
Pagi pun telah tiba sang pajar mulai menyinari buminya, begitu pun dengan kamar Yura sang surya sedikit menyinari kamarnya melalui celah-celah jendela sehingga mengganggu tidurnya.
Emmmmh." gumamnya saat sinar matahari sedikit menyoroti wajahnya lalu dia pun membalikkan badannya membelakangi sinar matahari yang menyilaukan.Namun tiba-tiba dia merasakan ada seseorang yang memeluknya perlahan-lahan dia membuka matanya di tatapnya seseorang yang ada di depannya yang tak lain adalah sang suami.
"Mas." gumamnya pelan setengah sadar
Ya sayang." jawab sang suami tersenyum.
Apakah ini mimpi.? gumam Yura lagi karena dia pikir itu hanya halu.
Ini nyata sayang." bisik Yuda di telinga istrinya lalu dengan sekejap Yura pun langsung membuka matanya lebar-lebar.
Serius ini mas Yuda." ucap Yura sambil memegang pipi sang suami.
Iya sayang." jawab Yuda memgang tangan Yura.
Aahhh,mas aku sangat merindukanmu." ucap Yura langsung memeluk tubuh suaminya.
Mas juga merindukan istri mas yang bawel."ucap Yuda sedikit mengejek.
Maasss." ucap Yura cemberut karena ejekan suaminya.
__ADS_1
Hehe mas becanda sayang." ucap Yuda mencium kening sang istri lama.
Mas kapan pulang,kok gak kasih tau Yura sih.??Ucap Yura manja
Mas sengaja mas mau kasih kejutan sama kamu, sebenarnya kemarin pas mas nelpon kamu kerjaan mas sudah selesai." jelas Yuda.
Mas jahat,aku disini merindukan kamu sudah level akut tau." ucap Yura.
hehe maafkan mas ya, semalam mas nyampe sini sangat malam sekali dan mas liat kamu sangat nyenyak tidurnya makannya mas gak bangunin kamu." lembut Yuda mengusap kepala sang istri.
Hmmm, iya gapapa yang penting sekarang mas sudah disini." ucap Yura bahagia sambil memeluk tubuh suaminya dengan erat.
Tentu, mas sengaja pulang buru-buru karen Mas inget hari ini jadwal kamu periksa kandungan dan mas tidak ingin melewati momen itu barang sekali pun." ucap Yuda yang memang menginginkan dialah orang yang selalu mengantar sang istri untuk periksa kandungan.
Tentu dan mas menginginkan hadiahnya sekarang mas sudah rindu sekali ingin menjenguk calon anak kita." ucap Yuda genit dan Yura pun paham akan maksud sang suami.
Baiklah ,tapi pelan-pelan oke." ucap Yura dan langsung di angguki oleh Yuda .Merasa mendapatkan lampu hijau dari istrinya yuda pun langsung mengeksekusi tubuh sang istri dengan lembut😁.
^
^
__ADS_1
***
Sedangkan di tempat lain seseorang terlihat sedang menahan amarahnya..
Mengapa perusahaannya tidak hancur,bukan kah saya sudah menyuruhmu untuk menghancurkannya." teriak seorang wanita.
Maafkan saya ka, awalnya semua berjalan sesuai rencana namun di tengah jalan aku ketahuan oleh orang kepercayaanya Yuda.
Dasar bodoh.!!! umpat wanita tersebut sambil melempar gelas yang ada di depannya.
"Keluar..!! Teriaknya lagi pada orang yang ada di depannya.Lalu orang tersebut pun menuruti perintah wanita tersebut.
Aaaaaaaaaaaaaaaakhhhhh." teriak nya lagi mengacak-ngacak segala sesuatu yang ada di kamarnya.
"Aku tidak akan membiarkanmu bahagia Yuda, kamu sudah menghancurkan hatiku maka kamu harus membayarnya." ucap wanita tersebut yang tak lain adalah Liza teman Yuda yang memiliki obsesi untuk memilikinya.
"Sepertinya aku harus meminta bantuan seseorang untuk menghancurkannya." ucapnya lagi sambil tersenyum licik lalu dia pun mengambil ponselnya dan menekan nomor seseorang.
Hallo,aku ingin bertemu dengamu.!! ucapnya saat sambungan telponnya sudah di jawab oleh seseorang di sebrang sana.
"Nanti akan aku kasih tau alamatnya, jangan sampai telat..! ucapnya lagi lalu dia pun mengakhiri panggilannya.
__ADS_1
Kita lihat saja Yuda akan sekuat apa kamu melawan permainanku." ucapnya tersenyum licik.