu dia cium pipi gembulnya dan Yuda pun mendekatkan bibirnya di sebelah telinga anaknya untuk mengadzaninya.


Dia sangat cantik sepertimu sayang." ucap Yuda setelah selesai mengadzani anaknya.


Lalu Yuda pun memberikan anaknya kepada Yura untuk di berikan asi.


Hallo sayang,mami sangat mencintaimu." gumam Yura lirih sambil mencium tangan sang buah hati.


___________


Kini Yura pun sudah di pindahkan ke ruangan inap,semua keluarga masuk untuk melihat keadaan Yura dan bayinya.


Assalamu'alaikum." serempak semua orang mengucapkan salam.


Wa'alaikumsalam." jawab Yuda dan Yura bersamaan.


Sayang selamat ya sekarang kamu sudah menjadi seorang ibu."ucap mamah yura mengecup kening anaknya.


Makasih mah,pah." ucap Yura terharu karena begitu banyak orang yang menyayanginya.


Selamat ya adik iparku." ucap Ka Rina memeluk Yura dan di balas senyuman olehnya.


Selamat ya Ra,sekarang gw jadi ounty." ucap Tania dan di angguki oleh Vina.


Makasih ya semuanya,aku sangat terharu." ucap Yura berkaca-kaca.


Dimana baby nya sayang.?tanya mamah Yura.


Oh sedang di mandiin oleh suster mah." jelas Yuda.


Tak berselang lama suster pun masuk sambil menggendong bayi Yura yang sudah bersih dan wangi.


Ya ampun cucu nenek lucu sekali,sini sus biar saya yang gendong."pinta mamah Yura dan suster pun memberikan bayi Yura ke pangkuan neneknya.


Wah lucunya,liat deh idungnya mirip pak Yuda." ucap Vina antusias.


Hahaha,iyaaa gak ada mirip-miripnya sama lu Ra." ejek Tania namun dengan nada becanda.


Sialan lu,terus menurut lu anak gw mirip istrinya tetangga gw gitu" cebik Yura dan seketika semua orang pun tertawa karena senang mengerjai Yura.


Nak Yuda siapa nama baby nya.? tanya mamah Yura yang masih menimang-nimang cucunya.

__ADS_1


"Ayora Bella Aditama mah." ucap Yuda tersenyum.


Nama yang bagus,nenek panggil Bella aja ya." ucapnya seolah-olah sedang bicara dengan cucunya


Hampir 3 hari Yura di rawat di Rumah sakit,akhirnya hari ini Yura pun di izinkan pulang oleh dokter.


Sayang yakin kamu sudah baik-baik saja.? tanya Yuda memastikan sembari membereskan perlengkapan bayinya.


Iya mas,mas gak usah khawatir aku baik-baik saja kok.Lagian aku lahiran juga normal jadi tidak ada yang perlu mas cemaskan." ucap Yura sambil menggendong bayinya.


Syukur kalau gitu,ayo kita keluar." ajak Yuda merangkul pinggang sang istri dengan mesra.Dan di parkiran sudah ada mang ujang menunggu.


Silahkan bu,pak."ucap mang ujang membukakan pintu mobil untuk kedua majikannya.


Makasih ya mang." jawab Yuda ramah.


Mobil pun mulai melaju meninggalkan area Rumah sakit.Kini mobil pun sudah sampai di depan rumah Yuda,lalu Yuda pun membantu Yura keluar dari mobil.


Hati-hati sayang." ucap Yuda memapah istrinya


Kenapa rumah sepi sekali mas.? tanya Yura karena dia pikir akan banyak keluarga yang menyambut kedatangannya saat ini tapi nyataanya semua itu hanya halu dan seketika Yura pun menjadi sedih.


Kamu kenapa sayang.?tanya Yuda saat melihat tatapan mata istrinya sendu.


Ah tidak apa-apa mas,ayo kita masuk."ajak Yura lalu mereka pun masuk ke dalam.Dan seketika mereka pun di buat kaget dengan kejutan yang di berikan oleh keluarga dan para sahabatnya.


Welcome baby Bella."teriak semua nya serempak.


Selamat datang kembali di rumah tercintamu sayang."ucap sang mamah memeluk Yura.


Aaaaah,,,,aku terharu aku pikir kalian tidak peduli padaku lagi."rengek Yura manja


Mana mungkin kita lupa,apalagi ini menyambut putri dan cucu papa yang cantik-cantik." timpal papa Yura mengelus kepala Yura.


Mah,pah lihatlah cucu kalian sudah lahir dia sangat cantik sekali seperti ibunya.Ku harap kalian bahagia disana." batin Yuda berbicara untuk kedua orang tuannya seketika air matanya pun jatuh antara bahagia dan sedih melihat pemandangan yang ada di depannya dimana semua orang berkumpul bahagia dan tertawa.


Terima kasih Tuhan atas kebahagiaan yang Engkau berikan kepada kami."gumamnya Lirih lalu dia pun menghampiri sang istri dan mencium pucuk kepalanya.


I love you." ucap Yuda pelan.


I love you too."jawab Yura tersenyum mengelus pipi sang suami.


^


^


^


^


^


^


^

__ADS_1


Tamat.


Maaf ya semuanya novel ini di buat tamat dengan cepat karena ku pikir karyaku kurang menarik jadi kurang juga peminatnya.Untuk yang sudah setia membaca novelku dari awal sampai akhir saya ucapkan terima kasih tanpa dukungan kalian aku tidak akan bisa sampai ke titik ini,sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyakπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2